Daftar 7 Ketum Sepak Bola Mundur dari Jabatan, Nomor 2 Paham Budaya Malu
Kamis, 13 Oktober 2022 - 06:01 WIB
loading...
A
A
A
Dari deretan para petinggi federasi sepak bola yang mundur karena persoalan yang membelitnya, mengapa sampai dengan saat ini Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan tak juga mundur dari jabatannya seusai Tragedi Kanjuruhan itu?
5. Tunku Ismail Sultan Ibrahim (Timnas Malaysia Merosot di Tabel FIFA)
![Daftar 7 Ketum Sepak Bola Mundur dari Jabatan, Nomor 2 Paham Budaya Malu]()
Serupa dengan Carlo Tavecchio, Tunku Ismail Sultan Ibrahim juga tak lagi menjadi presiden asosiasi sepak bola Malaysia setelah timnas Malaysia menempati peringkat ke-178 dalam daftar rangking FIFA.
Putra Mahkota Johor itu resmi meninggalkan kursi jabatannya pada Maret 2018, namun tetap menjabat sebagai bos penyelenggara Liga Malaysia (FMLLP)
6. Greg Clarke (Tersandung Kasus Rasisme)
![Daftar 7 Ketum Sepak Bola Mundur dari Jabatan, Nomor 2 Paham Budaya Malu]()
Greg Clarke mengundurkan diri dari jabatan Ketua Asosiasi Sepak Bola Ingris, FA. Langkah itu dilakukan setelah ia menuai badai karena memakai kata "pemain kulit berwarna", yang dianggap rasis, dalam pertemuan dengan komite parlemen.
Greg Clarke, 63 tahun, mengundurkan diri pada Selasa. Sebelumnya ia sudah meminta maaf, tapi debat soal pernyataannya terus berkelanjutan. Ia akhirnya memilih "mengutamakan kepentingan sepak bola" dan mengambil keputusan untuk mundur.
7 Carlos Cordeiro (Tersandung Kasus Seksisme)
![Daftar 7 Ketum Sepak Bola Mundur dari Jabatan, Nomor 2 Paham Budaya Malu]()
Presiden Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (AS) Carlos Cordeiro mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kalimat diskriminatif dalam berkas pengadilan. Tindakan Cordeiro menimbulkan rasa sakit dan ketersinggungan serta memicu protes lapangan dari timnas putri AS.
Timnas putri AS menggugat Federasi Sepak Bola AS (US Soccer) atas tudingan diskriminasi gender setahun lalu yang mencakup keluhan soal perbedaan bayaran dan kondisi kerja.
Dalam berkas yang diajukan US Soccer ke pengadilan, federasi ini menyebut timnas putra punya tanggung jawab lebih besar ketimbang timnas putri dan tugas timnas putra membutuhkan keterampilan yang lebih tinggi dalam hal kecepatan dan kekuatan.
5. Tunku Ismail Sultan Ibrahim (Timnas Malaysia Merosot di Tabel FIFA)

Serupa dengan Carlo Tavecchio, Tunku Ismail Sultan Ibrahim juga tak lagi menjadi presiden asosiasi sepak bola Malaysia setelah timnas Malaysia menempati peringkat ke-178 dalam daftar rangking FIFA.
Putra Mahkota Johor itu resmi meninggalkan kursi jabatannya pada Maret 2018, namun tetap menjabat sebagai bos penyelenggara Liga Malaysia (FMLLP)
6. Greg Clarke (Tersandung Kasus Rasisme)

Greg Clarke mengundurkan diri dari jabatan Ketua Asosiasi Sepak Bola Ingris, FA. Langkah itu dilakukan setelah ia menuai badai karena memakai kata "pemain kulit berwarna", yang dianggap rasis, dalam pertemuan dengan komite parlemen.
Greg Clarke, 63 tahun, mengundurkan diri pada Selasa. Sebelumnya ia sudah meminta maaf, tapi debat soal pernyataannya terus berkelanjutan. Ia akhirnya memilih "mengutamakan kepentingan sepak bola" dan mengambil keputusan untuk mundur.
7 Carlos Cordeiro (Tersandung Kasus Seksisme)

Presiden Federasi Sepak Bola Amerika Serikat (AS) Carlos Cordeiro mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kalimat diskriminatif dalam berkas pengadilan. Tindakan Cordeiro menimbulkan rasa sakit dan ketersinggungan serta memicu protes lapangan dari timnas putri AS.
Timnas putri AS menggugat Federasi Sepak Bola AS (US Soccer) atas tudingan diskriminasi gender setahun lalu yang mencakup keluhan soal perbedaan bayaran dan kondisi kerja.
Dalam berkas yang diajukan US Soccer ke pengadilan, federasi ini menyebut timnas putra punya tanggung jawab lebih besar ketimbang timnas putri dan tugas timnas putra membutuhkan keterampilan yang lebih tinggi dalam hal kecepatan dan kekuatan.
(sto)
Lihat Juga :