Sering Jadi Sasaran Tekel, Madrid Sebut Ada Konspirasi untuk Mencederai Hazard
Rabu, 01 Juli 2020 - 03:05 WIB
loading...
Harapan Real Madrid agar Eden Hazard tidak lagi mendapat cedera dipastikan tidak akan terpenuhi. Pasalnya, gelandang serang asal Belgia itu selalu menjadi sasaran pelanggaran. Foto: reuters
A
A
A
MADRID - Harapan Real Madrid agar Eden Hazard tidak lagi mendapat cedera dipastikan tidak akan terpenuhi. Pasalnya, sejak hadir di Santiago Bernabeu, gelandang serang asal Belgia itu selalu menjadi sasaran pelanggaran.
(Baca Juga: Soal Kontroversi Wasit Italia, Nicola Rizzoli: Sepak Bola Buka Sains )
Setelah dibeli dari Chelsea seharga 100 juta euro pada 1 Juli 2019, Hazard sudah empat kali mendapat perawatan karena cedera. Alhasil, pemain berusia 29 tahun itu sudah absen hingga total 24 laga pada debut musimnya bersama Madrid.
Hal ini membuat Madrid mulai berpikir kalau Hazard menjadi korban konspirasi. Ya, dia secara tidak adil terus dijadikan target tekel oleh bek lawan. Soalnya, berdasarkan data, sosok berpostur 175 cm itu selalu menjadi korban pelanggaran setiap 23 menit.
Madrid bahkan percaya pelanggaran yang dilakukan lawan kepada Hazard sengaja untuk menderainya. Sebab, tekel yang diterimanya kerap berbahaya. Salah satunya oleh Thomas Meunier ketika melawan Paris Saint Germain (PSG) saat penyisihan Grup A Liga Champions.
(Baca Juga: Soal Kontroversi Wasit Italia, Nicola Rizzoli: Sepak Bola Buka Sains )
Setelah dibeli dari Chelsea seharga 100 juta euro pada 1 Juli 2019, Hazard sudah empat kali mendapat perawatan karena cedera. Alhasil, pemain berusia 29 tahun itu sudah absen hingga total 24 laga pada debut musimnya bersama Madrid.
Hal ini membuat Madrid mulai berpikir kalau Hazard menjadi korban konspirasi. Ya, dia secara tidak adil terus dijadikan target tekel oleh bek lawan. Soalnya, berdasarkan data, sosok berpostur 175 cm itu selalu menjadi korban pelanggaran setiap 23 menit.
Madrid bahkan percaya pelanggaran yang dilakukan lawan kepada Hazard sengaja untuk menderainya. Sebab, tekel yang diterimanya kerap berbahaya. Salah satunya oleh Thomas Meunier ketika melawan Paris Saint Germain (PSG) saat penyisihan Grup A Liga Champions.
Lihat Juga :