Bos Lazio Ingin Cetak Sejarah di Coppa Italia
Rabu, 20 Mei 2015 - 16:13 WIB
Bos Lazio Ingin Cetak Sejarah di Coppa Italia
A
A
A
ROMA - Pelatih Lazio Stefano Pioli bertekad mencatat torehan terbaik di musim pertamanya bersama Biancolesti. Mantan pelatih Bologna (2011–2014) itu mengaku sangat bergairah untuk memenangi trofi pertama saat bertemu Juventus pada final Coppa Italia 2014/2015 di Stadio Olimpico, Roma, Rabu (20/5/2015) atau Kamis (21/2015) pukul 01.45 WIB.
Pioli didatangkan Lazio menggantikan Edoardo Reja pada 12 Juni 2014. Perlahan tapi pasti, sosok yang pernah menjadi bek Juventus pada 1984–1987, itu menemukan formula terbaik bagi Lazio. "Kami sudah melangkah sejauh ini, dan saya ingin menang," kata Pioli dilansir footballitalia. "Ini final pertama saya dan saya sangat menyukai ini. Saya bangga menjadi pelatih skuat istimewa. Ini situasi yang saya harapkan sejak pertama kali melatih pemain."
Pioli boleh bergairah menatap final pertamanya, tapi dia tetap wajib waspada lantaran lawan yang dihadapinya merupakan jawara Seri A musim ini. Selain itu Pasukan Massimiliano Allegri juga telah mengalahkan Lazio di laga kandang dan tandang Seri A musim ini, dengan mencetak lima tanpa kebobolan.
"Apa yang terjadi di Seri A tidak lantas berpengaruh di Coppa Italia," tegas Pioli. "Coppa Italia adalah kompetisi yang berbeda sama sekali, dan ini final. Kami tidak boleh berpikir tentang kekalahan di dua pertemuan sebelumnya di Seri A. Kami pasti telah mengambil pelajaran dari kekalahan itu," imbuh Pioli.
Lazio berharap final Coppa Italia 2003/2004 terulang, saat mereka mengangkat trofi juara setelah mengalahkan Juventus dengan keunggulan agregat 4-2. Menang 2-0 di Stadio Olimpico, 17 Maret 2004, dan bermain imbang 2-2 di Stadio delle Alpi, Turin, 12 Mei 2004. (Baca juga: Preview Juventus vs Lazio: Sejarah Tak Dukung Si Nyonya Tua)
Sejauh ini Lazio telah mengumpulkan enam trofi yang direbut pada edisi 1958, 1998, 2000, 2004, 2009, dan 2013, sedangkan Juventus menjadi peraih gelar terbanyak (bersama AS Roma) dengan 9 trofi (1938, 1942, 1959, 1960, 1965, 1979, 1983, 1990, dan 1995).
Pemenang laga ini akan lolos ke babak penyisihan grup Liga Europa 2015/2016, kecuali jika mereka lolos ke Liga Champions melalui posisi di Seri A. Juventus telah memenangkan Seri A, dengan demikian, Lazio lolos otomatis sebagai wakil di Supercoppa Italiana 2015.
Skuat Juventus vs Lazio
Skuat Juventus: Buffon, Chiellini, Ogbonna, Pogba, Pepe, Tevez, Coman, Llorente, Barzagli, De Ceglie, Bonucci, Padoin, Pirlo, Asamoah, Vidal, Lichtsteiner, Sturaro, Storari, Matri, Evra, Rubinho, Pereyra, Marrone.
Skuat Lazio: Marchetti, Berisha, Strakosha; Basta, Braafheid, Cavanda, Ciani, Cana, Konko, Mauricio, de Vrij, Gentiletti, Novaretti, Radu, Pereirinha; Felipe Anderson, Biglia, Candreva, Cataldi, Ledesma, Lulic, Ederson, Mauri, Parolo, Onazi; Keita, Djordjevic, Klose, Perea
Pioli didatangkan Lazio menggantikan Edoardo Reja pada 12 Juni 2014. Perlahan tapi pasti, sosok yang pernah menjadi bek Juventus pada 1984–1987, itu menemukan formula terbaik bagi Lazio. "Kami sudah melangkah sejauh ini, dan saya ingin menang," kata Pioli dilansir footballitalia. "Ini final pertama saya dan saya sangat menyukai ini. Saya bangga menjadi pelatih skuat istimewa. Ini situasi yang saya harapkan sejak pertama kali melatih pemain."
Pioli boleh bergairah menatap final pertamanya, tapi dia tetap wajib waspada lantaran lawan yang dihadapinya merupakan jawara Seri A musim ini. Selain itu Pasukan Massimiliano Allegri juga telah mengalahkan Lazio di laga kandang dan tandang Seri A musim ini, dengan mencetak lima tanpa kebobolan.
"Apa yang terjadi di Seri A tidak lantas berpengaruh di Coppa Italia," tegas Pioli. "Coppa Italia adalah kompetisi yang berbeda sama sekali, dan ini final. Kami tidak boleh berpikir tentang kekalahan di dua pertemuan sebelumnya di Seri A. Kami pasti telah mengambil pelajaran dari kekalahan itu," imbuh Pioli.
Lazio berharap final Coppa Italia 2003/2004 terulang, saat mereka mengangkat trofi juara setelah mengalahkan Juventus dengan keunggulan agregat 4-2. Menang 2-0 di Stadio Olimpico, 17 Maret 2004, dan bermain imbang 2-2 di Stadio delle Alpi, Turin, 12 Mei 2004. (Baca juga: Preview Juventus vs Lazio: Sejarah Tak Dukung Si Nyonya Tua)
Sejauh ini Lazio telah mengumpulkan enam trofi yang direbut pada edisi 1958, 1998, 2000, 2004, 2009, dan 2013, sedangkan Juventus menjadi peraih gelar terbanyak (bersama AS Roma) dengan 9 trofi (1938, 1942, 1959, 1960, 1965, 1979, 1983, 1990, dan 1995).
Pemenang laga ini akan lolos ke babak penyisihan grup Liga Europa 2015/2016, kecuali jika mereka lolos ke Liga Champions melalui posisi di Seri A. Juventus telah memenangkan Seri A, dengan demikian, Lazio lolos otomatis sebagai wakil di Supercoppa Italiana 2015.
Skuat Juventus vs Lazio
Skuat Juventus: Buffon, Chiellini, Ogbonna, Pogba, Pepe, Tevez, Coman, Llorente, Barzagli, De Ceglie, Bonucci, Padoin, Pirlo, Asamoah, Vidal, Lichtsteiner, Sturaro, Storari, Matri, Evra, Rubinho, Pereyra, Marrone.
Skuat Lazio: Marchetti, Berisha, Strakosha; Basta, Braafheid, Cavanda, Ciani, Cana, Konko, Mauricio, de Vrij, Gentiletti, Novaretti, Radu, Pereirinha; Felipe Anderson, Biglia, Candreva, Cataldi, Ledesma, Lulic, Ederson, Mauri, Parolo, Onazi; Keita, Djordjevic, Klose, Perea
(sha)