Adriano Moraes, Ditelantarkan di Jalanan Saat Bayi hingga Jadi Juara Dunia MMA

Senin, 01 Agustus 2022 - 02:30 WIB
loading...
Adriano Moraes, Ditelantarkan...
Nama Adriano Moraes langsung mendunia ketika menjadi petarung pertama yang menang KO atas legenda MMA Demetrious Johnson. Foto: Twitter
A A A
JAKARTA - Nama Adriano Moraes langsung mendunia ketika menjadi petarung pertama yang menang KO atas legenda MMA Demetrious Johnson. Namun, perjuangannya mencapai puncak ini dilalui dengan tidak mudah karena diwarnai kisah masa kecil yang pilu.

Baca Juga: 17 Klub Ramaikan Liga Hoki Jakarta 2022

Kisah hidupnya mungkin bukan cerita ideal yang banyak orang impikan. Pada April 1988, Moraes terlahir di Brasil. Alih-alih mendapat kasih sayang dari keluarga, ibu kandungnya menelantarkan dirinya di jalanan.

Itu tempat yang berbahaya bagi siapa pun, apalagi seorang bayi. Hingga kini, dia tak pernah tahu siapa wanita yang telah melahirkannya.

Untungnya, Adriano kecil diselamatkan dari jalanan dan diantar ke panti asuhan. Saat berusia 3 tahun, dia diadopsi Mirtes Moraes, perempuan yang kini dia panggil sebagai ibu. Di rumah barunya, Adriano diasuh dan dibesarkan seperti darah dagingnya sendiri.

“Ibu berarti segalanya bagi saya. Dia adalah idola, saya melakukan segalanya baginya, dan saya akan terus melakukan yang terbaik bagi beliau. Karena ini adalah cinta,” ujar Moraes

Saat menginjak remaja, Moraes tumbuh menjadi anak ceria yang penuh energi. Untuk mengarahkan bakatnya, sang ibu mendaftarkan dirinya ke berbagai aktivitas seperti capoeira, judo, dan renang. Hanya saja, dia seperti tak bisa lepas dari jalanan tempatnya mengawali kehidupan dahulu.

Petarung berjuluk “Mikinho” ini banyak menghabiskan masa remajanya di jalanan hingga terlibat dalam pergaulan gangster dan perkelahian jalanan.

Namun, semua pengalaman itu membawanya pada tempat yang memberinya arah dalam hidup. Ironisnya, hal itu diawali saat dia kalah dalam perkelahian jalanan. Peristiwa itu membuatnya memutuskan untuk berlatih Brazilian Jiu-Jitsu (BJJ).

Bak keajaiban, pintu dunia baru langsung terbuka bagi Moraes. Dia meninggalkan kehidupan jalanan untuk berlatih di Constrictor Team, sebuah sasana ternama di bawah bimbingan Erick Medeiros dan Ataide Junior.

Dari situ, dia mendedikasikan diri ke dalam disiplin olahraga ini dan meraih berbagai gelar BJJ beberapa tahun kemudian.

Puncaknya, ia menjuarai NAGA No-Gi Pro Division pada 2014 – sebuah turnamen bergengsi di Amerika Latin. Berselang satu tahun, dia menerima sabuk hitam yang menandai tingkatan tertinggi dalam olahraga ini.

Setelah meraih kesuksesan dalam disiplin yang disebut “the gentle art” itu, Adriano melanjutkan jejak langkah beberapa rekan satu timnya dan mencoba arena MMA.

Atlet Brasil itu menjalani debut profesionalnya dalam MMA pada 2011. Selama tiga tahun berikutnya, dia memenangi 12 dari 13 laga serta merebut gelar kejuaraan di Brasil.

Dia meraih puncak karier dengan mengalahkan Geje Eustaquio pada September 2014 untuk merebut gelar Juara Dunia ONE Flyweight perdana.

“Seni bela diri mengubah kehidupan saya menjadi lebih baik. Hal itu mengubah pemikiran saya, mengubah segalanya dalam hidup saya, dan menjadi sangat penting.

Inilah usaha saya, inilah gaya hidup saya, inilah pekerjaan saya, dan seni bela diri adalah segalanya bagi saya. Saya mencintai apa yang saya lakukan," ujar Adriano Moraes.

Setelah berhasil mempertahankan gelar pada Maret 2015, “Mikinho” kehilangan sabuk dari Kairat Akhmetov – atlet Kazakhstan yang kala itu tak terkalahkan. Saat itu, Adriano sempat terpuruk dan merasa mimpinya berakhir.

Pada awal 2016, dia pindah dari Brasil ke Florida demi berlatih di American Top Team. Dengan suasana dan staf pelatih baru, dia mampu bangkit yang ditandai oleh kemenangan atas Eugene Toquero.

Adriano lanjut menang submission atas Tilek Batyrov via rear-naked choke dan merebut gelar Juara Dunia Interim ONE Flyweight.

Saat itu, Akhmetov cedera dan tak dapat berlaga selama dua tahun. Keduanya pun bertemu, dan laga penyatuan gelar itu terjadi pada Agustus 2017 di ajang ONE: KINGS & CONQUERORS di Makau.

Malam itu Moraes menampilkan pertahanan takedown yang solid, grappling luar biasa, serta teknik striking kelas dunia yang lebih tajam dan bervariasi dari Akhmetov.

Pria yang dulu ditelantarkan di jalanan Brasil kini berhasil merebut kembali gelar Juara Dunia ONE Flyweight sekaligus memutus rekor 23 pertandingan tak terkalahkan milik sang lawan.

“Kisah hidup saya akan memperlihatkan dan mengajarkan tiap remaja bahwa saat mereka tak tahu apa yang harus mereka lakukan ketika impian mereka hilang, Tuhan memiliki jalan bagi kalian. Tuhan memiliki sebuah kesempatan lainnya," ujar Moraes.

Sejak saat itu, Moraes selalu berhasil mempertahankan gelarnya dan menjadi salah satu juara paling dominan di ONE Championship.

Pada tahun lalu, Moraes mencetak sejarah dengan menjadi orang pertama yang menang KO atas Demetrious Johnson, salah satu petarung MMA terbaik sepanjang masa. Setelah itu, Moraes juga sukses mempertahankan sabuknya dari Yuya Wakamatsu di gelaran akbar ONE X pada bulan Maret.

Baca Juga: Rebut Medali Perunggu, Pelatih Tim Basket Kursi Roda Putra 3x3 Indonesia Minta Diperhatikan

Kini, Moraes akan menghadapi tantangan kedua dari Demetrious Johnson dalam laga puncak ONE Fight Night 1: Moraes vs. Johnson II yang akan disiarkan pada waktu prime time Amerika Utara dan Kanada dari Singapore Indoor Stadium, pada 27 Agustus 2022.
(mirz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lahirkan Calon Juara...
Lahirkan Calon Juara Dunia, PB Pertacami Fokuskan Atlet MMA Ikut 4 Kompetisi Bergengsi
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
East x West Combat Sports...
East x West Combat Sports Festival Gelar Perebutan Sabuk Kick Boxing Putri
Atlet MMA Indonesia...
Atlet MMA Indonesia Dwi Ani Retno Wulan Rebut Emas Ekshibisi SEA Games 2025
Ricuh UFC 322 Disorot...
Ricuh UFC 322 Disorot Wali Kota New York, Eric Adams Perintahkan Polisi Turun Tangan
Usman Nurmagomedov vs...
Usman Nurmagomedov vs Alfie Davis: Perebutan Gelar Kelas Ringan PFL
Kontingen PB PERTACAMI...
Kontingen PB PERTACAMI Siap Harumkan Merah Putih di Kejuaraan Dunia MMA 2025
Pelepasan Atlet Timnas...
Pelepasan Atlet Timnas MMA Indonesia Menuju Kejuaraan Dunia
Siapa Shuki Farage?...
Siapa Shuki Farage? Tentara IDF Israel yang Dibantai Paddy McCorry di Ajang MMA
Special Bola
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026 Hari Ini, Klik di Sini!
Luciano Guaycochea Siap...
Liga Indonesia
Luciano Guaycochea Siap Lebih Tajam di Super League 2026-2027, Incar Lebih Banyak Gol untuk Persib Bandung!
Link Live Streaming...
Bola Dunia
Link Live Streaming Timnas Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026 Malam Ini, Klik di Sini!
Rekomendasi
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Dari Sopir Bus Mendadak...
Dari Sopir Bus Mendadak Jadi Pemimpin Negara? Ini Serunya Microdrama Love In A Fallen Nation di V+Short
Berita Terkini
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Timnas Amerika Serikat...
Timnas Amerika Serikat Dapat Jalur Relatif Mudah ke Semifinal Piala Dunia 2026
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
Sepak Bola Gelorakan...
Sepak Bola Gelorakan Kampanye Dont Stop The Celebration, Ajak Masyarakat Rayakan Kebersamaan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved