Bouchard Isyaratkan Depak Pelatih Usai Tersingkir di Babak Pertama
Rabu, 01 Juli 2015 - 11:33 WIB
Bouchard Isyaratkan Depak Pelatih Usai Tersingkir di Babak Pertama
A
A
A
LONDON - Petenis cantik asal Kanada, Eugenie Bouchard bermaksud mengganti pelatih setelah gagal di babak pertama Grand Slam Wimbledon 2015. Petenis peringkat 11 dunia dipulangkan petenis nonunggulan asal China, Duan Ying Ying.
Melakoni babak pertama Wimbledon kontra petenis peringkat 117 dunia, Bouchard tentu lebih diunggulkan. Kendati demikian, nyatanya finalis Wimbledon 2014 itu justru tersingkir setelah kalah 6-7 (3/7), 4-6 pada pertandingan yang digelar di lapangan 1 All England Lawn Tennis and Croquet Club, Rabu (1/7/2015).
Bagi Bouchard, ini bukan hanya sebuah kekalahan menohok di ajang sekaliber Wimbledon. Namun kekalahan tersebut menegaskan rekor buruk permainannya dalam beberapa pertandingan terakhir. Pasalnya, ini merupakan kekalahan ke-12 dari 14 pertandingan terakhirnya, dan akan membuatnya terlempar dari 20 besar peringkat dunia.
Petenis 21 tahun mengakui dirinya bermain menentang saran medis setelah menderita robek otot perut tingkat dua di Eastbourne pekan lalu. "Mungkin akan menjadi langkah cerdas untuk tidak bermain di sini, namun saya tidak dapat melewatkan Wimbledon. Maka saya melakukan persiapan minimal untuk mengamankan diri saya untuk pertandingan," kata Bouchard, dikutip Reuters, Rabu (1/7/2015).
Namun di luar hal itu, Bouchard mengirim sinyal akan mengganti pelatihnya, Sam Sumyk, yang gagal mengeluarkan dia dari kekalahan ke-12 dalam 14 pertandingan terakhirnya. "Mungkin itu harus segera," kata Bouchard saat ditanya apakah dia akan mengganti pelatihnya. (Baca juga : Hasil Lengkap Babak Pertama Wimbledon Putri)
Melakoni babak pertama Wimbledon kontra petenis peringkat 117 dunia, Bouchard tentu lebih diunggulkan. Kendati demikian, nyatanya finalis Wimbledon 2014 itu justru tersingkir setelah kalah 6-7 (3/7), 4-6 pada pertandingan yang digelar di lapangan 1 All England Lawn Tennis and Croquet Club, Rabu (1/7/2015).
Bagi Bouchard, ini bukan hanya sebuah kekalahan menohok di ajang sekaliber Wimbledon. Namun kekalahan tersebut menegaskan rekor buruk permainannya dalam beberapa pertandingan terakhir. Pasalnya, ini merupakan kekalahan ke-12 dari 14 pertandingan terakhirnya, dan akan membuatnya terlempar dari 20 besar peringkat dunia.
Petenis 21 tahun mengakui dirinya bermain menentang saran medis setelah menderita robek otot perut tingkat dua di Eastbourne pekan lalu. "Mungkin akan menjadi langkah cerdas untuk tidak bermain di sini, namun saya tidak dapat melewatkan Wimbledon. Maka saya melakukan persiapan minimal untuk mengamankan diri saya untuk pertandingan," kata Bouchard, dikutip Reuters, Rabu (1/7/2015).
Namun di luar hal itu, Bouchard mengirim sinyal akan mengganti pelatihnya, Sam Sumyk, yang gagal mengeluarkan dia dari kekalahan ke-12 dalam 14 pertandingan terakhirnya. "Mungkin itu harus segera," kata Bouchard saat ditanya apakah dia akan mengganti pelatihnya. (Baca juga : Hasil Lengkap Babak Pertama Wimbledon Putri)
(aww)