Persela Ikat Pengatur Serangan asal Negeri Ginseng

Senin, 09 November 2015 - 20:49 WIB
Persela Ikat Pengatur...
Persela Ikat Pengatur Serangan asal Negeri Ginseng
A A A
LAMONGAN - Persela Lamongan akhirnya melengkapi slot pemain asing untuk Piala Jenderal Soedirman (PJS) 2015. Setelah mengontrak Kristian Adelmund, Laskar Joko Tingkir memboyong Emmanuel Linkers dan pengatur serangan asal Korea Selatan Kim Dong Chan.

Kedua pemain tersebut sudah lama berkiprah di sepak bola Indonesia, namun sebatas spesialis tim menengah atau bawah. Linkers pernah memperkuat PSIS Semarang, Persepam Madura United, serta terakhir di PSGC Ciamis. Sedangkan Kim sempat membela Persita Tangerang.

Kedua pemain tersebut sudah resmi didaftarkan sebagai skuat Laskar Joko Tingkir. Kendati demikian, Pelatih Persela Didik Ludiyanto belum akan memberi jaminan keduanya bakal menjadi kekuatan utama Persela saat bertanding di PJS 2015 Grup Surabaya.

Ini sama seperti rekrutmen Persela sebelumnya di Piala Presiden. Walaupun memiliki tiga pemain asing, hanya striker Mamadou Diallo yang kala itu rutin dimainkan. Sedangkan dua lainnya, Tassio Bako dan Jules Basile sekadar menjadi pelengkap tim dan minim kesempatan bermain.

"Itu juga berlaku untuk pemain asing yang sekarang. Kalau Linkers dan Kim tidak bisa menunjukkan kontribusi ekstra untuk tim, ya saya akan pilih pemain lainnya. Masih akan dipantau dulu bagaimana perkembangan keduanya," jelas Didik Ludiyanto.

Masih ada waktu beberapa hari bagi skuat anyar Persela untuk memikat hati Didik, yakni sebelum menghadapi Persib Bandung pada 15 November nanti di Sidoarjo. Baik Linkers maupun Kim posisinya sangat vital bagi Laskar Joko Tingkir. Linkers berposisi striker dan diharapkan menjadi mesin gol utama.

Sementara Kim adalah pemain tengah asal Negeri Ginseng yang bertugas menjadi playmaker, sosok yang selama ini tidak dimiliki Persela Lamongan setelah hengkangnya Balsa Bozovic. Paling tidak, keduanya diharapkan bisa menembus tim utama atau lebih baik dibanding pemain asing di Piala Presiden silam.

Mencari pemain asing menjadi hak yang 'susah-susah gampang' bagi tim sekelas Persela. Dengan keterbatasan dana, mereka tidak mungkin mendatangkan pemain asing papan atas. Tetapi juga tidak mau memakai pemain yang terlalu rendah levelnya. Akhirnya pemain yang dipakai kualitasnya nanggung.

"Rekrutmen jelas kami sesuaikan dengan kemampuan manajemen, dalam hal ini finansial. Tidak mudah memang, mencari pemain asing dengan kualitas bagus di turnamen seperti ini. Asalkan bisa memberi kontribusi maksimal buat tim, saya rasa sudah cukup," terang Didik.

Persela sejatinya salah satu klub penemu bintang jika dikaitkan dengan pemain asing. Rekrutmen terdahulu seperti Gustavo Lopez, Fabiano Beltrame, Oscar Aravena, adalah hasil rekrutmen Persela Lamongan yang kemudian menjadi kesohor.
(sha)
Berita Terkait
Persela Belum Rasakan...
Persela Belum Rasakan Kemenangan di Piala Menpora, Pelatih Minta Maaf
Main Imbang, Persela...
Main Imbang, Persela dan Persik Butuh Keajaiban ke Perempat Final Piala Menpora 2021
Dapat Banyak Kesempatan,...
Dapat Banyak Kesempatan, Pemain Muda Persela Sanjung Nil Maizar
Kiper Plontos Persela...
Kiper Plontos Persela Pensiun Dini
Agar Cepat Bugar, Bek...
Agar Cepat Bugar, Bek Persela Rela Tambah Porsi Latihan
Ingin Segera Tembus...
Ingin Segera Tembus Perempat Final, Persebaya Siap Kalahkan Persela
Berita Terkini
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
48 menit yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
56 menit yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
1 jam yang lalu
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
4 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
10 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Kronologi Kasus Perdagangan...
Kronologi Kasus Perdagangan 25 Bayi Asal Jabar ke Singapura
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved