Hadapi Singapura, Timnas U-23 Hanya Perlu Kekuatan Mental
Rabu, 10 Juni 2015 - 11:51 WIB
Hadapi Singapura, Timnas U-23 Hanya Perlu Kekuatan Mental
A
A
A
SINGAPURA - Hanya satu pertandingan lagi Timnas U-23 bakal menjejakkan kakinya di semifinal SEA Games 2015. Namun bertemu dengan tuan rumah, Singapura bukanlah pekerjaan mudah. Karenanya, pelatih Aji Santoso menegaskan anak asuhnya hanya perlu kekuatan mental.
Ivan Dimas cs baru saja menuai hasil sempurna usai mengandaskan perlawanan Filipina 2-0. Itu merupakan kemenangan kedua setelah sebelumnya sukses menggebuk Kamboja 6-1.
Torehan enam angka atau sama dengan yang diperoleh Singapura akan membuat laga penentu langkah ke empat besar yang akan berlangsung Kamis (11/6/2015), menjadi laga hidup mati. (Baca juga : Lumat Filipina, Indonesia Tatap Semifinal). Garuda Muda tidak mempunyai pilihan lain, yakni meraup tiga angka untuk tetap menjaga asa, walau hanya skor imbang langkah tetap terbuka. Inilah yang bakal menjadi perang di lapangan dipastikan akan berlangsung sengit dan panas.
Faktor mental akan menjadi penentu pemenang. Jika melihat teknik dan kualitas, permainan Timnas U-23 dengan Singapura berimbang. Namun dengan dukungan penonton tuan rumah dan kekhawatiran soal non-teknis harus mampu diatasi Indonesia.
Aji pun mengaku sudah menyiapkan strategi soal perang mental ini. "Tekanan bagi kami maupun Singapura sama pada pertandingan itu, meski selisih gol kita lebih baik, tapi yang pasti pertandingan harus diselesaikan dengan kemenangan," ucap Aji, Rabu (10/6/2015).
Kesiapan lainnya yang ditunjukkan Tim Merah Putih dengan mengistirahatkan sejumlah pemain saat kontra Filipina. Itu semata-mata untuk menjaga kebugaran guna melakoni laga penting.
"Kami akan fokus dan pemain sudah dipersiapkan, termasuk mengistirahatkan beberapa pemain kunci pada laga lawan Filipina. Besok kami akan tampil dengan kekuatan penuh," pungkas Aji.
Ivan Dimas cs baru saja menuai hasil sempurna usai mengandaskan perlawanan Filipina 2-0. Itu merupakan kemenangan kedua setelah sebelumnya sukses menggebuk Kamboja 6-1.
Torehan enam angka atau sama dengan yang diperoleh Singapura akan membuat laga penentu langkah ke empat besar yang akan berlangsung Kamis (11/6/2015), menjadi laga hidup mati. (Baca juga : Lumat Filipina, Indonesia Tatap Semifinal). Garuda Muda tidak mempunyai pilihan lain, yakni meraup tiga angka untuk tetap menjaga asa, walau hanya skor imbang langkah tetap terbuka. Inilah yang bakal menjadi perang di lapangan dipastikan akan berlangsung sengit dan panas.
Faktor mental akan menjadi penentu pemenang. Jika melihat teknik dan kualitas, permainan Timnas U-23 dengan Singapura berimbang. Namun dengan dukungan penonton tuan rumah dan kekhawatiran soal non-teknis harus mampu diatasi Indonesia.
Aji pun mengaku sudah menyiapkan strategi soal perang mental ini. "Tekanan bagi kami maupun Singapura sama pada pertandingan itu, meski selisih gol kita lebih baik, tapi yang pasti pertandingan harus diselesaikan dengan kemenangan," ucap Aji, Rabu (10/6/2015).
Kesiapan lainnya yang ditunjukkan Tim Merah Putih dengan mengistirahatkan sejumlah pemain saat kontra Filipina. Itu semata-mata untuk menjaga kebugaran guna melakoni laga penting.
"Kami akan fokus dan pemain sudah dipersiapkan, termasuk mengistirahatkan beberapa pemain kunci pada laga lawan Filipina. Besok kami akan tampil dengan kekuatan penuh," pungkas Aji.
(bbk)