Persib Terjun ke Zona Degradasi, Robert Alberts Ungkap Penyebab Keterpurukan

Senin, 08 Agustus 2022 - 05:31 WIB
loading...
Persib Terjun ke Zona Degradasi, Robert Alberts Ungkap Penyebab Keterpurukan
Penampilan Persib Bandung di Liga 1 2022/2023 kian buruk/Foto/Twitter/@persib
A A A
SAMARINDA - Penampilan Persib Bandung di Liga 1 2022/2023 kian buruk. Dalam tiga laga, Persib menelan dua kekalahan dan satu kali seri. Terakhir, dikalahkan Borno FC dengan skor telak 1-4.

Marc Klok dkk menelan hasil imbang 2-2 melawan Bhayangkara FC, lalu kalah 1-3 dari Madura United dan keok dari Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (7/8/2022).

Baca juga: West Ham vs Manchester City: Brace Haaland, The Citizens Berjaya di Pembuka Liga Inggris 2022/2023

Alhasil, kini Persib berada di zona degradasi, yakni posisi ke-17 klasemen sementara Liga 1, lantaran, baru mengumpulkan satu poin dari tiga laga.

Pelatih Persib Bandung Robert Alberts membongkar kelemahan timnya pada Liga 1 2022-2023. Sebab, tim berjuluk Maung Bandung belum pernah menang dalam pada Liga 1.

Baca juga: Hasil Liga Inggris 2022/2023, Man United vs Brighton: The Red Devils Dibikin Malu di Old Trafford

Robert Alberts mengatakan lini pertahanan cukup compang-camping pada tiga awal Liga 1. Hal itu ditandai sudah kebobolan sembilan gol dan baru memasukan empat gol.

"Sejak laga pembuka seperti saya bilang tim ini musim lalu memiliki pertahanan terbaik karena sedikit kemasukan. Artinya, harus kami evaluasi (lini pertahanan)," ucap Robert Alberts dalam konferensi pers, Minggu (7/8/2022).

Pada musim lalu, pertahanan Persib memang paling kokoh pada Liga 1. Oleh dikarenakan, tim itu hanya kebobolan 22 kali dari 34 laga.

Dia mengatakan akan mencari formula agar lini pertahanan bisa kembali solid dan meminimalisir kebobolan. Hal itu agar timnya bisa segera meraih kemenangan perdana.

"Kami harus diperbaiki terutama saat main di kandang. Harus kami ganti (skema)," ucapnya.

(sha)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1543 seconds (10.177#12.26)