Menyayat Hati, Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Ada yang Berusia 12 Tahun

Minggu, 02 Oktober 2022 - 14:00 WIB
loading...
Menyayat Hati, Korban Tewas Tragedi Kanjuruhan Ada yang Berusia 12 Tahun
Salah satu korban Tragedi Kanjuruhan sedang dievakuasi (foto sengaja di blur). Mereka yang tewas sebagian diantaranya masih berusia remaja . ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto
A A A
MALANG - Tragedi Kanjuruhan selepas laga Arema FC vs Persebaya Surabaya kabarnya telah menewaskan hingga 153 orang. Ironisnya, dari sejumlah data korban yang sudah teridentifikasi, sebagian masih berusia remaja.

Baca Juga: Langgar Prosedur, Akmal Marhali: Panpel Arema FC vs Persebaya Terancam 5 Tahun Penjara

Tragedi mengenaskan ini terjadi setelah Arema FC dikalahkan Persebaya 2-3 pada lanjutan Liga 1 2022/2023, Sabtu (1/10/2022). Fans tuan rumah yang tidak terima dengan hasil ini akhirnya turun ke lapangan.

Namun, mereka terlibat bentrokan dengan petugas kepolisian. Lebih lanjut, pihak kepolisian menembakan gas air mata ke salah satu tribun penonton.

Sontak, para penonton berhamburan untuk menyelematkan diri. Sialnya, mereka terjebak antrian saat menuju pintu keluar stadion. Imbasnya, banyak yang terinjak-injak dan kehabisan napas hingga akhirnya meninggal dunia.

Sampai sejauh ini total jumlah korban meninggal masih simpang siur. Komnas HAM menyebut ada sekitar 153 jiwa. Ada juga yang menyatakan sudah 157 jiwa.

Tapi, yang sudah dipastikan meninggal setelah didentifikasi berjumlah sekitar 129 jiwa. Ironisnya, dari jumlah korban jiwa yang sudah terdata, rata-rata masih remaja atau berusia 20 tahun ke bawah.

Mereka yang telah diyatakan meninggal dunia, sebagian diantaranya berumur 16-20. Ada juga yang masih berusia 15 tahun atau 14 tahun. Tragisnya lagi, ada yang masih berumur 12 tahun.

Menurut keterangan, korban tewas yang masih berusia 12 tahun itu berjenis kelamin wanita dan berinisial ANA dari Kedung Kandang.

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Tewaskan 153 Suporter, Netizen: PSSI, Bekukan Liga 1 Selama 5 Tahun!

Dalam data manifes yang beredar juga terdapat seorang balita berusia 2 tahun dan 10 hari dari Pakisaji. Namun, korban yang berjenis kelamin laki-laki itu sepertinya masih dalam perawatan tim medis.

(mirz)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1691 seconds (10.101#12.26)