Hadapi Laga Krusial, Van Gaal Sibuk Sindir Liverpool
Sabtu, 16 Januari 2016 - 12:22 WIB
Hadapi Laga Krusial, Van Gaal Sibuk Sindir Liverpool
A
A
A
MANCHESTER - Louis van Gaal ternyata mempunyai cara tersendiri menghadapi laga krusia. Pelatih Manchester United itu lebih sibuk melontarkan sindiran pada Liverpool yang akan dihadapinya, Minggu (17/1/2016).
Menurutnya, ia tidak pernah bisa membayangkan apa yang ada di benak pemain dan manajemen Liverpool yang lama tidak pernah menjadi juara Liga Inggris. Menunggu 26 tahun adalah pekerjaan luar biasa yang ditunjukkan The Reds.
"Saya tidak membayangkan itu bisa terjadi pada mereka. Kami berada dalam masa transisi, tapi kami memiliki infrastruktur dan akan ke jalur yang benar," ucapnya dilansir Soccerway, Sabtu (16/1/2016).
Posisi Liverpool sendiri musim ini masih ada di papan tengah. Mereka ada di peringkat kesembilan dengan raihan 31 poin dari 19 pertandingan yang sudah mereka lakoni.
Sayangnya ucapan van Gaal ini tak berbanding lurus dengan prestasi yang dibawanya. Pria asal Belanda tersebut bahkan sempat mendapatkan ancaman pemecatan setelah Setan Merah tak lagi menyeramkan. Harapan pendukung United, van Gaal bisa meningkatkan prestasi sepeninggal David Moyes tak langsung dijawab dengan kemenangan demi kemenangan.
Jika balik ke belakang, wajah klub yang bermarkas di Old Trafford itu tidak lagi garang. Beda ketika masih ditukangi Sir Alex Ferguson, di mana musuh sudah kehilangan darah ketika menginjakan kakinya di stadion keramat tersebut. Ketika masih ditukangi Ferguson, United bisa meraih 13 gelar Liga Inggris.
Jadi kita tunggu saja, apakah sindiran van Gaal ini mampu mengoyak mental anak asuh Juergen Klopp. Atau malah sebaliknya, van Gaal dan Wayne Rooney Cs yang bakal pulang dengan kepala tertunduk lesu.
Menurutnya, ia tidak pernah bisa membayangkan apa yang ada di benak pemain dan manajemen Liverpool yang lama tidak pernah menjadi juara Liga Inggris. Menunggu 26 tahun adalah pekerjaan luar biasa yang ditunjukkan The Reds.
"Saya tidak membayangkan itu bisa terjadi pada mereka. Kami berada dalam masa transisi, tapi kami memiliki infrastruktur dan akan ke jalur yang benar," ucapnya dilansir Soccerway, Sabtu (16/1/2016).
Posisi Liverpool sendiri musim ini masih ada di papan tengah. Mereka ada di peringkat kesembilan dengan raihan 31 poin dari 19 pertandingan yang sudah mereka lakoni.
Sayangnya ucapan van Gaal ini tak berbanding lurus dengan prestasi yang dibawanya. Pria asal Belanda tersebut bahkan sempat mendapatkan ancaman pemecatan setelah Setan Merah tak lagi menyeramkan. Harapan pendukung United, van Gaal bisa meningkatkan prestasi sepeninggal David Moyes tak langsung dijawab dengan kemenangan demi kemenangan.
Jika balik ke belakang, wajah klub yang bermarkas di Old Trafford itu tidak lagi garang. Beda ketika masih ditukangi Sir Alex Ferguson, di mana musuh sudah kehilangan darah ketika menginjakan kakinya di stadion keramat tersebut. Ketika masih ditukangi Ferguson, United bisa meraih 13 gelar Liga Inggris.
Jadi kita tunggu saja, apakah sindiran van Gaal ini mampu mengoyak mental anak asuh Juergen Klopp. Atau malah sebaliknya, van Gaal dan Wayne Rooney Cs yang bakal pulang dengan kepala tertunduk lesu.
(bbk)