Performa Tak Istimewa, Arema Puas Bungkam Persib
Selasa, 11 Agustus 2015 - 22:49 WIB
Performa Tak Istimewa, Arema Puas Bungkam Persib
A
A
A
MALANG - Kemenangan sepertinya sudah menjadi menu wajib bagi Arema Cronus di laga memperingati ulang tahun ke-28 kontra Persib Bandung, Selasa (11/8) malam. Tak ingin hari spesialnya ternoda, Singo Edan sukses memenangi laga 1-0 lewat aksi Samsul Arif.
Bagi Persib yang berstatus bintang tamu, kekalahan tersebut tak lantas membuat tertunduk malu. Melihat performa tim berjuluk Maung Bandung, mereka pantas meninggalkan Stadion Kanjuruhan dengan kepala tegak. Laga bermutu telah berhasil dipertontonkan. (Baca juga:Kemenangan Atas Persib Kado Sempurna Hut Arema)
Persib sendiri memang tidak mengincar kemenangan sebagai tujuan mutlak di pertandingan tersebut. Walau belum tampil dengan sentuhan terbaiknya, anak-anak Bandung menunjukkan bahwa mereka selalu menjadi lawan yang tidak mudah bagi Singo Edan.
"Pertandingan yang berkualitas dan menghibur. Kami sudah menunjukkan permainan terbaik dan hasil kalah atau menang bukan sebuah persoalan bagi kami. Tentu saja masih ada banyak kekurangan karena persiapan juga relatif mendadak," cetus Djadjang Nurjaman, Pelatih Persib Bandung.
Sentuhan akhir Persib menjadi problem yang cukup menonjol mengingat mereka telah melakukan segalanya di lapangan. Bermain terbuka, agresif, serta tak lelah memberikan tekanan, belum mampu memecah kebuntuan dan rapatnya benteng pertahanan Arema.
Djanur, sapaan Djadjang Nurjaman, memberikan apresiasi pada upaya tim asuhannya yang memberikan performa maksimal. "Tim sudah bermain dengan sepenuh hati untuk memberikan hiburan berkualitas. Saya rasa Arema dan Persib selalu bermain dalam level tinggi, apa pun kondisinya," tambah Djanur.
Ketua Umum Persib Umuh Muchtar juga menilai pertandingan di Kanjuruhan begitu enak untuk dinikmati dan merupakan pertemuan dua klub besar di Indonesia. "Kami senang diundang untuk merayakan ulang tahun Arema. Semoga masyarakat Malang menikmatinya. Selamat ulang tahun ke-28 untuk Arema," demikian Umuh.
Sementara, Pelatih Arema Suharno puas telah memberikan kado manis berupa kemenangan atas Persib Bandung. Walau di laga tersebut performa Arema tidak terlalu istimewa, menurutnya yang terpenting Aremania terhibur dengan pertandingan di Kanjuruhan.
"Kami bermain tidak dalam kondisi sempurna karena ada yang cedera, tapi alhamdulillah bisa memberikan kemenangan di ulang tahun Arema ke-28. Seperti saya prediksi sebelumnya, pertandingan Arema lawan Persib selalu ketat dan sangat menarik," tutur pelatih berusia 55 tahun ini.
Suharno juga mengakui pada babak kedua timnya mengalami penurunan karena kondisi fisik yang kurang prima. Arif Suyono dan Ahmad Bustomi, dua pemain sentral di laga tersebut, harus mengakhiri pertandingan di awal paruh kedua dan ditandu keluar karena cedera.
"Terima kasih kepada Persib Bandung yang telah memberikan permainan istimewa malam ini. Pertandingan berjalan bagus dan nyaris tak terasa bahwa ini pertandingan persahabatan. Semua pemain di kedua tim telah memberikan yang terbaik," imbuh Suharno.
Bagi Persib yang berstatus bintang tamu, kekalahan tersebut tak lantas membuat tertunduk malu. Melihat performa tim berjuluk Maung Bandung, mereka pantas meninggalkan Stadion Kanjuruhan dengan kepala tegak. Laga bermutu telah berhasil dipertontonkan. (Baca juga:Kemenangan Atas Persib Kado Sempurna Hut Arema)
Persib sendiri memang tidak mengincar kemenangan sebagai tujuan mutlak di pertandingan tersebut. Walau belum tampil dengan sentuhan terbaiknya, anak-anak Bandung menunjukkan bahwa mereka selalu menjadi lawan yang tidak mudah bagi Singo Edan.
"Pertandingan yang berkualitas dan menghibur. Kami sudah menunjukkan permainan terbaik dan hasil kalah atau menang bukan sebuah persoalan bagi kami. Tentu saja masih ada banyak kekurangan karena persiapan juga relatif mendadak," cetus Djadjang Nurjaman, Pelatih Persib Bandung.
Sentuhan akhir Persib menjadi problem yang cukup menonjol mengingat mereka telah melakukan segalanya di lapangan. Bermain terbuka, agresif, serta tak lelah memberikan tekanan, belum mampu memecah kebuntuan dan rapatnya benteng pertahanan Arema.
Djanur, sapaan Djadjang Nurjaman, memberikan apresiasi pada upaya tim asuhannya yang memberikan performa maksimal. "Tim sudah bermain dengan sepenuh hati untuk memberikan hiburan berkualitas. Saya rasa Arema dan Persib selalu bermain dalam level tinggi, apa pun kondisinya," tambah Djanur.
Ketua Umum Persib Umuh Muchtar juga menilai pertandingan di Kanjuruhan begitu enak untuk dinikmati dan merupakan pertemuan dua klub besar di Indonesia. "Kami senang diundang untuk merayakan ulang tahun Arema. Semoga masyarakat Malang menikmatinya. Selamat ulang tahun ke-28 untuk Arema," demikian Umuh.
Sementara, Pelatih Arema Suharno puas telah memberikan kado manis berupa kemenangan atas Persib Bandung. Walau di laga tersebut performa Arema tidak terlalu istimewa, menurutnya yang terpenting Aremania terhibur dengan pertandingan di Kanjuruhan.
"Kami bermain tidak dalam kondisi sempurna karena ada yang cedera, tapi alhamdulillah bisa memberikan kemenangan di ulang tahun Arema ke-28. Seperti saya prediksi sebelumnya, pertandingan Arema lawan Persib selalu ketat dan sangat menarik," tutur pelatih berusia 55 tahun ini.
Suharno juga mengakui pada babak kedua timnya mengalami penurunan karena kondisi fisik yang kurang prima. Arif Suyono dan Ahmad Bustomi, dua pemain sentral di laga tersebut, harus mengakhiri pertandingan di awal paruh kedua dan ditandu keluar karena cedera.
"Terima kasih kepada Persib Bandung yang telah memberikan permainan istimewa malam ini. Pertandingan berjalan bagus dan nyaris tak terasa bahwa ini pertandingan persahabatan. Semua pemain di kedua tim telah memberikan yang terbaik," imbuh Suharno.
(akr)