Korban Kekerasan Ingin Solo Tetap Bisa Bela Timnas AS

Senin, 08 Juni 2015 - 11:28 WIB
Korban Kekerasan Ingin...
Korban Kekerasan Ingin Solo Tetap Bisa Bela Timnas AS
A A A
MIAMI - Penjaga gawang tim nasional wanita Amerika Serikat (AS) Hope Solo terbukti bersalah dipersidangan dalam kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kendati demikian Korbann kekerasan Solo, Teresa Obert ingin kakaknya untuk tetap bisa gabung dengan Timnas Wanita Amerika Serikat.

Teresa mengatakan dia tidak ingin Timnas USA menendang Solo dari tim dia hanya ingin untuk "mengatakan kebenaran" tentang apa yang sebenarnya terjadi pada malam kejadian.

"Aku masih ingin Solo tetap bisa bermain sepak bola. Saya hanya ingin dia minta maaf dan menunjukkan beberapa akuntabilitas untuk menyebarkan kebohongan di seluruh dunia tentang anak saya." tutur Teresa seperti dilansir TMZ, Senin (8/6).

Solo diduga melakukan serangan fisik terhadap keponakannya yang berusia 17 tahun dan adiknya di rumah mereka di Kirkland, Washington, musim panas lalu namun dirinya tak mengakui. Adik Solo Teresa Obert menegaskan Solo Berbohong ketika dia mengklaim dia adalah korban

"Dia membanting kepala saya beberapa kali beton, meninju saya berulang kali ketika saya menariknya dari dia," kata Teresa.

"Kami mencoba untuk kabur, tapi dia terus datang kembali ke rumah. Dia mengubah cerita di pengadilan"

Solo, 33 tahun, didakwa dengan dua tuduhan tingkat 4 kekerasan dalam rumah tangga terhadap keponakan dan adiknya dalam sebuah pertemuan keluarga, 21 Juni silam. Lambo yakin ada penyerangan terhadap korban.

Dalam laporannya ke pihak kepolisian, keponakan Solo menyatakan Solo datang dalam keadaan marah lalu keduanya terlibat baku hantam setelah saling adu mulut karena dia memanggilnya gendut dan gila.

Menurut dokumen pengadilan, saat ibu keponakan Solo berusaha memisahkan perkelahian itu, Solo justru meninju wajahnya. Sang keponakan lalu menghantamkan sapu ke kepala Solo dan mengarahkan senjata BB (senapan angin laras pendek) yang rusak ke wajahnya seraya mengusir Solo. Pengacara Solo Todd Maybrown mengatakan Solo adalah korban dalam perkelahian.

Solo merupakan kiper legendaris timnas wanita AS. Dia tampil 159 kali sejak 2000, memenangi dua medali emas, Olimpiade Beijing 2008 dan London 2012. Saat ini dia bermain untuk klub National Women's Soccer League Seattle Reign, yang berbasis di Seattle, Washington.
(wbs)
Berita Terkait
Rans Prestige Sportainment...
Rans Prestige Sportainment Dukung Kemajuan Olahraga Nasional
Momen Keseruan Spektakuler...
Momen Keseruan Spektakuler Acara Merah Meriah Sportainment
Sekda DKI: Formula E...
Sekda DKI: Formula E Hadir sebagai Green Sportainment
Kisah Rodman saat Berkunjung...
Kisah Rodman saat Berkunjung ke Korut: Dari Karpet Merah hingga Sambutan Meriah
Gara-Gara Video Panas,...
Gara-Gara Video Panas, Lavezzi Merasa Diperas
Atlet Rusia Pernah Ditawari...
Atlet Rusia Pernah Ditawari Rp2,9 miliar untuk Berkencan dengan Pria Hidung Belang
Berita Terkini
Kejutan, Spanyol Ditahan...
Kejutan, Spanyol Ditahan Imbang Cape Verde di Laga Perdana Piala Dunia 2026
45 menit yang lalu
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
1 jam yang lalu
10 Pertandingan Terbaik...
10 Pertandingan Terbaik dalam Sejarah Piala Dunia: Ada Tangan Tuhan Maradona hingga Magis Messi
3 jam yang lalu
Spanyol vs Cape Verde:...
Spanyol vs Cape Verde: La Roja di Ambang Pesta Gol
4 jam yang lalu
Ceferin Bilang Piala...
Ceferin Bilang Piala Dunia 2026 Tak Menarik, 13 Negara Murka
5 jam yang lalu
Atletik Indonesia Bersinar...
Atletik Indonesia Bersinar di Filipina, Emilia Nova Sumbang Emas dan 2 Perak untuk Merah Putih
5 jam yang lalu
Infografis
13 Rudal dan Drone Iran...
13 Rudal dan Drone Iran yang Bisa Hancurkan Pangkalan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved