Penyakitnya Tidak Bisa Disembuhkan, Pele Dipindahkan ke Ruang Akhir Hayat

Sabtu, 03 Desember 2022 - 22:34 WIB
loading...
Penyakitnya Tidak Bisa Disembuhkan, Pele Dipindahkan ke Ruang Akhir Hayat
Pele kabarnya telah dipindahkan ke ruang paliatif atau perawatan akhir hayat. Foto: halktv.com.tr
A A A
SAO PAOLO - Pele kabarnya telah dipindahkan ke ruang paliatif atau perawatan akhir hayat. Pasalnya, Legenda sepak bola Brasil berusia 82 tahun itu konon tidak responsif terhadap pengobatan kemoterapi yang dijalaninya.

Baca Juga: Pameran The Exotic Indonesian Batik Heritage Semarakkan Piala Dunia 2022, Dibuka Menparekraf Sandiaga Uno

Saat ini Pele sedang berjuang melawan kanker usus yang dideritanya. Namun, pengobatan yang telah diberikan kurang bekerja dengan baik.

Menurut laporan sejumlah media, Pele juga disebut mengalami pembengkakan dan juga gagal jantung. Itu sebabnya dia dilarikan ke Rumah Sakit Albert Einstein di Sao Paulo, Brasil.

Ruang paliatif adalah tempat bagi pasien yang penyakitnya tidak bisa disembuhkan. Perawatan yang dilakukan hanya bertujuan untuk meringankan atau menghilangkan rasa sakit semata.

Rumah Sakit Albert Einstein juga mengeluarkan pernyataan yang mengkonfirmasi Pele telah didiagnosis dengan infeksi pernapasan yang membutuhkan antibiotik. Mereka mengatakan kondisinya stabil.

Putri dari Pele, Kely Nascimento, sempat mengatakan bahwa pengobatan yang dilakukan Pele tidak menjamin apapun. Dirinya pun akan terus mendampingi Pele untuk melewati masa-masa tersebut.

"Banyak peringatan di media hari ini mengenai kesehatan ayah saya. Dia berada di rumah sakit untuk mengatur pengobatan," jelas Kely.

"Ada tidak ada prediksi darurat atau baru yang mengerikan. Saya akan berada di sana untuk Tahun Baru dan berjanji untuk memposting beberapa foto,” lanjutnya di Instagram.

Baca Juga: Militansi Fans Negeri K-Pop yang Bikin Korea Selatan Tampil Kesetanan

Pele telah dianggap sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa. Dia mencetak 757 gol dalam 831 pertandingan selama karirnya yang gemilang dari tahun 1957 hingga 1977.
(mirz)
Komentar
Copyright © 2023 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.3749 seconds (11.210#12.26)