Jurnalis Asing: Berita Kerusuhan di Kanjuruhan Jadi Headline di Negara Kami
Selasa, 04 Oktober 2022 - 03:03 WIB
loading...
Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk ke lapangan usai pertandingan BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Sabtu malam (1/10/2022) / ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/foc
A
A
A
JAKARTA - Tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan , yang menewaskan ratusan suporter Aremania menjadi perbincangan hangat di luar negeri. Bahkan di Yunani dan Polandia, berita itu menjadi headline.
Hal itu disampaikan jurnalis Polandia Piotr Kozminski dan jurnalis Yunani Johnny Georgopoulus kepada tim MNC Portal Indonesia. Mereka menceritakan reaksi warga negaranya atas apa yang terjadi di Indonesia.
Mereka berdua mengatakan, sebenarnya di negara mereka terbiasa menghadapi tragedi ataupun kekerasan dalam pertandingan sepakbola. Tapi menurut mereka, kejadian di Indonesia berbeda.
BACA JUGA: Ketum The Jakmania Tuntut Investigasi Terbuka Tragedi Kanjuruhan
Sebab, kejadian kemarin itu melenyapkan nyawa lebih dari 100 orang. Banyak yang menganalogikan kondisi tribun saat itu layaknya kuburan massal.
"Masyarakan Polandia juga kaget. Ini adalah kata terbaik untuk digunakan. Seperti yang saya katakan, kami juga memiliki beberapa tragedi di sini di masa lalu, tetapi tidak pernah sebesar yang terjadi di negara Anda," tutur Piotr melalui pesan Whatsapp, Senin (3/10/2022).
"Kamu tau di Yunani dan banyak negara di Eropa pernah ada insiden kekrasan di liga kita, di sepakbola kita. Kita sebenarnya terbiasa dengan kekerasan," sambung Johnny.
Hal itu disampaikan jurnalis Polandia Piotr Kozminski dan jurnalis Yunani Johnny Georgopoulus kepada tim MNC Portal Indonesia. Mereka menceritakan reaksi warga negaranya atas apa yang terjadi di Indonesia.
Mereka berdua mengatakan, sebenarnya di negara mereka terbiasa menghadapi tragedi ataupun kekerasan dalam pertandingan sepakbola. Tapi menurut mereka, kejadian di Indonesia berbeda.
BACA JUGA: Ketum The Jakmania Tuntut Investigasi Terbuka Tragedi Kanjuruhan
Sebab, kejadian kemarin itu melenyapkan nyawa lebih dari 100 orang. Banyak yang menganalogikan kondisi tribun saat itu layaknya kuburan massal.
"Masyarakan Polandia juga kaget. Ini adalah kata terbaik untuk digunakan. Seperti yang saya katakan, kami juga memiliki beberapa tragedi di sini di masa lalu, tetapi tidak pernah sebesar yang terjadi di negara Anda," tutur Piotr melalui pesan Whatsapp, Senin (3/10/2022).
"Kamu tau di Yunani dan banyak negara di Eropa pernah ada insiden kekrasan di liga kita, di sepakbola kita. Kita sebenarnya terbiasa dengan kekerasan," sambung Johnny.
Lihat Juga :