PSS Sleman Asah Taktik Penakluk Klub Jatim
Senin, 27 Juli 2015 - 11:47 WIB
PSS Sleman Asah Taktik Penakluk Klub Jatim
A
A
A
SLEMAN - Pelatih PSS Sleman Didik Listyantara langsung memacu performa Nova Arianto dan kawan-kawan dengan materi taktik. Dengan materi pemain berpengalaman, skuat Super Elang Jawa ingin tampil impresif di Turnamen Piala Kemerdekaan.
Skill dan kemampuan skuat yang dimiliki para pemain dinilai mantan arsitek Persiba Bantul tersebut tinggal dipoles sedikit untuk membangun kerjasama yang dibutuhkan dalam sebuah tim sepak bola.
"Kita langsung taktik dan strategi. Waktu untuk persiapannya hanya pendek, rencana awal Agustus sudah kick off. Sudah tidak ada waktu lagi, kita fokus ke strategi," tandas pelatiah yang baru saja meningkatkan lisensinya dari A Nasional ke C AFC tersebut.
Dari materi yang ada, saat ini Didik mengaku sedang mencoba untuk menyusun strategi terutama dari formasi yang akan diterapkan. Hal itu diklaim selain harus melalui proses pengamatan pemain selama latihan serta proses komunikasi dengan para pemain. Persoalan lain yang juga menjadi perhatian pelatih asal Sragen, Jawa Tengah tersebut adalah, rival yang harus dihadapi.
Tergabung dalam Grup D yang dihuni klub-klub sepak bola asal Jawa Timur, Didik menilai hal itu juga menjadi perhatian tersendiri. "Jawa Timur biasanya model permainannya keras. Ini harus kita siasati dengan strategi yang baik. Kalau formasi masih belum tahu ini kita lihat dulu latihan beberapa hari ke depan," tandasnya.
Persoalan lain yang menjadi perhatiannya adalah model permainan home tournament sehingga PSS Sleman tidak akan bisa mendapatkan atmosfer euforia secara penuh dari suporter pendukungnya. Tergabung di Grup D bersama Persepam Madura, Madiun Putra, Persekap Pasuran, Persatu Tuban dan Persebo Bondowoso, babak penyisihan yang dilakoni PSS Sleman akan berlangsung di Jawa Timur.
Didik memastikan anak asuhnya akan tampil habis-habisan pada laga penyisihan meski harus bemain di luar kandang. Hal itu mengingat, manajemen tim sejak awal pembentukan skuat dan memastikan keikutsertaan di turnamen tersebut tidak hanya ingin tampil sebagai penggembira.
Dengan materi pemain yang diincar dan saat ini sudah dilabuhkan, PSS Sleman tetap menargetkan mampu mencapai hasil yang optimal pada turnamen kali ini. "Kita bukan penggembira, harus tampil maksimal,"pungkasnya.
Skill dan kemampuan skuat yang dimiliki para pemain dinilai mantan arsitek Persiba Bantul tersebut tinggal dipoles sedikit untuk membangun kerjasama yang dibutuhkan dalam sebuah tim sepak bola.
"Kita langsung taktik dan strategi. Waktu untuk persiapannya hanya pendek, rencana awal Agustus sudah kick off. Sudah tidak ada waktu lagi, kita fokus ke strategi," tandas pelatiah yang baru saja meningkatkan lisensinya dari A Nasional ke C AFC tersebut.
Dari materi yang ada, saat ini Didik mengaku sedang mencoba untuk menyusun strategi terutama dari formasi yang akan diterapkan. Hal itu diklaim selain harus melalui proses pengamatan pemain selama latihan serta proses komunikasi dengan para pemain. Persoalan lain yang juga menjadi perhatian pelatih asal Sragen, Jawa Tengah tersebut adalah, rival yang harus dihadapi.
Tergabung dalam Grup D yang dihuni klub-klub sepak bola asal Jawa Timur, Didik menilai hal itu juga menjadi perhatian tersendiri. "Jawa Timur biasanya model permainannya keras. Ini harus kita siasati dengan strategi yang baik. Kalau formasi masih belum tahu ini kita lihat dulu latihan beberapa hari ke depan," tandasnya.
Persoalan lain yang menjadi perhatiannya adalah model permainan home tournament sehingga PSS Sleman tidak akan bisa mendapatkan atmosfer euforia secara penuh dari suporter pendukungnya. Tergabung di Grup D bersama Persepam Madura, Madiun Putra, Persekap Pasuran, Persatu Tuban dan Persebo Bondowoso, babak penyisihan yang dilakoni PSS Sleman akan berlangsung di Jawa Timur.
Didik memastikan anak asuhnya akan tampil habis-habisan pada laga penyisihan meski harus bemain di luar kandang. Hal itu mengingat, manajemen tim sejak awal pembentukan skuat dan memastikan keikutsertaan di turnamen tersebut tidak hanya ingin tampil sebagai penggembira.
Dengan materi pemain yang diincar dan saat ini sudah dilabuhkan, PSS Sleman tetap menargetkan mampu mencapai hasil yang optimal pada turnamen kali ini. "Kita bukan penggembira, harus tampil maksimal,"pungkasnya.
(aww)