Kutukan Murray Berlanjut, Djokovic Juara Australia Terbuka 2016
Minggu, 31 Januari 2016 - 18:57 WIB
Kutukan Murray Berlanjut, Djokovic Juara Australia Terbuka 2016
A
A
A
MELBOURNE - Novak Djokovic menahbiskan dirinya jadi penguasa Grand Slam Australia Terbuka sepanjang masa. Mengalahkan Andy Murray di partai puncak, Minggu (31/1/2016), petenis Serbia kini mengoleksi gelar terbanyak di lapangan Rod Laver Arena, Melbourne.
Melawan Murray di final kali ini adalah laga ulangan final musim lalu. Ketika itu Djokovic menang dengan skor 6-7, 7-6, 3-6, dan 0-6.
Duel kali ini jelas penuh nuansa dendam dari kubu Murray. Terlebih petenis Inggris berhasrat memutus kutukannya tak pernah menang di Australia Terbuka. Tercatat ia selalu kalah di empat final sebelumnya dan tiga kali di antaranya ketika ia melawan Djokovic.
Nyatanya, Murray kembali gagal menang di laga final kelimanya. Ia tumbang straight set dengan skor 6-1, 7-5, 7-6(7-3) dan mesti rela kembali melihat rivalnya mengangkat trofi di Negeri Kangguru.
Murray memang mengawali pertandingan dengan sulit. Ia dipaksa menyerah mudah di enam game set pertama dengan skor akhir 1-6. Di game kedua, Murray perlahan bangkit dengan memberikan perlawanan sengit. Set kedua pun berlangsung selama 80 menit namun tetap berakhir untuk keunggulan Djokovic lagi dengan skor 7-5.
Akhirnya di set terakhir, Djokovic memastikan dirinya meraih gelar Australia Terbuka 2016 setelah memenanginya dengan tie break 7-3. Ini adalah gelar keenam Djokovic di Australia dan yang ke-11 di semua Grand Slam.
Raihan ini membuat Djokovic jadi petenis pertama di Era Terbuka yang bisa meraih enam gelar yang ia dapat di musim 2008, 2011, 2012, 2013, 2015 dan 2016. Djoker bisa menyamai prestasi legenda tenis Australia yakni Roy Emerson yang sudah bertahan sejak tahun 1967.
Melawan Murray di final kali ini adalah laga ulangan final musim lalu. Ketika itu Djokovic menang dengan skor 6-7, 7-6, 3-6, dan 0-6.
Duel kali ini jelas penuh nuansa dendam dari kubu Murray. Terlebih petenis Inggris berhasrat memutus kutukannya tak pernah menang di Australia Terbuka. Tercatat ia selalu kalah di empat final sebelumnya dan tiga kali di antaranya ketika ia melawan Djokovic.
Nyatanya, Murray kembali gagal menang di laga final kelimanya. Ia tumbang straight set dengan skor 6-1, 7-5, 7-6(7-3) dan mesti rela kembali melihat rivalnya mengangkat trofi di Negeri Kangguru.
Murray memang mengawali pertandingan dengan sulit. Ia dipaksa menyerah mudah di enam game set pertama dengan skor akhir 1-6. Di game kedua, Murray perlahan bangkit dengan memberikan perlawanan sengit. Set kedua pun berlangsung selama 80 menit namun tetap berakhir untuk keunggulan Djokovic lagi dengan skor 7-5.
Akhirnya di set terakhir, Djokovic memastikan dirinya meraih gelar Australia Terbuka 2016 setelah memenanginya dengan tie break 7-3. Ini adalah gelar keenam Djokovic di Australia dan yang ke-11 di semua Grand Slam.
Raihan ini membuat Djokovic jadi petenis pertama di Era Terbuka yang bisa meraih enam gelar yang ia dapat di musim 2008, 2011, 2012, 2013, 2015 dan 2016. Djoker bisa menyamai prestasi legenda tenis Australia yakni Roy Emerson yang sudah bertahan sejak tahun 1967.
(sha)