Soal 'Guard of Honour' untuk Liverpool, Guardiola: Mereka Pantas!
Minggu, 28 Juni 2020 - 20:04 WIB
loading...
Manchester City akan melakukan guard of honour untuk sang juara Liga Primer 2019/2020 Liverpool di Etihad Stadium/Foto/straitstimes.com
A
A
A
MANCHESTER - Manchester City berjanji akan melakukan 'guard of honour' untuk memberi penghormatan kepada juara Liga Primer 2019/2020 Liverpool saat bertandang ke Etihad Stadium, Kamis (2/7/2020) malam waktu lokal atau Jumat (3/6/2020) pukul 02.15 WIB.
Liverpool mengklaim mahkota Liga Primer Inggris untuk pertama kalinya dalam 30 tahun setelah Manchester City dikakahkan Chelsea 1-2 pad pekan ke-31, Kamis (25/6/2020) waktu lokal atau Jumat (26/6/2020) dini hari WIB. The Reds (86 poin) unggul 23 angka atas Man City dalam sisa tujuh pertandingan.(Baca juga: Pep Guardiola Isyaratkan Tinggalkan Man City ).
Pertandingan pertama Liverpool sejak dikonfirmasi sebagai juara adalah melawan Man City, dan Pelatih City Pep Guardiola mengatakan para pemainnya akan memberi penghormatan dalam bentuk 'guard of honour' kepada pasukan Juergen Klopp yang memenangkan gelar. (Baca juga: Jadi Pahlawan Man United, Solskjaer Puji Harry Maguire ).
"Tentu saja, kami akan melakukan guard of honour," ujar Guardiola. “Kami akan menyapa Liverpool, ketika mereka datang ke rumah kami dengan cara yang luar biasa. Kami akan melakukannya karena mereka pantas mendapatkannya."
Di Inggris, guard of honour bukan merupakan kewajiban tim tuan rumah pertama yang menjamu juara baru. Itu hanya upacara yang disepakati antara kedua klub sebelumnya, sebab tidak ada dalam peraturan Liga Primer untuk hal tersebut. Jika pemain atau klub enggan berpartisipasi tidak ada paksaan untuk itu.
Namun, sebagai sebuah tradisi guard of honour kerap dilakukan dengan cara pemain tuan rumah berbaris untuk memberi selamat kepada kepada tim juara ketika memasuki lapangan. (Baca juga: Preview Espanyol vs Real Madrid: Bak Bumi dan Langit ).
Bicara soal masa depan di Man City, Guardiola mengatakan dirinya menatap ke depan untuk membantu Man City menjadi lebih kuat musim depan. Namun, dia menolak untuk mengatakan apakah bersedia memperpanjang kontrak ketika berakhir pada 2021.
Liverpool mengklaim mahkota Liga Primer Inggris untuk pertama kalinya dalam 30 tahun setelah Manchester City dikakahkan Chelsea 1-2 pad pekan ke-31, Kamis (25/6/2020) waktu lokal atau Jumat (26/6/2020) dini hari WIB. The Reds (86 poin) unggul 23 angka atas Man City dalam sisa tujuh pertandingan.(Baca juga: Pep Guardiola Isyaratkan Tinggalkan Man City ).
Pertandingan pertama Liverpool sejak dikonfirmasi sebagai juara adalah melawan Man City, dan Pelatih City Pep Guardiola mengatakan para pemainnya akan memberi penghormatan dalam bentuk 'guard of honour' kepada pasukan Juergen Klopp yang memenangkan gelar. (Baca juga: Jadi Pahlawan Man United, Solskjaer Puji Harry Maguire ).
"Tentu saja, kami akan melakukan guard of honour," ujar Guardiola. “Kami akan menyapa Liverpool, ketika mereka datang ke rumah kami dengan cara yang luar biasa. Kami akan melakukannya karena mereka pantas mendapatkannya."
Di Inggris, guard of honour bukan merupakan kewajiban tim tuan rumah pertama yang menjamu juara baru. Itu hanya upacara yang disepakati antara kedua klub sebelumnya, sebab tidak ada dalam peraturan Liga Primer untuk hal tersebut. Jika pemain atau klub enggan berpartisipasi tidak ada paksaan untuk itu.
Namun, sebagai sebuah tradisi guard of honour kerap dilakukan dengan cara pemain tuan rumah berbaris untuk memberi selamat kepada kepada tim juara ketika memasuki lapangan. (Baca juga: Preview Espanyol vs Real Madrid: Bak Bumi dan Langit ).
Bicara soal masa depan di Man City, Guardiola mengatakan dirinya menatap ke depan untuk membantu Man City menjadi lebih kuat musim depan. Namun, dia menolak untuk mengatakan apakah bersedia memperpanjang kontrak ketika berakhir pada 2021.
Lihat Juga :