Profil Keyshawn Davis: Petinju Masa Depan Perusak Kelas Ringan
Kamis, 29 Desember 2022 - 10:37 WIB
loading...
A
A
A
"Anda tahu apa yang saya katakan? Mereka menempatkan seorang pria di sana yang mereka rasa mungkin dapat memberi saya beberapa tantangan. Anda tahu, dan mereka mungkin benar-benar berpikir bahwa ia akan memberi saya beberapa tantangan. Saya pikir dia akan memberi saya beberapa tantangan. Anda tahu, namun itu hanya menunjukkan, anda tahu, betapa hebatnya saya."
Baca Juga: Kisah Mike Tyson Berlatih Ekstrem hingga Dijuluki Petinju Leher Beton
Sebelum mengalahkan Burgos (35-7-3, 21 KO), Davis mengalahkan petinju Meksiko Esteban Sanchez (18-3, 8 KO) dengan technical knockout ronde keenam pada 30 April di Las Vegas. Davis juga menaklukkan Omar Tienda (25-6, 18 KO) dengan penyelesaian ronde kelima pada 23 September di Newark, New Jersey dalam dua pertarungan pertamanya di tahun 2022.
"Sekarang, apa yang harus kami katakan adalah, 'Baiklah, hadirkan seorang petinju yang membawa tekanan baginya. Dia tahu bagaimana menangani tekanan,'' kata Carl Moretti, wakil presiden operasi tinju Top Rank.
"Mungkin pertarungan berikutnya adalah melawan seorang kidal tinggi atau kidal pendek yang sedikit berlari, atau sesuatu seperti itu. .... Tapi kami harus sedikit menahan diri, walau ia tidak menginginkannya, karena ia masih 7-0. Ini bukan sprint - ini adalah maraton. Ia adalah pemilik rekor 7-0 yang matang, namun anda tahu, ini tidak seperti kami benar-benar berlari dari siapapun dalam divisi ini."
Baca Juga: Kisah Mike Tyson Berlatih Ekstrem hingga Dijuluki Petinju Leher Beton
Sebelum mengalahkan Burgos (35-7-3, 21 KO), Davis mengalahkan petinju Meksiko Esteban Sanchez (18-3, 8 KO) dengan technical knockout ronde keenam pada 30 April di Las Vegas. Davis juga menaklukkan Omar Tienda (25-6, 18 KO) dengan penyelesaian ronde kelima pada 23 September di Newark, New Jersey dalam dua pertarungan pertamanya di tahun 2022.
"Sekarang, apa yang harus kami katakan adalah, 'Baiklah, hadirkan seorang petinju yang membawa tekanan baginya. Dia tahu bagaimana menangani tekanan,'' kata Carl Moretti, wakil presiden operasi tinju Top Rank.
"Mungkin pertarungan berikutnya adalah melawan seorang kidal tinggi atau kidal pendek yang sedikit berlari, atau sesuatu seperti itu. .... Tapi kami harus sedikit menahan diri, walau ia tidak menginginkannya, karena ia masih 7-0. Ini bukan sprint - ini adalah maraton. Ia adalah pemilik rekor 7-0 yang matang, namun anda tahu, ini tidak seperti kami benar-benar berlari dari siapapun dalam divisi ini."
(aww)
Lihat Juga :