Tercium Aroma Dendam Pique dan Wasit Velasco Carballo

Rabu, 19 Agustus 2015 - 15:59 WIB
Tercium Aroma Dendam...
Tercium Aroma Dendam Pique dan Wasit Velasco Carballo
A A A
BARCELONA - Kartu merah yang diterima bek Barcelona, Gerard Pique dari wasit, Velasco Carballo ternyata bukan untuk yang pertama kali. Terungkap bahwa sebelumnya pemain bertahan kelahiran Catalan itu juga pernah mendapatkan perlakuan yang sama ketika menghadapi Sporting Gijon di Camp Nou. Pada saat itu bahkan Pique menuding Velasco telah merencanakan pengusiran dirinya dari lapangan.

Insiden tersebut terjadi di ajang Liga Spanyol, tepatnya pada 3 Maret 2012 yang diawali protes Pique dengan mengklaim wasit seharusnya memberikan penalti setelah Seydou Keita dilanggar. Pique saat itu juga mengaku berbicara kepada wasit saat turun minum untuk menyatakan rasa frustasinya karena Seydou Keita tidak mendapat hadiah penalti setelah didorong Alberto Botia. Tapi sikap Pique tersebut justru berbuah kartu merah dalam kemenangan Barca 3-1 atas Sporting Gijon.

(Baca Juga: Pique Dihantui Larangan Bermain 12 Pertandingan)

"Saat jeda saya bicara kepada wasit seharusnya penalti untuk Keita dan dia hanya menyimpan itu (di kepalanya), saya merasa sebuah perencanaan," kata Pique saat itu setelah pertandingan. Kini tiga tahun kemudian pertarungan antara Pique dan wasit, Velasco Carballo terulang kembali. Kali ini bedanya Pique mendapatkan kartu merah saat menghadapi Athletic Bilbao di ajang Piala Super Spanyol 2015 yang berakhir dengan kekalahan kubu Catalan lewat total agregat 5-1.

Petaka kubu tuan rumah terjadi pada paruh kedua, saat Pique bereaksi berlebihan kepada hakim garis. Pique mempertanyakan keputusan wasit yang melihatnya dalam posisi off-side di menit 55. Lantaran memprotes terlalu keras, lantas wasit VCarballo kemudian mengganjar Pique dengan kartu merah langsung hingga pasukan Luis Enrique kebobolan gol Aritz Aduriz dan kalah agregat 5-1. Bahkan berdasarkan laporan offical pertandingan, Pique telah mengeluarkan kata-kata kotor kepada wasit.

Setelah laga Pique akhirnya meminta maaf atas perlakuan tidak pantasnya yang menyebabkan Barcelona harus gagal memenangkan Piala Super Spanyol. Lewat akun twitter pribadinya, Pique mengaku sadar kalau aksi protesnya tersebut tidak bisa dibenarkan. 'Tindakan saya yang memprotes asisten wasit sama sekali tidak bisa dibenarkan. Itu adalah laga dengan intensitas tinggi dimana kami bermain dengan sangat ngotot. Sama sekali tidak ada maksud dari saya untuk memojokan (hakim garis) secara personal,'' tulis Pique.
(akr)
Berita Terkait
Berapa kali Real Madrid...
Berapa kali Real Madrid Memenangkan Piala Super Spanyol?
Athletic Bilbao Yakin...
Athletic Bilbao Yakin Bisa Kembali Lukai Barcelona
BREAKING NEWS: Real...
BREAKING NEWS: Real Madrid Juara Piala Super Spanyol
Momen Kemenangan Barcelona...
Momen Kemenangan Barcelona Raih Juara Piala Super Spanyol
Piala Super Spanyol...
Piala Super Spanyol Barcelona vs Real Madrid: Xavi Pengin Menang di El Classico
Barcelona Susul Real...
Barcelona Susul Real Madrid ke Final Piala Super Spanyol
Berita Terkini
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Menang, Fajar/Fikri Tumbang
4 jam yang lalu
Adaptasi Cepat Jadi...
Adaptasi Cepat Jadi Modal Timnas Futsal U-17 Indonesia Menuju Spanyol
8 jam yang lalu
TC Timnas Futsal Indonesia...
TC Timnas Futsal Indonesia U-17 Digeber Jelang Beraksi di Spanyol
8 jam yang lalu
Dukung Skuad Garuda...
Dukung Skuad Garuda di POLYTRON Indonesia Open 2026, Ini Link Streaming VISION+
8 jam yang lalu
Deretan Laga Tim Nasional...
Deretan Laga Tim Nasional Dunia dalam Ajang Sportacular International Match, Live Streaming di VISION+
8 jam yang lalu
5 Faktor Peraih Golden...
5 Faktor Peraih Golden Boot Piala Dunia, Siapa Penyerang Tersubur di Edisi 2026
11 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved