Inilah Curhat Frustrasi Young Guns Persebaya

Jum'at, 22 Mei 2015 - 03:03 WIB
Inilah Curhat Frustrasi...
Inilah Curhat Frustrasi Young Guns Persebaya
A A A
SURABAYA - Pembatalan turnamen pramusim QNB Indonesia Champions Cup 2015 yang digagas PT Liga Indonesia membuat mental pemain ambruk. Persebaya misalnya, sejak Kamis (21/5) terpaksa harus menyudahi program latihan.

Pelatih Persebaya, Ibnu Grahan mengatakan latihan sudah dihentikan sambil menunggu kelanjutan nasib kompetisi. "Terpaksa kita liburkan dulu mas, belum tahun kapan latihan lagi. Karena turnamen sudah pasti tidak ada. Semua kecewa, tapi inilah kondisi yang ada sekarang,''ujarnya

Sebelum memutuskan membubarkan latihan, Persebaya sendiri sebarnya sudah sempat tiga hari menjalani latihan bersama. Bahkan, sempat melakukan laga ujicoba melawan tim Porprov di Lapangan Brigif, Rabu (20/7) kemarin. Dalam laga uji coba itu, Persebaya menang telak 8-0. "Semangat pemain langsung hancur mendegar kabar turnamen dibatalkan,''ucap Ibnu

Akibat pencekalan turnamen oleh Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI)ini, aktivitas sepak bola di Indonesia lumpuh total. "Pengeluaran klub bisa membengkak, sementara pemasukan tidak ada. Para pemain terancam kehilangan pemasukan utamanya, kompetisi tidak boleh, turnamen juga dilarang," jelas mantan pemain Persebaya era 90 an ini.

Bahkan, menurut Ibnu, dampak dari kondisi ini bakal merambat pada penampilan Timnas Indonesia, "Kemampuan pemain tidak terasah. Mentalnya juga turun. Imbasnya Timnas pun sulit bersaing dengan negara-negara lain," jabar Ibnu.

Senada, young guns Persebaya mengaku kecewa dengan pembatalan turnamen pra musim yang seharusnya dilangsungkan akhir bulan Mei ini. Pembatalan ini dianggap benar-benar merusak semangat pemain untuk bertanding. "Saya dan pemain lain hanya ingin main bola dan bekerja. Kami bisa-bisa frustrasi. Apalagi saya baru pertama kali main di level profesional seperti saya,"keluhnya.

Sedangkan Fandi Eko Utomo mengaku tak habis pikir dengan fenomena yang terjadi di sepak bola Indonesia akhir-akhir ini. "Kalau kompetisi dilarang, turnamen juga dilarang, lantas kami harus main bola apa," protesnya
(aww)
Berita Terkait
Persebaya Lengkapi 6...
Persebaya Lengkapi 6 Pemain Asing, Bek Montenegro Jadi Rekrutan Teranyar
Persebaya Sambut Format...
Persebaya Sambut Format Anyar Liga 1, CEO: Penentuan Juara Makin Seru!
Ulang Tahun ke-93: Sejarah...
Ulang Tahun ke-93: Sejarah dan Kontroversi Perjalanan Persebaya
Bek Serbia Dusan Stevanovic...
Bek Serbia Dusan Stevanovic Tumbal Lawatan Persebaya ke Markas PSS Sleman
Jadwal Liga 1 Persebaya...
Jadwal Liga 1 Persebaya vs Borneo FC: Pesut Etam Kantongi Modal Tren Positif
Sho Yamamoto Buang Peluang...
Sho Yamamoto Buang Peluang Emas Persebaya, Begini Kata Aji Santoso
Berita Terkini
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
14 menit yang lalu
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
58 menit yang lalu
Ramalan Diego Maradona...
Ramalan Diego Maradona Jadi Kenyataan? Kritik Piala Dunia di Amerika Serikat Kembali Viral
1 jam yang lalu
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
1 jam yang lalu
Norwegia Tantang Brasil...
Norwegia Tantang Brasil di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
2 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved