Suruh Klub Bikin Turnamen, Sriwijaya FC Sebut PT Liga Konyol

Kamis, 21 Mei 2015 - 17:35 WIB
Suruh Klub Bikin Turnamen,...
Suruh Klub Bikin Turnamen, Sriwijaya FC Sebut PT Liga Konyol
A A A
PALEMBANG - Manajemen Sriwijaya FC menyebut usulan PT. Liga Indonesia (Liga) agar klub menggelar turnamen sendiri di masa jeda kompetisi adalah konyol. ''Kita (klub dari Sriwijaya FC) tidak akan menggelar turnamen seperti tawaran LI. Bagi kami itu sangat konyol, pastinya hanya menambah permasalahan baru saja,''kata Sekretaris PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Faisal Mursyid, Kamis (21/5).

Reaksi itu menyikapi pernyataan Corporate Secretary PT Liga Indonesia, Tigor Shalom Boboy bahwa Liga memberikan lampu hijau kepada tim-tim Indonesia Super League (ISL) untuk menggelar turnamen sendiri. Turnamen tersebut menjadi pengganti turnamen pramusim QNB Indonesia Champions Cup 2015 yang batal digelar.

''Memang benar kami (klub) sangat butuh turnamen untuk mengisi kekosongan jedah kompetisi agar tim bisa terjaga. Tetapi kerugian klub akan jauh lebih besar lagi belum gaji pemain dan sebagainya,''kritik Faisal.

Selain itu, Faisal menuturkan, kondisi sekarang pun banyak klub mengambil langkah aman membubarkan tim karena ketidak jelasan kompetisi. Tentunya membuat turnamen lagi, bukan solusi terbaik untuk menyelamatkan persepakbolaan Indonesia.

''Siapa pesertanya karena klub ada yang telah bubar! Lagian juga membuat turnamen bukan lagi solusi. Kepastian kompetisi menjadi pertanyaan klub, apakah QNB-League bisa bergulir. Bagaimana dengan sanksi FIFA, dan sebagainya itu yang menjadi pikiran kami bukan turnamen pra musim lagi,''ungkapnya.

Selain itu, manajemen SFC juga menuturkan telah mengalami kerugian sebesar Rp5 miliar dari tiga laga sia-sia QNB-League 2015. Malangnya Liga hanya mengganti kerugian pertandingan tandang (away) sesudah 17 April 2015.

Kompensasi dari Liga diberikan kepada klub sekitar 50 hingga 100 juta rupiah untuk setiap tim. Sedangkan Laskar Wong Kito hanya menjalani satu-satunya laga tandang kontra PSM Makassar pada tanggal 11 April 2015.

''Tentunya kita tidak mendapatkan ganti rugi itu hanya beberapa klub saja. Kami tidak mempersoalkan hal itu kami cukup mengerti saja. Walapun kita juga banyak sekali mengalami kerugian finansial,”pungkasnya.
(aww)
Berita Terkait
Tanpa Ampun, Sriwijaya...
Tanpa Ampun, Sriwijaya FC Gilas Persigrata 9-0
Sriwijaya Fc Inginkan...
Sriwijaya Fc Inginkan Kompetisi Liga Tetap Lanjut pada 2 Oktober
Piala Presiden 2024,...
Piala Presiden 2024, Warisan Jokowi Selamatkan Sepak Bola Nasional
Dukung Penghentian Liga...
Dukung Penghentian Liga 2, Manajer Sriwijaya FC: Itu Keputusan Bersama
Adhyaksa FC Pindah Homebase...
Adhyaksa FC Pindah Homebase ke Kalimantan Tengah, Buka Peluang Ganti Nama Jadi Kalteng FC
Pelatih Wajib Punya...
Pelatih Wajib Punya Lisensi AFC Pro, Arema Pastikan Joko Susilo Tetap Jadi Juru Taktik
Berita Terkini
Amerika Serikat Lolos...
Amerika Serikat Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026, Tantang Belgia Usai Tekuk Bosnia
13 menit yang lalu
Inggris vs Meksiko di...
Inggris vs Meksiko di 16 Besar Piala Dunia 2026, Tuchel Waspadai Tipisnya Oksigen Azteca
36 menit yang lalu
Indonesian Padel League...
Indonesian Padel League 2026 Dimulai Agustus, Kompetisi Padel Masuk Era Profesional
2 jam yang lalu
Penalti Menit Akhir...
Penalti Menit Akhir Belgia Paksa Senegal Angkat Koper
3 jam yang lalu
Setan Merah Comeback,...
Setan Merah Comeback, Laga Belgia vs Senegal Berlanjut ke Extra Time
4 jam yang lalu
Kontroversi VAR! Kane...
Kontroversi VAR! Kane Gagal Dapat Penalti, Alan Shearer Naik Pitam
6 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved