Klub Jateng Tagih Janji Kemenpora Selamatkan Sepak Bola Indonesia

Selasa, 16 Februari 2016 - 16:24 WIB
Klub Jateng Tagih Janji...
Klub Jateng Tagih Janji Kemenpora Selamatkan Sepak Bola Indonesia
A A A
SEMARANG - Klub-klub di Jawa Tengah kembali menagih janji Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menyelamatkan sepak bola Indonesia. Mereka menyuarakan hal itu lantaran belum ada aksi nyata Kemenpora dalam hal ini Menpora Imam Nahrawi untuk membenahi tata kelola sepak bola nasional.

Sebagai pihak yang membekukan PSSI, Kemenpora tidak bisa lepas tangan begitu saja, tapi juga harus memikirkan dampaknya.

''Kompetisi ini tanggung jawab PSSI. Jika PSSI lantas dibekukan dan tidak bisa apa-apa, ya yang membekukan itu harus tanggung jawab, jangan hanya sekadar membekukan, kok tidak ada jalan keluar,”kata CEO PSIS Semarang Yoyok Sukawi, Selasa (17/2).

Kisruh sepak bola nasional, sebenarnya sudah berupaya diselesaikan oleh FIFA, dengan mengutus perwakilannya ke Indonesia. FIFA memberi solusi dengan membentuk Komite Ad Hoc, yang didalamnya terdapat berbagai utusan, mulai baik itu PSSI, APPI, dan perwakilan dari pemerintah.

Namun, dari pihak pemerintah belum mengirimkan delegasi ke tim tersebut sampai detik ini. Akibat kompetisi tidak kunjung bergulir, sejumlah pihak pun berinisiatif untuk menggelar turnamen.

Seperti Piala Bhayangkara, yang akan digulirkan oleh Korps Polri. Sebelumnya, TNI sudah menggelar Piala Jenderal Sudirman. Lagi-lagi, turnamen tersebut tidak melibatkan klub kasta kedua.

Yoyok sangat mengapresiasi kepada Polri yang akan menggelar turnamen. PSIS bisa memahami tidak dilibatkan dalam turnamen berskala nasional. Karena untuk menggelar turnamen yang melibatkan tim Divisi Utama (DU) tidak mudah, karena jumlahnya puluhan dan tersebar di berbagai provinsi di Tanah Air.

”Rata-rata kan klub DU itu kategori menengah. Misal akan disentralisasi di Jakarta saja, mungkin dari Papua dan Makassar akan absen,” kata pemilik nama lengkap Alamasyah Satyanegara Sukawijaya ini.

Pihaknya mengaku heran, karena wacana soal Kongres Luar Biasa (KLB) agar PSSI bisa kembali aktif, tidak banyak mendapatkan respons dari banyak klub. Sebenarnya hal itu bisa menjadi solusi atas mati surinya sepak bola. ”KLB kapan, kami tidak tahu. Ayo, kembali ke pemerintah,”kata dia.

Dari Solo, Persis juga gerah dengan kondisi sepak bola yang belum menunjukkan kondisi ke arah yang lebih baik. Sudah satu tahun ini, tidak ada perbaikan untuk menyelamatkan sepak bola.

”Katanya sepak bola mau diselamatkan. Sampai sekarang kami belum melihat upaya penyelamatan itu, karena kompetisi juga tidak berjalan, lalu siapa yang diselamatkan,”tanya Sekretaris Persis Solo Sapto Joko Purwadi.

Akibat tidak ada kompetisi, tim hanya bisa turun dalam laga berlabel turnamen. Setidaknya, persiapan maupun jerih payah didapatkan tim bisa dibagi bersama dengan para pemain yang turun bertanding.

”Ya, kami juga mengandalkan dari laga-laga uji coba. Saat kompetisi, untuk mendapatkan sponsor saja susah, apalagi dalam kondisi seperti ini,” kata dia.
(aww)
Berita Terkait
Skenario New Normal,...
Skenario New Normal, Bagaimana Nasib Sepak Bola Nasional?
HUT PSSI ke-90, Menpora...
HUT PSSI ke-90, Menpora Berharap Sepak Bola Nasional Tak Jalan di Tempat
Kanal Bola Apresiasi...
Kanal Bola Apresiasi Kemenpora dan PSSI Sosialisasikan Inpres Percepatan Pembangunan Sepak Bola
Covid-19 buat PSSI Jalan...
Covid-19 buat PSSI Jalan di Tempat, Sponsor Berhenti, dan Tidak Ada Pemasukan
APBN Mendukung Sepakbola...
APBN Mendukung Sepakbola Nasional, Ada Rp127,10 Miliar Mengalir ke PSSI
PSSI-Kemenpora Siapkan...
PSSI-Kemenpora Siapkan Database Raksasa Statistik Pemain Muda
Berita Terkini
Rudy Poa Kembali Kibarkan...
Rudy Poa Kembali Kibarkan Merah Putih di Asia Cross Country Rally 2026, Delapan Kali Tampil Membela Indonesia
2 jam yang lalu
Link Nonton Timnas Indonesia...
Link Nonton Timnas Indonesia vs Kamboja di ASEAN Hyundai Cup: Pembuktian John Herdman!
2 jam yang lalu
Sentul Drag Record Simpati...
Sentul Drag Record Simpati 5G Akhir Pekan Ini Hadir dengan Konsep Baru
2 jam yang lalu
Thomas Muller Buka Lagi...
Thomas Muller Buka Lagi Momen Kontroversial Bersama Messi, Sindir Keputusan Wasit
4 jam yang lalu
FIFA Tepis Isu Pengaturan...
FIFA Tepis Isu Pengaturan Skor Pertandingan di Piala Dunia 2026
4 jam yang lalu
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
4 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved