Liga 1 2022/2023 Pakai Head to Head Jadi Penentu Peringkat di Klasemen
Senin, 18 Juli 2022 - 16:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ambisi Besar Lewandowski: Melawan Usia, Angkat Barcelona dari Keterpurukan
Namun, jikalau terdapat dua atau lebih klub yang mendapatkan poin sama, maka untuk menentukan peringkat di klasemen berdasarkan head to head klub kedua klub yang bersangkutan. Misalkan, Persib Bandung dan Persija Jakarta mempunyai poin yang sama, maka untuk menentukan peringkat dilakukan sesuai head to head kedua tim saat bertemu.
"Apabila terdapat dua Klub atau lebih memiliki jumlah poin yang sama, maka penentuan peringkat ditentukan berdasarkan kriteria-kriteria dan urutan sebagai berikut, (i) Head to head, (ii) Selisih gol, (iii) jumlah gol kemasukan," bunyi regulasi Liga 1 2022-2023 pasal 9 tentang sistem kompetisi.
Sementara itu, untuk menentukan head to head, yaitu untuk yang pertama berdasarkan perolehan poin masing-masing tim yang terkait. Contohnya, jika Persib dan Persija mendapatkan poin sama, maka untuk menentukan peringkat harus sesuai perolehan poin saat mereka bertemu.
Akan tetapi, bila saja kedua tim itu masih imbang perolehan poinnya, maka kemudian menggunakan selisih gol dari masing-masing tim. Jika selisih golnya juga masih sama, makan dilakukan langkah selanjutnya yaitu berdasarkan jumlah gol kemasukan atau kebobolan.
Namun, jikalau terdapat dua atau lebih klub yang mendapatkan poin sama, maka untuk menentukan peringkat di klasemen berdasarkan head to head klub kedua klub yang bersangkutan. Misalkan, Persib Bandung dan Persija Jakarta mempunyai poin yang sama, maka untuk menentukan peringkat dilakukan sesuai head to head kedua tim saat bertemu.
"Apabila terdapat dua Klub atau lebih memiliki jumlah poin yang sama, maka penentuan peringkat ditentukan berdasarkan kriteria-kriteria dan urutan sebagai berikut, (i) Head to head, (ii) Selisih gol, (iii) jumlah gol kemasukan," bunyi regulasi Liga 1 2022-2023 pasal 9 tentang sistem kompetisi.
Sementara itu, untuk menentukan head to head, yaitu untuk yang pertama berdasarkan perolehan poin masing-masing tim yang terkait. Contohnya, jika Persib dan Persija mendapatkan poin sama, maka untuk menentukan peringkat harus sesuai perolehan poin saat mereka bertemu.
Akan tetapi, bila saja kedua tim itu masih imbang perolehan poinnya, maka kemudian menggunakan selisih gol dari masing-masing tim. Jika selisih golnya juga masih sama, makan dilakukan langkah selanjutnya yaitu berdasarkan jumlah gol kemasukan atau kebobolan.
Lihat Juga :