Tim Transisi: Tak Ada Match Fixing di Piala Kemerdekaan

Selasa, 25 Agustus 2015 - 14:53 WIB
Tim Transisi: Tak Ada...
Tim Transisi: Tak Ada Match Fixing di Piala Kemerdekaan
A A A
JAKARTA - Tim Transisi Tata Kelola Sepak Bola Nasional buatan Kementerian Pemuda dan Olah Raga membantah adanya kabar yang menyebutkan kalau gelaran Piala Kemerdekaan 2015 disusupi match fixing alias pengaturan skor. Bukan itu saja, Tim Transisi juga akan memperkarakan pihak yang mengungkapkan adanya tindakan tercela tersebut jika tidak melaporkan ke Bareskrim.

Kabar adanya match fixing kali pertama muncul dari mantan pelatih Persipur Puwodadi, Gunawan. Dalam sidang Komisi Disiplin PSSI yang digelar, Senin (24/8/2015) lalu, ia mengungkapkan bandar judi telah masuk ke Piala Kemerdekaan.
Bahkan Ketua Komdis PSSI, Ahmad Yulianto mengatakan jika Gunawan siap membeberkan semua apa yang diketahui soal match fixing tersebut.

“Komdis juga punya rekaman soal keterangan coach Gunawan. Ia mengaku Grup A,C, dan D sudah dimasuki bandar serta siap diperiksa dan keterangan soal ini. Selanjutnya kita melakukan kontak dan akan bekerja sama dengan interpol untuk penemuan dan penuturan dari Gunawan ini,” tambah Yulianto.

Namun dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Selasa (25/8/2015), Tim Transisi mengungkapkan kalau pihaknya telah melakukan investigasi pada pertandingan-pertandingan lanjutan Piala Kemerdekaan 2015. "Dari hasil investigasi tersebut, tidak ada indikasi match fixing. Tim Transisi telah mengantisipasi agar tidak terjadi pengaturan skor (match fixing) dengan melakukan penandatangan pakta integritas bersama manajer klub, wasit dan perangkat pertandingan. Dan kami yakin bahwa seluruh manajer klub, wasit dan perangkat pertandingan sangat berkomitmen terhadap kesepakatan tersebut," bunyi siaran pers tersebut.

Ada poin menarik dari pernyataan Tim Transisi soal pengakuan Gunawan. "Kami Tim Transisi Tata kelola Sepakbola Nasional meminta kepada Gunawan untuk segera melaporkan ke Bareskrim perihal dugaan adanya match fixing. Apabila Gunawan tidak melaporkan ke Bareskrim 2x24 jam, maka kami akan melaporkan Gunawan sebagai pencemaran nama baik dan fitnah terhadap Tim Transisi."
(bbk)
Berita Terkait
Skenario New Normal,...
Skenario New Normal, Bagaimana Nasib Sepak Bola Nasional?
HUT PSSI ke-90, Menpora...
HUT PSSI ke-90, Menpora Berharap Sepak Bola Nasional Tak Jalan di Tempat
3 Tahun Absen, Piala...
3 Tahun Absen, Piala Presiden 2022 Digelar 11 Juni-17 Juli di 4 Kota
Sambut Piala Dunia U-20,...
Sambut Piala Dunia U-20, Kemenpora-PSSI Gelar Kompetisi Juggling
Sejarah Piala Kemerdekaan...
Sejarah Piala Kemerdekaan dan Menguji Kematangan Timnas Indonesia U-17 Menuju Piala Dunia
Kanal Bola Apresiasi...
Kanal Bola Apresiasi Kemenpora dan PSSI Sosialisasikan Inpres Percepatan Pembangunan Sepak Bola
Berita Terkini
Jadwal Semifinal Piala...
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026: Duel Penentu Final
47 menit yang lalu
Perjalanan Inggris dan...
Perjalanan Inggris dan Argentina: 13 vs 17 Gol, Siapa yang Menang?
1 jam yang lalu
Perjalanan Prancis dan...
Perjalanan Prancis dan Spanyol: Siapa Layak ke Final Piala Dunia 2026?
2 jam yang lalu
Sejarah Wonderwall Milik...
Sejarah Wonderwall Milik Oasis Jadi Anthem Suporter Inggris di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Jersey Antonela Jadi...
Jersey Antonela Jadi Jimat Keberuntungan Argentina?
6 jam yang lalu
Superkomputer Jagokan...
Superkomputer Jagokan Prancis Juara Piala Dunia 2026, Argentina Bukan Unggulan
6 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved