Jokowi Didesak Stadion Kanjuruhan Jadi Monumen Tragedi Kelam Sepak Bola

Rabu, 12 Oktober 2022 - 02:02 WIB
loading...
Jokowi Didesak Stadion...
Stadion Kanjuruhan diusulkan menjadi monumen peringatan tragedi Kanjuruhan/Foto/Antara/Zabur Karuru
A A A
JAKARTA - Indonesia Cinta Kamtibmas (ICK) mendesak Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ( Jokowi ) menjadikan Stadion Kanjuruhan sebagai monumen. Stadion itu tidak perlu dipakai lagi untuk pertandingan, namun dijadikan tempat mengenang para korban tragedi Kanjuruhan sekaligus monumen titik balik kebangkitan sepak bola nasional.

Menurut Ketua Presidium ICK, Gardi Gazarin, tragedi Kanjuruhan menimbulkan luka mendalam bagi sepak bola di Indonesia. Oleh karena itu, Gardi beranggapan Stadion Kanjuruhan lebih baik tidak perlu dipakai lagi. ICK mendesak stadion kebanggaan Aremania -sebutan suporter Arema FC- dijadikan sebagai monumen.

Baca juga: Investigasi Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Panggil PSSI, PT LIB hingga Broadcaster

"ICK mendesak Stadion Kanjuruhan Malang itu didirikan sebagai monumen," kata Gardi dilansir dari rilis resmi ICK, Selasa (11/10/2022).

"Stadion Kanjuruhan tidak perlu dipakai lagi untuk laga pertandingan, tapi dijadikan monumen sebagai momentum kebangkitan sepak bola di Tanah Air," sambungnya.

Baca juga: Menpora Ogah Campuri Desakan Mundur Iwan Bule dari Ketum PSSI, Khawatir Indonesia Dapat Sanksi FIFA

Seperti diketahui, sepak bola Indonesia masih berduka usai tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (1/10/2022). Kala itu, Arema FC menjamu Persebaya Surabaya dalam laga lanjutan Liga 1 2022/20232. Pertandingan berakhir dengan kekalahan Arema FC 2-3.

Usai pertandingan, para pendukung Arema FC turun ke lapangan. Tindakan ini dianggap sebagai ancaman menurut pihak keamanan. Akhirnya, pihak keamanan mengusir para pendukung yang turun ke lapangan. Selain itu, mereka juga menembakkan gas air mata, yang menyebabkan para pendukung Arema FC panik.

Dalam kondisi kacau itu, pihak keamanan juga menembakkan gas air mata ke tribun penonton. Alhasil, para pendukung yang panik berupaya keluar dari stadion dengan cepat. Mereka berdesak-desakkan dan terinjak-injak dalam insiden itu lantaran sejumlah pintu keluar masih tertutup.

Pemerintah mengonfirmasi kejadian ini menyebabkan 131 orang meninggal dunia, 583 orang luka-luka, dan 33 lainnya masih menjalani perawatan.

Lebih lanjut, Gardi mengatakan monumen ini nantinya dijadikan sebagai simbol mengenang korban Tragedi Kanjuruhan. Menurutnya, fungsi monumen ini seperti Ground Zero, yang digunakan sebagai tempat mengenang korban Bom Bali.

"Hal terpenting lagi, tentunya tercatatnya 131 nama yang meninggal di monumen Kanjuruhan untuk mengenang ratusan korban yang begitu cintanya pada sepak bola," ujar Gardi.

"Di Bali ada Ground Zero monumen Bom Bali, untuk itu pemerintah juga tepat dan terhormat mendirikan Monumen Kanjuruhan. Kedua peristiwa itu sama sama merenggut banyak nyawa dan ratusan keluarga kehilangan orang orang yang mereka sayangi," ungkapnya.

(sha)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peringatan 3 Tahun Tragedi...
Peringatan 3 Tahun Tragedi Kanjuruhan, Keluarga Korban Masih Tuntut Keadilan
Manajemen Arema FC Geram...
Manajemen Arema FC Geram Bus Persik Dilempari Batu: Pertimbangkan Hengkang dari Kanjuruhan!
Stadion Kanjuruhan Segera...
Stadion Kanjuruhan Segera Diresmikan Presiden Prabowo
Penampakan Pintu 13...
Penampakan Pintu 13 Stadion Kanjuruhan usai Revitalisasi: Berdiri Pohon Rindang
Begini Wajah Baru Stadion...
Begini Wajah Baru Stadion Kanjuruhan usai Telan Biaya Renovasi Rp357,84 Miliar
Dukungan Pemerintah...
Dukungan Pemerintah Era Jokowi Lahirkan Prestasi di Olimpiade, Paralimpiade Paris 2024, hingga ASEAN Para Games
Tak Hanya Mantan Presiden...
Tak Hanya Mantan Presiden dan Wapres, Prabowo Juga Undang Ketum Parpol hingga Eks Menlu
Polemik Utang Kereta...
Polemik Utang Kereta Cepat Whoosh, Jokowi Ungkap Keuntungan Sosial
Prabowo Beberkan Pencapaian...
Prabowo Beberkan Pencapaian Presiden Indonesia dari Soekarno hingga Jokowi di Sidang Tahunan MPR
Special Bola
Gabriel Mutombo Layak...
Liga Indonesia
Gabriel Mutombo Layak Gantikan Federico Barba di Persib Bandung?
Setelah Gabriel Mutombo,...
Liga Indonesia
Setelah Gabriel Mutombo, Sandy Walsh dan Ragnar Oratmangoen Disebut Gabung Persib Bandung!
Prediksi Skor Timnas...
Bola Dunia
Prediksi Skor Timnas Belanda vs Maroko di 32 Besar Piala Dunia 2026: Der Oranje Tak Terbendung?
Rekomendasi
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Purbaya Isyaratkan Marketplace...
Purbaya Isyaratkan Marketplace Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli 2026
Berita Terkini
Milo dan Kemenpora Perkuat...
Milo dan Kemenpora Perkuat Kolaborasi, Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Kemajuan Olahraga Indonesia
Penembakan di Fan Zone...
Penembakan di Fan Zone Piala Dunia 2026, Satu Orang Tewas dan Satu Kritis
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Brasil Dijagokan, Jepang...
Brasil Dijagokan, Jepang Siap Bikin Kejutan
Infografis
10 Pelatih Sepak Bola...
10 Pelatih Sepak Bola Terkaya di Dunia, Wayne Rooney Juaranya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved