Atasi Kabut Asap, Singapura Bantah Rekayasa Cuaca

Kamis, 17 September 2015 - 18:47 WIB
Atasi Kabut Asap, Singapura...
Atasi Kabut Asap, Singapura Bantah Rekayasa Cuaca
A A A
SINGAPURA - Badan Lingkungan Hidup Nasional Singapura (NEA) membantah kabar yang menyebut pemerintah setempat akan membuat hujan buatan untuk mengatasi masalah kabut asap jelang Grand Prix Formula 1 akhir pekan ini. Menurut NEA, rekayasa cuaca bukan langkah efektif mengatasi kabut asap.

Dalam pernyataan resmi, NEA merespon adanya pesan singkat (SMS) yang berisi kabar bahwa otoritas di Singapura bermaksud menyemai awan pada sesi latihan bebas, kualifikasi dan balapan yang berlangsung Jumat (18/9/2015) hingga Minggu (20/9/2015). "Hal itu tidak benar," demikian pernyataan NEA, dikutip Astro Awani.

"Selama musim kemarau seperti ini menyemai awan kurang efektif. Apalagi luas Singapura yang kecil dan variabilitas angin tidak membuat hujan jatuh pada tempatnya," lanjut pernyataan yang sama.

Sementara itu, ESPN melaporkan cuaca Singapura akhir pekan ini akan sulit di prediksi. Suhu diperkirakan berkisar 32-33 derajat Celcius, tetapi kemungkinan untuk turun hujan secara alami juga memungkinkan. "Hujan bahkan badai diperkirakan terjadi akhir pekan ini, yang bisa mengubah sebuah sirkuit jalanan yang sudah rumit menjadi salah satu tantangan terbesar F1 musim ini," demikian laporan ESPN, Kamis (17/9/2015).

Sebelumnya diberitakan, para pembalap F1 berharap hujan turun saat balapan akhir pekan untuk mengurangi dampak kabut asap. Pembalap McLaren, Jenson Button mengatakan hujan akan membantu driver mengemudi dengan lebih tenang di balapan akhir pekan ini. (Baca juga : Pembalap F1 Berharap Hujan Turun Singkirkan Kabut Asap Indonesia)

Asap kebakaran hutan di Riau, Sumatera, memang sudah berdampak langsung ke sejumlah negara tetangga, termasuk Singapura. Namun panitia GP Singapura sejauh ini menegaskan agenda balap Lewis Hamilton Cs tidak akan diundur. (Baca juga : Fakta Menarik Jelang GP Singapura 2015)
(bbk)
Berita Terkait
Hasil Buruk Pengaruhi...
Hasil Buruk Pengaruhi Mental Stroll di Ajang Formula 1
Perebutan Juara Dunia...
Perebutan Juara Dunia Formula 1 Masih Tetap Panas
F1 Batalkan Seluruh...
F1 Batalkan Seluruh Race di Luar Eropa, Publik Brasil Kecewa
Penonton Bisa Hadir...
Penonton Bisa Hadir di GP Portugal
Akhir Pahit Pengabdian...
Akhir Pahit Pengabdian Grosjean di Haas
Teka-Teki Tandem Verstappen...
Teka-Teki Tandem Verstappen di Tim Red Bull Racing
Berita Terkini
Wasit UEFA Slavko Vincic...
Wasit UEFA Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Dianggap Untungkan Spanyol
2 jam yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
5 jam yang lalu
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
6 jam yang lalu
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
8 jam yang lalu
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
10 jam yang lalu
Infografis
Harga Cabai Rawit Merah...
Harga Cabai Rawit Merah Rp100.000 per Kg, Wamendag Salahkan Cuaca
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved