Pulang dengan Tangan Kosong, PSSI Minta Maaf
Senin, 15 Juni 2015 - 16:29 WIB
Pulang dengan Tangan Kosong, PSSI Minta Maaf
A
A
A
KALLANG - Timnas Indonesia U-23 gagal total di gelaran SEA Games 2015 usai digebuk Vietnam dengan skor telak 0-5, Senin (15/6/2015). Gagal membawa pulang medali membuat Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) meminta maaf pada seluruh masyarakat Tanah Air.
Timnas yang tersingkir di semifinal cabang sepak bola SEA Games dari Thailand dengan skor 0-5, kembali dipermalukan dalam perebutan tempat ketiga. Pasukan Aji Santoso digebuk dengan skor yang besar di National Stadium, Kallang, Singapura, sehingga gagal membawa pulang medali perunggu sekalipun. (Baca Juga: Dibantai Vietnam, Timnas U-23 Pulang Tanpa Medali)
Catatan tersebut adalah yang terburuk didapat Timnas U-23 dalam tiga edisi terakhir gelaran SEA Games. Pasalnya pada 2010 dan 2013, Garuda Muda selalu berhasil membawa pulang medali perak.
Tak ayal, PSSI yang kini statusnya tengah nonaktif akibat pembekuan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), langsung meminta maaf pada segenap masyakarat Indonesia. Melalui akun Twitter resminya, @PSSI_FAI, induk organisasi sepak bola itu juga menjanjikan evaluasi lewat tim High Performance Unit.
"Mohon maaf belum buat yg terbaik. Betapa pun SF tidaklah buruk. Evaluasi total segera dilakukan High Performance Unit," kicau PSSI.
Sepak bola Indonesia memang sedang dalam sorotan belakangan ini. Kisruh yang terjadi antara PSSI dan Menpora banyak dinilai telah mengganggu konsentrasi bertanding pemain Timnas di ajang SEA Games kali ini.
Timnas yang tersingkir di semifinal cabang sepak bola SEA Games dari Thailand dengan skor 0-5, kembali dipermalukan dalam perebutan tempat ketiga. Pasukan Aji Santoso digebuk dengan skor yang besar di National Stadium, Kallang, Singapura, sehingga gagal membawa pulang medali perunggu sekalipun. (Baca Juga: Dibantai Vietnam, Timnas U-23 Pulang Tanpa Medali)
Catatan tersebut adalah yang terburuk didapat Timnas U-23 dalam tiga edisi terakhir gelaran SEA Games. Pasalnya pada 2010 dan 2013, Garuda Muda selalu berhasil membawa pulang medali perak.
Tak ayal, PSSI yang kini statusnya tengah nonaktif akibat pembekuan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora), langsung meminta maaf pada segenap masyakarat Indonesia. Melalui akun Twitter resminya, @PSSI_FAI, induk organisasi sepak bola itu juga menjanjikan evaluasi lewat tim High Performance Unit.
"Mohon maaf belum buat yg terbaik. Betapa pun SF tidaklah buruk. Evaluasi total segera dilakukan High Performance Unit," kicau PSSI.
Sepak bola Indonesia memang sedang dalam sorotan belakangan ini. Kisruh yang terjadi antara PSSI dan Menpora banyak dinilai telah mengganggu konsentrasi bertanding pemain Timnas di ajang SEA Games kali ini.
(bbk)