Frank Warren Kecam Eddie Hearn: Omong Kosong Joshua Tolak Sabuk Juara
Selasa, 30 Agustus 2022 - 22:23 WIB
loading...
Frank Warren Kecam Eddie Hearn: Omong Kosong Joshua Tolak Sabuk Juara/The Sun
A
A
A
Frank Warren mengecam promotor musuh bebuyutannya, Eddie Hearn , setelah dia mengklaim Anthony Joshua tidak tertarik dengan sabuk juara kelas berat dunia mana pun. Petinju Inggris berusia 32 tahun itu gagal dalam upayanya untuk menjadi juara tiga kali pada Sabtu malam lalu ketika Oleksandr Usyk mengalahkannya melalui split-decision di Arab Saudi.
Baca Juga: Duel Tyson Fury vs Oleksandr Usyk Ibarat Final Piala Dunia Tinju
Anthony Joshua bereaksi dengan marah karena kalah saat dia melemparkan sabuk juara Usyk keluar ring setelah hasilnya dibacakan. Masing-masing dari 12 pertarungan terakhir Joshua adalah untuk versi gelar kelas berat dunia.
Sekarang dia bersiap untuk kembali dalam pertarungan non-gelar setelah kalah dari Usyk pada dua kesempatan terpisah. Dan promotor AJ, Hearn, mengklaim sabuk juara menjadi beban baginya, bersikeras dia akan lebih bahagia sekarang setelah sabuk itu
hilang.
"Dia memegang sabuk itu untuk waktu yang lama, dan badan-badan pemerintahan itu telah menagihnya banyak uang dan memberikan banyak kewajiban padanya. Saya pikir dia kehilangan banyak kepercayaan pada sistem dan saya pikir dia mulai tidak tertarik lagi untuk memperebutkan sabuk juara. Saya pikir dia hanya ingin berjuang untuk kesenangan dan menantang dirinya sendiri,''papar Hearn kepada iFL TV.
Baca Juga: Duel Tyson Fury vs Oleksandr Usyk Ibarat Final Piala Dunia Tinju
Anthony Joshua bereaksi dengan marah karena kalah saat dia melemparkan sabuk juara Usyk keluar ring setelah hasilnya dibacakan. Masing-masing dari 12 pertarungan terakhir Joshua adalah untuk versi gelar kelas berat dunia.
Sekarang dia bersiap untuk kembali dalam pertarungan non-gelar setelah kalah dari Usyk pada dua kesempatan terpisah. Dan promotor AJ, Hearn, mengklaim sabuk juara menjadi beban baginya, bersikeras dia akan lebih bahagia sekarang setelah sabuk itu
hilang.
"Dia memegang sabuk itu untuk waktu yang lama, dan badan-badan pemerintahan itu telah menagihnya banyak uang dan memberikan banyak kewajiban padanya. Saya pikir dia kehilangan banyak kepercayaan pada sistem dan saya pikir dia mulai tidak tertarik lagi untuk memperebutkan sabuk juara. Saya pikir dia hanya ingin berjuang untuk kesenangan dan menantang dirinya sendiri,''papar Hearn kepada iFL TV.
Lihat Juga :