Dua Kali Hangtuah Sumsel Keok dari Garuda Bandung

Minggu, 31 Januari 2016 - 18:04 WIB
Dua Kali Hangtuah Sumsel...
Dua Kali Hangtuah Sumsel Keok dari Garuda Bandung
A A A
MALANG - Game kedua di hari ketiga penyelenggaraan IBL Seri II di kota Malang, mempertemukan tim Garuda Bandung (GRB) versus Hangtuah Sumsel (HTS). Kedua tim ini masing-masing sudah menelan satu kali kekalahan. Garuda terhempas oleh CLS Knights, sedangkan Hangtuah harus mengakui keunggulan tim Satya Wacana Salatiga.

Pertandingan ini merupakan pertemuan kedua mereka. Pada pertemuan pertama Seri I lalu, GRB berhasil mengalahkan HTS (67-62). Baik GRB dan HTS sama-sama menurunkan lima pemain terbaiknya. Garuda Bandung tampil dengan komposisi Diftha Pratama, Sigit Harun Nurman, M. Rizal Falconi, Wendha Wijaya dan kapten tim Galank Gunawan.

Sementara Richardo Uneputty, Andrie Ekayana, Yan Steven Pattikawa, Fadlan Minallah, Ary Sapto (kapten) menjadi andalan pelatih Hangtuah Sumsel, Tondi Raja Syailendra. HTS memulai start yang baik di kuarter pertama. Lewat motor permainan mereka yakni Andrie “Yayan” Ekayana, tim kebanggan asal Sumatera Selatan ini langsung memimpin 20 angka. Yayan memberikan andil dengan sumbangan tujuh dikuarter ini.

Tertinggal lima bola dikuarter sebelumnya, tidak membuat Garuda Bandung panik. Justru di kuarter berikutnya Garuda Bandung mulai tampil panas. Pemain nomor punggung 12 M.Rizal Falconi, mulai memperlihatkan aksinya. Sebuah dunk berhasil ia ciptakan disisa 30 detik kuarter kedua, sekaligus memperkecil ketertinggalan atas HTS 28-23.

Garuda Bandung akhirnya berhasil membalikan keadaan di babak kedua sekaligus mengungguli HTS dengan skor akhir 56-50. Kemenangan GRB atas lawannya tidak lepas dari kekompakan para pemain GRB dan daya juang mereka dilapangan.

Selain itu menurut pelatih kepala mereka Fictor Gideon Roring, kredit besar tidak hanya diberikan para pemain semata, Namun ia juga berterima kasih kepada semua staff pelatih GRB (asisten dan pelatih fisik) yang mampu membuat program (pelatihan dan fisik) yang baik, sehingga para pemainnya selalu tampil konsisten di setiap game yang mereka mainkan.

"Kredit buat semangat pantang menyerah para pemain saya. Meski di babak pertama kami ketinggalan, namun di dua kuarter terakhir kami mampu bangkit dengan chemistry permainan Garuda yang sesungguhnya. Selain itu saya harus berterima kasih memiliki staff pelatih (asisten dan pelatih fisik) yang menunjang kinerja saya di lapangan. Semua ini adalah hasil kerja keras mereka juga," Ujar Ito panggilan akrabnya.

Mengomentari kekalahan pada hari ini, asisten pelatih Hangtuah Sumsel, Paul Mario mengungkapkan timnya sudah bermain dengan bagus di babak pertama, sayangnya di dua kuarter akhir timnya kalah dalam defensif rebound dan tidak mampu memecahkan pressure ketat yang diterapkan oleh pemain Garuda khususnya di kuarter ketiga dan kuarter keempat awal.

M. Falconi menjadi pencetak angka terbanyak bagi Garuda Bandung (15 poin, 8 rebound). Disusul oleh dua pemain GRB lainnya Diftha Pratama dan Sigit Harun Nurman yang sama-sama mencetak 12 angka. (Baca juga: Stadium Happy 8 Jakarta Petik Kemenangan Perdana di Seri II)
(sha)
Berita Terkait
IBL 2022: Tim Raffi...
IBL 2022: Tim Raffi Ahmad vs Gading Marten Duel di Hari Pertama
Widyanta Teja dan Daniel...
Widyanta Teja dan Daniel Salamena Siap Balas Dendam dengan Sepatu Legendaris Lokal di IBL 2026
Webseries, Inovasi IBL...
Webseries, Inovasi IBL Dekatkan Basket Indonesia dengan Penggemar
Hasil Drawing IBL 2022:...
Hasil Drawing IBL 2022: Klub Raffi Ahmad Terjebak di Divisi Putih
Selain Sepak Bola, Basket...
Selain Sepak Bola, Basket Juga Lakukan Naturalisasi Pemain
Klub Basket Kesatria...
Klub Basket Kesatria Bengawan Solo Lakoni Debut di IBL 2024
Berita Terkini
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
5 jam yang lalu
Raymond/Joaquin Kalah,...
Raymond/Joaquin Kalah, Merah Putih Tanpa Gelar di Indonesia Open 2026
5 jam yang lalu
Campus League The Nationals...
Campus League The Nationals 2026 Resmi Dimulai, UPH dan BINUS Langsung Menang di Laga Pembuka
5 jam yang lalu
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
6 jam yang lalu
An Se-young Juara Indonesia...
An Se-young Juara Indonesia Open 2026, Rekor Susy Susanti Terancam
8 jam yang lalu
Jonatan Christie Gagal...
Jonatan Christie Gagal Juara, Viktor Lai Taklukkan Istora di Final Indonesia Open 2026
8 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved