Kabut Asap Hantui GP Singapura

Rabu, 16 September 2015 - 10:07 WIB
Kabut Asap Hantui GP...
Kabut Asap Hantui GP Singapura
A A A
SINGAPURA - Panitia penyelenggara GP Singapura belum berencana mengubah agenda balap Formula 1 yang bakal digelar dari 18-20 September 2015. Meski kondisi udara di Singapura masih diselimuti kabut asap, panitia tetap pada keputusannya.

Kabut asap tersebut datang dari Indonesia. Kabut asap itu merupakan hasil pembakaran hutan dan sejumlah lahan yang ada di provinsi Riau. Meski kualitas udara atau biasa disebut Pollutant Standards Index (PSI) sangat tidak sehat, GP Singapura tetap diyakini bisa terselenggara dengan baik.

"Situasi kabut asap bisa berubah, tidak hanya hari ke hari, namun dari jam ke jam. Karena itu kami belum bisa memprediksi tingkat PSI saat balapan nanti," jelas pernyataan panitia GP Singapura yang dikutip dari Crash.

"Kami akan bekerja sama dengan pemerintah terkait masalah ini. Berdasarkan tingkat PSI saat ini, tidak ada rencana untuk mengubah agenda F1."

Jika nantinya kabut asap masih menyelimuti Singapura, panitia bakal memberikan informasi sedini mungkin. Layar-layar besar sudah dipasang di sejumlah lokasi sirkuit. Nantinya layar tersebut bakal memperlihatkan pengumuman soal tingkat PSI. Selain itu informasi juga bisa didapat melalui aplikasi mobile resmi GP Singapura.

Panitia juga menyediakan masker untuk dikenakan penduduk setempat dan para penonton F1 yang datang dari berbagai wilayah. Mereka juga bakal menyiapkan sejumlah posko kesehatan di sekitar area sirkuit.
(bep)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
Teka-Teki Tandem Verstappen...
Teka-Teki Tandem Verstappen di Tim Red Bull Racing
Berita Terkini
Sepatu Emas Ronaldo...
Sepatu Emas Ronaldo Gagal Bawa Hoki di Piala Dunia 2026
12 menit yang lalu
Komitmen Nol Emisi FIFA...
Komitmen Nol Emisi FIFA Tercoreng Jet Pribadi Infantino di Piala Dunia 2026
1 jam yang lalu
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
2 jam yang lalu
Brasil vs Jepang: Mampukah...
Brasil vs Jepang: Mampukah Samurai Biru Hapus Kutukan?
3 jam yang lalu
Dugaan Aroma Konspirasi...
Dugaan Aroma Konspirasi 'Aib Gijon' di Piala Dunia 2026, Sengaja Singkirkan Iran?
4 jam yang lalu
Martinez: Bandingkan...
Martinez: Bandingkan Ronaldo dengan Messi Itu Kekanak-kanakan
5 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved