4 Perbedaan Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Dengan Era Simon McMenemy
Rabu, 06 Juli 2022 - 12:17 WIB
loading...
A
A
A
Bahkan, Shin Tae-yong juga memasukkan pemain keturunan Indonesia yang bermain di luar Indonesia seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, dan Elkan Baggott.
Shin Tae-yong tercatat hanya memanggil 2 pemain berkepala 3 di kualifikasi Piala Asia 2023, yaitu Fachrudin Ariyanto (33 tahun) dan Marc Klok (30 tahun).
3. Pola Makan Pemain
Pola latihan Shin Tae-yong dan Simon McMenemy juga berbeda. Shin Tae-yong terkenal sangat ketat untuk urusan makanan untuk pemain timnas.
Beberapa pemain timnas bahkan ada yang terbuang hanya karena masalah makanan. Misalnya Hansamu Yama yang sampai sekarang tidak pernah dipanggil Shin Tae-yong ke timnas Indonesia lagi.
Hal ini yang kurang diperhatikan di era Simon McMenemy. Simon McMenemy tidak terlalu ketat dalam mengatur pola makan pemain timnas Indonesia.
4. Kedisiplinan Pemain
Shin Tae-yong terkenal dengan kedisiplinan yang tinggi untuk pemain timnas Indonesia. Bahkan, Shin Tae-yong tidak segan mendepak pemain yang indisipliner.
Tercatat ada beberapa pemain indisipliner yang didepak Shin Tae Yong dari timnas seperti Nurhidayat, Serdy Fano, Yudha Febrian, dll. Bahkan, Serdy Fano langsung didepak hanya gara-gara telat bangun sebelum terbang untuk TC ke Kroasia.
Hal ini membuat para pemain Timnas Indonesia sekarang memiliki kedisiplinan yang tinggi. Hal ini juga membuat suasana ruang ganti Timnas Indonesia lebih baik karena pemain yang indisipliner tidak ada di dalam timnas Indonesia.
Shin Tae-yong tercatat hanya memanggil 2 pemain berkepala 3 di kualifikasi Piala Asia 2023, yaitu Fachrudin Ariyanto (33 tahun) dan Marc Klok (30 tahun).
3. Pola Makan Pemain
Pola latihan Shin Tae-yong dan Simon McMenemy juga berbeda. Shin Tae-yong terkenal sangat ketat untuk urusan makanan untuk pemain timnas.
Beberapa pemain timnas bahkan ada yang terbuang hanya karena masalah makanan. Misalnya Hansamu Yama yang sampai sekarang tidak pernah dipanggil Shin Tae-yong ke timnas Indonesia lagi.
Hal ini yang kurang diperhatikan di era Simon McMenemy. Simon McMenemy tidak terlalu ketat dalam mengatur pola makan pemain timnas Indonesia.
4. Kedisiplinan Pemain
Shin Tae-yong terkenal dengan kedisiplinan yang tinggi untuk pemain timnas Indonesia. Bahkan, Shin Tae-yong tidak segan mendepak pemain yang indisipliner.
Tercatat ada beberapa pemain indisipliner yang didepak Shin Tae Yong dari timnas seperti Nurhidayat, Serdy Fano, Yudha Febrian, dll. Bahkan, Serdy Fano langsung didepak hanya gara-gara telat bangun sebelum terbang untuk TC ke Kroasia.
Hal ini membuat para pemain Timnas Indonesia sekarang memiliki kedisiplinan yang tinggi. Hal ini juga membuat suasana ruang ganti Timnas Indonesia lebih baik karena pemain yang indisipliner tidak ada di dalam timnas Indonesia.
(yov)
Lihat Juga :