Menikmati Keindahan Museum of Islamic Art di Qatar

Sabtu, 03 Desember 2022 - 22:04 WIB
loading...
Menikmati Keindahan Museum of Islamic Art di Qatar
Kelengkapan dan keindahan MIA sangat diminati para suporter Piala Dunia 2022 dari berbagai negara. Banyak dari mereka menyempatkan diri menikmati suasana di dalam dan luar museum di sela-sela jeda pertandingan / Foto: MPI
A A A
DOHA - Pagelaran Piala Dunia 2022 membuat beberapa tempat di Qatar ramai dikunjungi suporter dari berbagai negara. Salah satunya adalah Museum of Islamic Art (MIA) atau Museum Seni Islam.

MIA terletak di daerah Corniche, Doha, Qatar. Museum seluas 45.000 meter persegi ini dibangun di atas sebuah pulau buatan dekat Pelabuhan Dhow. Kondisi ini membuat sekeliling museum ini sangat memanjakan mata, karena begitu indah di kelilingi nuansa laut.

Bangunan museum ini kental bernuansa arsitektur Islam kuno. Namun juga tak meninggalkan desain modern unik.

BACA JUGA: Daftar Top Skor Piala Dunia 2022 di Fase Grup: Morata Panaskan Perburuan Sepatu Emas

Menikmati Keindahan Museum of Islamic Art di Qatar


Museum ini dibuka pada 22 November 2008, oleh Emir Qatar saat itu, Sheikh Hamad, namun baru dibuka untuk masyarakat umum pada 8 Desember 2008. Ini adalah museum pertama yang menampilkan lebih dari 14 abad seni Islam di negara -negara Arab di Teluk Persia.

Museum Seni Islam ini menyimpan berbagai artefak seni Islam dari tiga benua lebih dari 1.400 tahun. Terdapat benda-benda bersejarah berupa logam, keramik, perhiasan, kayu, tekstil, dan kaca dari tiga benua dan berasal dari abad ke-7 hingga ke-20.

Di sinilah tempat yang mengumpulkan salah satu koleksi artefak Islam paling lengkap di dunia, dengan barang -barang yang berasal dari Spanyol, Mesir, Iran, Irak, Turki, India, dan Asia Tengah. Di antara artefak itu juga ada naskah Al-Quran dari berbagai zaman.

Menikmati Keindahan Museum of Islamic Art di Qatar


BACA JUGA: Striker Korsel Cho Gue-sung Pusing Diserbu Netizen, Followers Melonjak dari 20 Ribu Jadi 1,6 Juta
Halaman :
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1964 seconds (11.252#12.26)