Terungkap, Ini Alasan Neymar Dihukum Berat
Minggu, 21 Juni 2015 - 17:19 WIB
Terungkap, Ini Alasan Neymar Dihukum Berat
A
A
A
SANTIAGO - Terungkap, alasan kenapa Penyerang Brazil, Neymar dihukum berat yakni larangan bermain empat laga di ajang Copa America 2015, buntut dari kartu merah yang diterima saat menghadapi Kolumbia di babak penyisihan Grup C yang berakhir dengan kekalahan Selecao -julukan Brazil- 0-1. Bintang klub Barcelona berusia 23 tahun itu mendapat kartu merah akibat terlibat keributan dengan para pemain Kolumbia sesudah wasit meniup peluit tanda laga berakhir.
(Baca Lengkap Berita Copa America di Sini)
Sebelumnya Neymar sudah mendapat hukuman otomatis terkait kartu merah, berupa sekali larangan bertanding, yang membuatnya tak bisa memperkuat Brasil dalam pertandingan terakhir grup melawan Venezuela. Tetapi Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan yang membahas kasus itu menjatuhkan hukuman lima kali larangan bertanding, yang berarti ia tak boleh tampil dalam seluruh pertandingan sisa di Copa America 2015.
Hukuman ini ternyata bukan hanya karena perbuatan Neymar, menendang bola ke arah pemain Kolumbia, Pablo Armero sebagai luapan kekesalan atas kekalahan timnya sesudah wasit meniup peluit terakhir. Ditambah pemain yang punya gaya rambut mohawk itu menanduk seorang pemain yang tidak suka dengan sikapnya. Pemain Kolumbia, Carlos Bacca, juga mendapat kartu merah, dan dijatuhi hukuman dua kali larangan bertanding.
Tidak hanya soal itu, Neymar ternyata juga sempat menghina wasit asal Chile, Enrique Osse yang memimpin pertandingan Brazil kontra Kolombia saat menuju ruang ganti pemain. 'Anda ingin membuat diri terkenal dari saya, Anda adalah putra pelacur'. Kata Neymar kepada wasit sesudah laga usai di terowongan menuju ruang ganti pemain. "Dia sedang menunggu saya dan kemudian mengeluarkan pernyataan dengan nada menghina dan memanggil saya anak dari pelacur," laporan official pertandingan pada situs resmi, Minggu (21/6/2015).
Anggota Komite Disiplin CONMEBOL, Aberto Lozada menambahkan hukuman Neymar menjadi berat karena ia sudah merencanakan menghina wasit. "Berdasarkan laporan dikatakan bahwa tindakan sang pemain sudah direncanakan, Ia (Neymar) menunggu wasit di terowongan dan kemudian menghinanya. Hukuman yang Neymar alami bisa saja jauh lebih berat," tandasnya.
(Baca Lengkap Berita Copa America di Sini)
Sebelumnya Neymar sudah mendapat hukuman otomatis terkait kartu merah, berupa sekali larangan bertanding, yang membuatnya tak bisa memperkuat Brasil dalam pertandingan terakhir grup melawan Venezuela. Tetapi Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan yang membahas kasus itu menjatuhkan hukuman lima kali larangan bertanding, yang berarti ia tak boleh tampil dalam seluruh pertandingan sisa di Copa America 2015.
Hukuman ini ternyata bukan hanya karena perbuatan Neymar, menendang bola ke arah pemain Kolumbia, Pablo Armero sebagai luapan kekesalan atas kekalahan timnya sesudah wasit meniup peluit terakhir. Ditambah pemain yang punya gaya rambut mohawk itu menanduk seorang pemain yang tidak suka dengan sikapnya. Pemain Kolumbia, Carlos Bacca, juga mendapat kartu merah, dan dijatuhi hukuman dua kali larangan bertanding.
Tidak hanya soal itu, Neymar ternyata juga sempat menghina wasit asal Chile, Enrique Osse yang memimpin pertandingan Brazil kontra Kolombia saat menuju ruang ganti pemain. 'Anda ingin membuat diri terkenal dari saya, Anda adalah putra pelacur'. Kata Neymar kepada wasit sesudah laga usai di terowongan menuju ruang ganti pemain. "Dia sedang menunggu saya dan kemudian mengeluarkan pernyataan dengan nada menghina dan memanggil saya anak dari pelacur," laporan official pertandingan pada situs resmi, Minggu (21/6/2015).
Anggota Komite Disiplin CONMEBOL, Aberto Lozada menambahkan hukuman Neymar menjadi berat karena ia sudah merencanakan menghina wasit. "Berdasarkan laporan dikatakan bahwa tindakan sang pemain sudah direncanakan, Ia (Neymar) menunggu wasit di terowongan dan kemudian menghinanya. Hukuman yang Neymar alami bisa saja jauh lebih berat," tandasnya.
(akr)