Singo Edan Tak Ingin Sekadar Makan dan Tidur
Sabtu, 23 Mei 2015 - 17:33 WIB
Singo Edan Tak Ingin Sekadar Makan dan Tidur
A
A
A
SLEMAN - Arema Cronus menjadi satu-satunya klub asal Jawa Timur yang masih memiliki aktivitas setelah turnamen pra musim dibatalkan. Selain Arema, tiga klub QNB League lainnya yakni Persela Lamongan, Persegres Gresik United dan Persebaya Surabaya harus mendengkur lagi sambil menunggu kejelasan kompetisi.
Arema sudah memiliki sejumlah rencana setelah menjalani dua laga uji coba kontra Sleman Selection dan Persis Solo. Selain mencari klub untuk rekan uji tanding, rencananya Singo Edan juga terlibat dalam turnamen yang digagas Bali United Pusam, awal Juni mendatang.
"Kami ini hidup dari sepak bola. Pemain tidak ingin sekadar makan dan tidur tanpa ada aktivitas latihan dan pertandingan. Kalau menganggur justru akan stres. Saya senang manajemen Arema masih berupaya mempertahankan kehidupan tim ini," ucap Suharno, Pelatih Arema saat dihubungi jelang laga kontra Sleman Selection, Sabtu (23/5/2015).
Suharno tidak mempermasalahkan jenis turnamen yang diikuti anak didiknya. Selama itu positif, ia bakal mengizinkan Arema untuk tampil di tiap kesempatan.
"Disebut ujicoba, tarkam atau apalah, bagi saya sama sekali bukan masalah. Masih bisa berlatih dan bertanding saya rasa sudah sangat bagus, sebab banyak tim yang memutuskan bubar karena tak ada kegiatan," ungkapnya.
Manajemen Arema sendiri mengatakan bakal berupaya keras mengisi kekosongan kompetisi musim ini. Sejak saat ini mereka terus mencari lawan yang bisa diajak untuk melakoni pertandingan.
"Dari pada pemain mengikuti pertandingan tarkam sendiri-sendiri, lebih baik bertanding sebagai sebuah tim. Kami terus merencanakan pertandingan, baik uji coba maupun turnamen. Semoga Juni nanti ada turnamen, agar pemain bisa merasakan suasana kompetitif," jelas General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Terus berjalannya aktivitas tim memang membawa konsekuensi, terutama finansial ketika pemasukan tiket tidak ada dan pemasukan sponsor menurun. Tapi Ruddy mengatakan manajemen sudah berhitung dengan situasi tersebut.
Arema sudah memiliki sejumlah rencana setelah menjalani dua laga uji coba kontra Sleman Selection dan Persis Solo. Selain mencari klub untuk rekan uji tanding, rencananya Singo Edan juga terlibat dalam turnamen yang digagas Bali United Pusam, awal Juni mendatang.
"Kami ini hidup dari sepak bola. Pemain tidak ingin sekadar makan dan tidur tanpa ada aktivitas latihan dan pertandingan. Kalau menganggur justru akan stres. Saya senang manajemen Arema masih berupaya mempertahankan kehidupan tim ini," ucap Suharno, Pelatih Arema saat dihubungi jelang laga kontra Sleman Selection, Sabtu (23/5/2015).
Suharno tidak mempermasalahkan jenis turnamen yang diikuti anak didiknya. Selama itu positif, ia bakal mengizinkan Arema untuk tampil di tiap kesempatan.
"Disebut ujicoba, tarkam atau apalah, bagi saya sama sekali bukan masalah. Masih bisa berlatih dan bertanding saya rasa sudah sangat bagus, sebab banyak tim yang memutuskan bubar karena tak ada kegiatan," ungkapnya.
Manajemen Arema sendiri mengatakan bakal berupaya keras mengisi kekosongan kompetisi musim ini. Sejak saat ini mereka terus mencari lawan yang bisa diajak untuk melakoni pertandingan.
"Dari pada pemain mengikuti pertandingan tarkam sendiri-sendiri, lebih baik bertanding sebagai sebuah tim. Kami terus merencanakan pertandingan, baik uji coba maupun turnamen. Semoga Juni nanti ada turnamen, agar pemain bisa merasakan suasana kompetitif," jelas General Manager Arema, Ruddy Widodo.
Terus berjalannya aktivitas tim memang membawa konsekuensi, terutama finansial ketika pemasukan tiket tidak ada dan pemasukan sponsor menurun. Tapi Ruddy mengatakan manajemen sudah berhitung dengan situasi tersebut.
(bep)