Telanjur Cinta Persib, Dado Hanya Semusim di Malaysia
Kamis, 14 Januari 2016 - 19:21 WIB
Telanjur Cinta Persib, Dado Hanya Semusim di Malaysia
A
A
A
BANDUNG - Dedi ''Dado'' Kusnandar resmi meninggalkan Persib Bandung. Kini, gelandang muda itu mengenakan seragam Sabah FA, salah satu klub di Malaysia.
Di klub barunya itu, Dado mengaku ditawari kontrak lebih dari semusim. Namun demikian, dia mengaku tidak menerima sepenuhnya tawaran yang diajukan oleh klub barunya itu. ''Di Sabah ditawari lebih dari satu musim. Tapi saya ambil satu musim dulu,” kata Dado saat berkunjung ke Mes Persib.
Keputusan Dado mengambil kontrak dengan durasi yang lebih kecil dari yang ditawarkan itu, tidak terlepas dari cita-citanya bersama Persib yang belum terwujud. Dia mengaku masih ada keinginan untuk kembali ke Persib. Namun demikian, terlebih dahulu dia akan melihat perkembangan persepakbolaan di Tanah Air.
"Saya melihat dulu perkembangan di Indonesia. Saya pengin balik lagi ke Persib. Impian saya bersama persib belum terwujud, ingin bawa trofi ISL bersama Persib,''jelas pemain asal Sumedang ini.
Terkait kehidupan barunya di Malaysia, Dado mengaku dirinya tidak mengalami kesulitan yang berarti. Bahasa yang memiliki kemiripan dengan Indonesia, cukup membantu Dado dalam beradaptasi di sana.
''Adaptasi tidak terlalu sulit karena hampir sama bahasanya dengan di Indonesia. Lagian banyak juga masyarakat Indonesia, terutama Bandung yang di Malaysia,''papar dia.
Kepergian Dado ke Malaysia meninggalkan cerita tersendiri bagi Yandi Sofyan, rekan setim Dado di Persib. Secara pribadi, pemain bernomor punggung 99 ini mengaku kehilangan. Namun, kondisi sepak bola di tanah air, membuat dia memahami keputusan yang diambil oleh rekannya itu.
''Yang pasti kehilangan. Saya tahu Dado masih ingin di Persib. Tapi mau bagaimana lagi, di Indonesia seperti sekarang ini. Semuanya juga butuh kejelasan. Semoga Dado sukses, berprestasi di sana. Mudah-mudahan ke depannya bisa bekerja sama lagi,''jelas dia
Di klub barunya itu, Dado mengaku ditawari kontrak lebih dari semusim. Namun demikian, dia mengaku tidak menerima sepenuhnya tawaran yang diajukan oleh klub barunya itu. ''Di Sabah ditawari lebih dari satu musim. Tapi saya ambil satu musim dulu,” kata Dado saat berkunjung ke Mes Persib.
Keputusan Dado mengambil kontrak dengan durasi yang lebih kecil dari yang ditawarkan itu, tidak terlepas dari cita-citanya bersama Persib yang belum terwujud. Dia mengaku masih ada keinginan untuk kembali ke Persib. Namun demikian, terlebih dahulu dia akan melihat perkembangan persepakbolaan di Tanah Air.
"Saya melihat dulu perkembangan di Indonesia. Saya pengin balik lagi ke Persib. Impian saya bersama persib belum terwujud, ingin bawa trofi ISL bersama Persib,''jelas pemain asal Sumedang ini.
Terkait kehidupan barunya di Malaysia, Dado mengaku dirinya tidak mengalami kesulitan yang berarti. Bahasa yang memiliki kemiripan dengan Indonesia, cukup membantu Dado dalam beradaptasi di sana.
''Adaptasi tidak terlalu sulit karena hampir sama bahasanya dengan di Indonesia. Lagian banyak juga masyarakat Indonesia, terutama Bandung yang di Malaysia,''papar dia.
Kepergian Dado ke Malaysia meninggalkan cerita tersendiri bagi Yandi Sofyan, rekan setim Dado di Persib. Secara pribadi, pemain bernomor punggung 99 ini mengaku kehilangan. Namun, kondisi sepak bola di tanah air, membuat dia memahami keputusan yang diambil oleh rekannya itu.
''Yang pasti kehilangan. Saya tahu Dado masih ingin di Persib. Tapi mau bagaimana lagi, di Indonesia seperti sekarang ini. Semuanya juga butuh kejelasan. Semoga Dado sukses, berprestasi di sana. Mudah-mudahan ke depannya bisa bekerja sama lagi,''jelas dia
(aww)