Alasan Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bawa Jersey Almarhum Alfin Lestaluhu

Minggu, 07 Agustus 2022 - 09:04 WIB
loading...
Alasan Pelatih Timnas Indonesia U-16 Bawa Jersey Almarhum Alfin Lestaluhu
Pelatih Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti memberikan alasannya mengapa dirinya selalu membawa jersey nomor punggung 8 milik almarhum Alfin Lestaluhu selama di Piala AFF U-16 2022 / Foto: PSSI
A A A
SLEMAN - Pelatih Timnas Indonesia U-16 , Bima Sakti memberikan alasannya mengapa dirinya selalu membawa jersey nomor punggung 8 milik almarhum Alfin Lestaluhu selama di Piala AFF U-16 2022. Menurutnya, itu menjadi simbol penyemangat bagi Timnas Indonesia U-16 karena almarhum memiliki semangat juang yang tinggi.

Hasilnya sangat memuaskan. Timnas Indonesia U-16 berhasil lolos ke semifinal Piala AFF U-16 2022 dengan nilai sempurna sembilan poin dari tiga kemenangan yang diraihnya pada babak penyisihan Grup A.

Vietnam U-16 menjadi korban terakhir Timnas Indonesia U-16 di babak penyisihan Grup A. Bertanding di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (6/8/2022), Garuda Asia menang dengan skor 2-1.

BACA JUGA: Dipermak Indonesia U-16, Pelatih Vietnam U-16 Salahkan Wasit

"Jersey ini sudah lama ya kita bikin atas nama Alfin (Lestaluhu). Ini menjadi simbol walaupun dia adalah kakak kelas dari mereka, tetapi ini adalah simbol bahwa dia adalah pemain yang memiliki semangat juang tinggi, kerja keras yang luar biasa saat latihan dan pertandingan," ungkap Bima Sakti.

"Dan ini menjadi motivasi bagi adik-adik yang bertanding sekarang ‘ini lho Alfin Lestaluhu’. Dan memang kalau kita lihat videonya kan luar biasa sekali ini anak," tambah Bima Sakti.

Selain itu, Bima Sakti juga mengaku kagum dengan Alfin Lestaluhu atas sikapnya yang sopan dan pemberani. Ia pun mengenang almarhum yang dulu pernah bermain agresif sebagai bek kanan Timnas Indonesia U-17 kala itu.

BACA JUGA: Hasil Pertandingan dan Klasemen Grup A Piala AFF U-16: Indonesia ke Semifinal, Vietnam Tempati Runner Up Terbaik

"Sebagai contoh, waktu kita adu penalti lawan Vietnam di Chonburi, pemain pertama yang datang ke saya, bukan Marselino, Attala atau Valeron, tapi almarhum Alfin ini. Dia bilang ‘Coach saya ambil penalti pertama’ saya langsung ‘luar biasa ini anak, berani sekali’ walaupun hasilnya enggak gol," kenang Bima Sakti.

"Begitu enggak gol dia datang lagi ke saya ‘Coach saya minta maaf’ saya bilang ‘enggak, kamu hebat’ dan akhirnya kita pun menang di adu penalti itu. Semoga ini menjadi motivasi bagi adik-adik yang ada sekarang ini," pungkas Bima Sakti.

(yov)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2073 seconds (11.252#12.26)