Tiga Menit Terakhir, Drama Kekalahan Krusial Hangtuah Sumsel

Rabu, 13 Januari 2016 - 00:01 WIB
Tiga Menit Terakhir,...
Tiga Menit Terakhir, Drama Kekalahan Krusial Hangtuah Sumsel
A A A
JAKARTA - Laga sengit terjadi di game terakhir hari keempat seri 1 IBL, saat Hangtuah Sumsel (HTS) menghadapi Garuda Bandung (HTS). Kedua tim sama-sama menampilkan performa terbaiknya hingga kuarter terakhir, namun Garuda Bandung menutup dikuarter ini dengan skor 67-62.

Kuarter keempat permainan semakin hidup. Garuda Bandung yang menurunkan para pemain andalannya seperti Difhta Pratama, Muhammad Rizal Falconi dan Kapten tim Galank Gunawan mencoba menjaga ritme permainan timnya. Terbukti Garuda Bandung mampu menambah 4 poin tambahan disaat waktu berjalan 8 menit 45 detik.

Disaat itupula, Hangtuah Sumsel segera mengambil time out untuk menyusun strategi permainan. Tondi Raja Syailendra sang pembesut tim asal Sumatera Selatan itu mencoba menerapkan pola permainan agresif yang dikembangkan oleh motor serangan HTS, yakni point guard lincah mereka Richardo Uneputty dan penembak andalan mereka Andrie Ekayana.

Sayangnya, HTS harus kehilangan Richardo Uneputty karena cedera tumit justru disaat mereka sedang tertinggal di tiga menit terakhir. Ditambah lagi momuntem tembakan tiga angka pemain Garuda Bandung Diftha Pratama saat waktu kurang dari dua menit menyudahi perlawanan sengit Hangtuah Sumsel. Game ini dimenangkan oleh Garuda Bandung 67-62.

"Saya menginstuksikan para pemain untuk konsinsten, karena diawal game sempat berantakan. Akurasi tembakan lawan juga sangat tinggi. Namun kami mampu membalikan momentum dikuarter keempat. Untuk pertandingan selanjutnya melawan Pacific, kami akan tetap waspada dan bermain dengan sebaik mungkin," Ujar Fictor Gideon Roring, pelatih Garuda Bandung.

Sementara Hangtuah Sumsel mengomentari kekalahan timnya karena banyaknya turnover khususnya di kuarter keempat. "Kuarter pertama kita baik-baik saja. Namun kuarter dua dan ketiga turnover kami banyak dan ofensif rebound Garuda banyak. Yang paling krusial juga di kuarter keempat khususnya di tiga menit terakhir," komentar asisten Hangtuah Paul Mario.
(aww)
Berita Terkait
IBL 2022: Tim Raffi...
IBL 2022: Tim Raffi Ahmad vs Gading Marten Duel di Hari Pertama
Widyanta Teja dan Daniel...
Widyanta Teja dan Daniel Salamena Siap Balas Dendam dengan Sepatu Legendaris Lokal di IBL 2026
Webseries, Inovasi IBL...
Webseries, Inovasi IBL Dekatkan Basket Indonesia dengan Penggemar
Hasil Drawing IBL 2022:...
Hasil Drawing IBL 2022: Klub Raffi Ahmad Terjebak di Divisi Putih
Selain Sepak Bola, Basket...
Selain Sepak Bola, Basket Juga Lakukan Naturalisasi Pemain
Klub Basket Kesatria...
Klub Basket Kesatria Bengawan Solo Lakoni Debut di IBL 2024
Berita Terkini
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
1 jam yang lalu
Rekor 32 Tahun Tumbang...
Rekor 32 Tahun Tumbang di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Belanda vs Swedia: Oranje...
Belanda vs Swedia: Oranje Wajib Menang!
5 jam yang lalu
Turki Catat 62 Tendangan...
Turki Catat 62 Tendangan Tanpa Gol dalam 180 Menit di Piala Dunia 2026
6 jam yang lalu
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
7 jam yang lalu
Aturan Baru FIFA Makan...
Aturan Baru FIFA Makan Korban Pertama: Almiron Dikartu Merah Gara-Gara Tutup Mulut
8 jam yang lalu
Infografis
Fenomena di Kuwait:...
Fenomena di Kuwait: 34 Menit Menikah vs 75 Menit Perceraian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved