Pemerintah & PSSI Diminta Lebur di Tim Ad-hoc

Kamis, 12 November 2015 - 18:34 WIB
Pemerintah & PSSI Diminta...
Pemerintah & PSSI Diminta Lebur di Tim Ad-hoc
A A A
JAKARTA - Kementrian Pemuda dan Olah raga (Kemenpora) diminta bersinergi bersama Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dalam wadah yang sudah disediakan FIFA, yakni tim Ad-Hoc. Jika berjalan, ini adalah kali pertama dua unsur tersebut melebur guna memecah kebuntuan sepak bola nasional.

Awal bulan ini, Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) mengirim delegasi ke Jakarta untuk bertemu Presiden Joko Widodo dan PSSI guna mendiskusikan jalan keluar pencabutan sanksi. Dari dua hari kunjungannya ke Tanah Air, FIFA tegas meminta Pemerintah dan PSSI bekerjasama dalam tim Ad-Hoc yang dikomando sendiri oleh FIFA.

Sayangnya, sehari setelah kunjungan delegasi itu, Kemenpora mengeluarkan pernyataan mengejutkan dengan menyebut FIFA melanggar komitmen bersama Presiden Jokowi di Istana Merdeka. Saat itu, kata Kemenpora, FIFA setuju menyerahkan masalah sepak bola sepenuhnya pada pemerintah.

Dilibatkannya unsur PSSI dalam tim Ad-hoc nampaknya tidak bisa diterima oleh pemerintah. Melalui surat No. 69/ Kom-Publik/Kemenpora/10/2015, Kemenpora dengan tegas menolak campur tangan PSSI dalam niat pemerintah menyelesaikan masalah sepak bola.

"Bahwasanya FIFA dan AFC akan membentuk suatu komite, itu dipersilakan saja, namun (tim Ad Hoc dan tim kecil -red) itu secara terpisah," demikian kutipan pernyataan resmi Kemenpora.

Sikap tersebut disayangkan oleh anggota Komite Etik PSSI, Haryo Yuniarto. Kepada wartawan, mantan Ketua Badan Olah raga Profesional Indonesia (BOPI) melihat sikap Kemenpora tidak membawa sepak bola nasional keluar dari kebuntuan.

"Karena pemerintah malah membuat tim sendiri. Maka jika nantinya FIFA menambah sanksi terhadap sepakbola kita bagaimana? Ini semua akibat kesalahan dan kebodohan pemerintah tidak menjalankan apa yang diinginkan FIFA," kata Haryo, Kamis (12/11/2015).

Sementara pemerintah terus berkeras, tenggat waktu untuk mengumpulkan nama-nama yang diutus mengisi tim Ad-hoc FIFA semakin dekat. Saat tiba di Jakarta, FIFA meminta semua unsur yang ditunjuk masuk dalam tim itu menyetorkan nama paling lambat 13 November 2015.

Bukan tidak mungkin FIFA akan menjatuhkan sanksi lain jika nama-nama perwakilan unsur yang diminta tidak segera disetorkan. (Baca juga : Tim Kecil Akan Diisi 9 Orang Berasal dari Semua Komponen)
(bbk)
Berita Terkait
Skenario New Normal,...
Skenario New Normal, Bagaimana Nasib Sepak Bola Nasional?
HUT PSSI ke-90, Menpora...
HUT PSSI ke-90, Menpora Berharap Sepak Bola Nasional Tak Jalan di Tempat
Kanal Bola Apresiasi...
Kanal Bola Apresiasi Kemenpora dan PSSI Sosialisasikan Inpres Percepatan Pembangunan Sepak Bola
Covid-19 buat PSSI Jalan...
Covid-19 buat PSSI Jalan di Tempat, Sponsor Berhenti, dan Tidak Ada Pemasukan
APBN Mendukung Sepakbola...
APBN Mendukung Sepakbola Nasional, Ada Rp127,10 Miliar Mengalir ke PSSI
PSSI-Kemenpora Siapkan...
PSSI-Kemenpora Siapkan Database Raksasa Statistik Pemain Muda
Berita Terkini
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
45 menit yang lalu
Gaung NBA Finals 2026...
Gaung NBA Finals 2026 Menghidupkan Atmosfer Basket Jakarta
53 menit yang lalu
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
1 jam yang lalu
Cipta Cendikia FA U-15...
Cipta Cendikia FA U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara Hydroplus Soccer League Jakarta 2025/2026
4 jam yang lalu
Pemain Israel Dilempari...
Pemain Israel Dilempari Sepatu Buntut Selebrasi Provokatif saat Lawan Albania
10 jam yang lalu
The Legend Continues...
The Legend Continues Bergulir di Semarang, Team RS-Telkomsel 5G Siap Hadapi Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
10 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved