Orang Tua Hokky Caraka Beberkan Perjuangan Putranya Dipanggil Timnas Indonesia U-19
Rabu, 06 Juli 2022 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Garuda Select merupakan program pembinaan untuk pemain sepak bola muda Indonesia di Eropa. Sepulang dari Garuda Select, Hokky langsung mendapat panggilan kompetisi di Perancis.
Setelah itu kembali dipanggil Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022. Hingga akhirnya, dia membukukan 4 gol saat tim Merah Putih menjamu Brunei Darusalam.
Budi menjelaskan posisi yang ditempati Hokky saat ini sebetulnya bukanlah posisi awal ketika dia berkarir dalam sepak bola.
Awalnya, Hokky bermain di posisi stopper. Namun, karena berbagai tes yang dilakukan kemudian Hokky diubah posisinya menjadi Striker hingga saat ini.
"Posisi sebenarnya itu stopper. Tetapi oleh pelatih justru ditempatkan sebagai striker atau penyerang. Jadi striker itu sekitar dua tahun belakangan ini. Kalau harapan saya semoga Hokky bisa menjawab ekspektasi masyarakat di pertandingan nanti," bebernya.
Budi mengaku bangga dengan capaian anaknya saat ini. Meski Hokky menjadi top skor sementara Piala AFF U-19 2022 dan berpeluang membela tim senior, dia ingin anaknya tidak besar kepala. Tetap rendah hati harus menjadi prioritas.
Baca Juga: Hokky Caraka Cetak Quat-trick, Shin Tae-yong: Jangan Cepat Puas, Dia Banyak Kekurangan!
Disisi lain, Budi menyebut Kabupaten Gunungkidul memiliki banyak potensi atlet-atlet yang kompetitif di berbagai bidang keolahragaan.
Hanya saja tingginya potensi itu tidak dibarengi dengan pengelolaan atlet yang baik sehingga tidak jarang atlet potensial di Gunungkidul justru terabaikan.
Setelah itu kembali dipanggil Timnas Indonesia U-19 di Piala AFF U-19 2022. Hingga akhirnya, dia membukukan 4 gol saat tim Merah Putih menjamu Brunei Darusalam.
Budi menjelaskan posisi yang ditempati Hokky saat ini sebetulnya bukanlah posisi awal ketika dia berkarir dalam sepak bola.
Awalnya, Hokky bermain di posisi stopper. Namun, karena berbagai tes yang dilakukan kemudian Hokky diubah posisinya menjadi Striker hingga saat ini.
"Posisi sebenarnya itu stopper. Tetapi oleh pelatih justru ditempatkan sebagai striker atau penyerang. Jadi striker itu sekitar dua tahun belakangan ini. Kalau harapan saya semoga Hokky bisa menjawab ekspektasi masyarakat di pertandingan nanti," bebernya.
Budi mengaku bangga dengan capaian anaknya saat ini. Meski Hokky menjadi top skor sementara Piala AFF U-19 2022 dan berpeluang membela tim senior, dia ingin anaknya tidak besar kepala. Tetap rendah hati harus menjadi prioritas.
Baca Juga: Hokky Caraka Cetak Quat-trick, Shin Tae-yong: Jangan Cepat Puas, Dia Banyak Kekurangan!
Disisi lain, Budi menyebut Kabupaten Gunungkidul memiliki banyak potensi atlet-atlet yang kompetitif di berbagai bidang keolahragaan.
Hanya saja tingginya potensi itu tidak dibarengi dengan pengelolaan atlet yang baik sehingga tidak jarang atlet potensial di Gunungkidul justru terabaikan.
(mirz)
Lihat Juga :