Surat Menpora Bikin Geram Persib Bandung
Minggu, 09 Agustus 2015 - 22:40 WIB
Surat Menpora Bikin Geram Persib Bandung
A
A
A
BANDUNG - Kebijakan Menpora Imam Nahrawi kembali memancing kegeraman Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar. Kali ini, Umuh geram terhadap tindakan Menpora yang mengeluarkan surat untuk meminta kepada pihak kepolisian agar tidak mengeluarkan izin penyelenggaraan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015/2016 yang rencananya digulirkan Oktober 2015.
Umuh menegaskan, keputusan yang diambil Menpora tentunya merugikan banyak pihak. Untuk itu pihaknya pun berencana untuk melakukan komunikasi untuk mengajak seluruh perwakilan klub yang terdaftar dalam kompetisi ISL mengenai nasib persepakbolaan Indonesia.
"Nanti saya akan coba berunding, meminta pendapat kepada klub-klub di bawah naungan PSSI harus seperti apa kita demi perbaikan dunia sepak bola di Indonesia ini. Kalau begini terus kan bisa-bisa sepak bola di Tanah Air ini mati,"tegas Umuh.
Kekecewaan juga tentunya dirasakan pemain. Pemain senior Firman Utina contohnya. Ia siap untuk melakukan protes jika kondisi persepak bolaan nasional masih seperti sekarang. Dia berharap, Menpora Imam Nahrawi mencabut surat tersebut. Dan terbuka hatinya untuk kemajuan sepak bola di Indonesia yang sekarang Firman menilai prestasinya sudah mulai terpuruk.
"Jelas dengan surat yang dikeluarkan Menpora mencederai dan merugikan. Selain hiburan favorit masyarakat, kami juga kan pemain mencari kehidupan melalui olahraga sepak bola ini,"ujarnya.
Bahkan kata Firman, Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) pun telah mendatangi pihak Menpora juga PSSI untuk menanyakan nasib mereka.
"APPI sudah coba mendatangi Menpora dan juga ke PSSI, berharap untuk segera mencabut sanksi itu. Jalankan pertandingan, bilamana ada kekeliruan yang terjadi PSSI maka segera diselesaikan," katanya.
Umuh menegaskan, keputusan yang diambil Menpora tentunya merugikan banyak pihak. Untuk itu pihaknya pun berencana untuk melakukan komunikasi untuk mengajak seluruh perwakilan klub yang terdaftar dalam kompetisi ISL mengenai nasib persepakbolaan Indonesia.
"Nanti saya akan coba berunding, meminta pendapat kepada klub-klub di bawah naungan PSSI harus seperti apa kita demi perbaikan dunia sepak bola di Indonesia ini. Kalau begini terus kan bisa-bisa sepak bola di Tanah Air ini mati,"tegas Umuh.
Kekecewaan juga tentunya dirasakan pemain. Pemain senior Firman Utina contohnya. Ia siap untuk melakukan protes jika kondisi persepak bolaan nasional masih seperti sekarang. Dia berharap, Menpora Imam Nahrawi mencabut surat tersebut. Dan terbuka hatinya untuk kemajuan sepak bola di Indonesia yang sekarang Firman menilai prestasinya sudah mulai terpuruk.
"Jelas dengan surat yang dikeluarkan Menpora mencederai dan merugikan. Selain hiburan favorit masyarakat, kami juga kan pemain mencari kehidupan melalui olahraga sepak bola ini,"ujarnya.
Bahkan kata Firman, Asosiasi Pesepak bola Profesional Indonesia (APPI) pun telah mendatangi pihak Menpora juga PSSI untuk menanyakan nasib mereka.
"APPI sudah coba mendatangi Menpora dan juga ke PSSI, berharap untuk segera mencabut sanksi itu. Jalankan pertandingan, bilamana ada kekeliruan yang terjadi PSSI maka segera diselesaikan," katanya.
(aww)