Erick Thohir Dinilai Pantas Jadi Ketum PSSI
Sabtu, 26 November 2022 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
"Soal kompetisi atau turnamen ini, Erick Thohir telah menunjukkan kualitasnya saat sukses menggelar Piala Presiden," jelasnya.
Kecintaan Erick Thohir terhadap sepak bola nasional memang tidak diragukan lagi. Di saat tidak ada kompetisi resmi yang bergulir di tanah air ketika Indonesia dikenai sanksi oleh FIFA. Untuk mengisi kekosongan kompetisi Erick Thohir sebagai bos Mahaka Sport menggelar Piala Presiden untuk pertama kalinya.
Saat itu Erick Thohir berharap agar Piala Presiden menjadi solusi bagi klub dan para pemain untuk tetap bisa menjaga agar sepakbola tidak lumpuh total.
"Dalam mengelola keuangan, kita juga bisa menilai kiprah Erick Thohir saat menggelar Piala Presiden tersebut. Ia membuka secara transparan dan diaduit oleh Pricewaterhouse Coopers. Dari total pemasukan kurang lebih Rp45 miliar, tersisa Rp1,5 miliar dan membayar pajak penghasilan, PPN kurang lebih hampir Rp6 miliar yang juga menjadi pemasukan bagi negara," jelasnya.
Amir menilai tidak salah jika kemudian hasil survei menunjukkan publik menginginkan Erick Thohir memimpin PSSI, karena sepak bola bukan hanya soal pemain, pelatih dan wasit, melainkan ada manajemen, para penggemar dan industri usaha. "Jadi sangat dibutuhkan sosok seperti Erick Thohir yang mencintai dan paham sepak bola, mengerti dunia industri juga memiliki kemampuan manajemen yang bagus serta menguasai jaringan internasional," ujarnya.
"Harapan besar sepak bola Indonesia kepada Erick Thohir jika terpilih sebagai Ketua Umum PSSI adalah bisa melakukan reformasi sepakbola seperti transformasi BUMN yang ia lakukan, serta membangun ekosistem sepak bola modern yang dapat berdampak besar bagi masyarakat," tutupnya.
Kecintaan Erick Thohir terhadap sepak bola nasional memang tidak diragukan lagi. Di saat tidak ada kompetisi resmi yang bergulir di tanah air ketika Indonesia dikenai sanksi oleh FIFA. Untuk mengisi kekosongan kompetisi Erick Thohir sebagai bos Mahaka Sport menggelar Piala Presiden untuk pertama kalinya.
Saat itu Erick Thohir berharap agar Piala Presiden menjadi solusi bagi klub dan para pemain untuk tetap bisa menjaga agar sepakbola tidak lumpuh total.
"Dalam mengelola keuangan, kita juga bisa menilai kiprah Erick Thohir saat menggelar Piala Presiden tersebut. Ia membuka secara transparan dan diaduit oleh Pricewaterhouse Coopers. Dari total pemasukan kurang lebih Rp45 miliar, tersisa Rp1,5 miliar dan membayar pajak penghasilan, PPN kurang lebih hampir Rp6 miliar yang juga menjadi pemasukan bagi negara," jelasnya.
Amir menilai tidak salah jika kemudian hasil survei menunjukkan publik menginginkan Erick Thohir memimpin PSSI, karena sepak bola bukan hanya soal pemain, pelatih dan wasit, melainkan ada manajemen, para penggemar dan industri usaha. "Jadi sangat dibutuhkan sosok seperti Erick Thohir yang mencintai dan paham sepak bola, mengerti dunia industri juga memiliki kemampuan manajemen yang bagus serta menguasai jaringan internasional," ujarnya.
"Harapan besar sepak bola Indonesia kepada Erick Thohir jika terpilih sebagai Ketua Umum PSSI adalah bisa melakukan reformasi sepakbola seperti transformasi BUMN yang ia lakukan, serta membangun ekosistem sepak bola modern yang dapat berdampak besar bagi masyarakat," tutupnya.
(yov)
Lihat Juga :