Tim PON Jateng Tak Jamin Aman Kiper Jebolan Timnas U-19
Senin, 29 Februari 2016 - 16:18 WIB
Tim PON Jateng Tak Jamin Aman Kiper Jebolan Timnas U-19
A
A
A
SEMARANG - Status pemain bintang kiper tim sepak bola Pra PON Jawa Tengah (Jateng) Awan Seto Raharjo tak menjamin posisi starting eleven. Jebolan tim nasional (Timnas) U-19 dan Bali United itu hingga kini belum dipercaya menjadi pemain utama tim.
Bahkan, pemain asli Kota Atlas itu rawan tergeser dengan dua kiper lainnya, yakni Ferry Bagus dan Fajar Setya Jaya. ''Posisinya saat ini, tiga kiper masih fifty-fifty,”tutur Asisten Manajer Pra PON Jateng Eko Wahyudi, Senin (29/2).
Awan Seto memang menjadi pemain anyar di Pra-PON Jateng, karena baru merapat setelah ada sinyal babak kualifikasi kembali digulirkan lagi.Dua kiper lainnya, Ferry dan Fajar, sudah mengikuti pemusatan latihan sejak lama.
Namanya dibidik karena saat ini tidak terikat denan klub manapun, setelah kontraknya tidak lagi diperpanjang oleh Bali United. Ketiga penjaga gawang itu, saat ini masih mendapatkan porsi yang sama, saat diturunkan dalam pertandingan uji coba.
Saat bertemu dengan Bali United U-21, pada babak pertama untuk kiper Jateng dipercayakan kepada Ferry Bagus. Di babak kedua, giliran Awan Seto, yang dipercaya.
Ketika menghadapi klub lokal Bali, Tresna FC, 2 x 45 menit dipercayakan kepada Fajar Setya. Saat meladeni Persib U-21, Ferry Bagus yang mendapat kepercayaan penuh dan tampil selama 2 x 45 menit. Ketika berlatih tanding dengan tim Pra PON Jawa Barat, Awan Seto mendapat kesempatan bermain selama 70 menit, selepas itu digantikan oleh Fajar Setya.
Awan baru mendapat kepercayaan penuh, saat beruji coba dengan PSIS Semarang, di Stadion Jatidiri, Jumat (26/2) lalu.
Pada uji coba terbaru, Minggu (28/2) kontra PPLP Jateng, untuk penjaga gawang dipercayakan kepada Fajar Setya.
Eko menyampaikan, penjaga gawang yang dimiliki tim saat ini tidak terpengaruh dengan status pemain utama atau cadangan.
Mereka bisa memahami, bahwa pemain yang diturunkan saat pertandingan itu adalah yang paling siap.
”Penjaga gawang tim kami memiliki attitude baik. Mereka bisa bersaing secara baik-baik dan tidak mempermasalakan menjadi kiper nomor satu, dua atau tiga,” terangnya.
Menurut dia, kendati Awan Seto pernah mengalami cedera diskolasis atau pergeseran tulang di jari tangannya, namun saat ini tidak ada masalah.
“Selama mengikuti uji coba, tidak ada keluhan. Tidak ada masalah lagi dengan tangannya. Selama mengikuti program latihan, bisa menjalani dengan baik apa yang sudah diberikan oleh pelatih kiper,” kata dia.
Setelah menjajal PPLP Jateng, Ahmad Agung dkk akan kembali menjajal kekuatannya melawan Persiku Kudus pada Selasa (1/3). Laga berlabel uji coba kontra Macan Muria ini merupakan pertemuan kali kedua, juga masih dalam pertandingan persahabatan.
Bahkan, pemain asli Kota Atlas itu rawan tergeser dengan dua kiper lainnya, yakni Ferry Bagus dan Fajar Setya Jaya. ''Posisinya saat ini, tiga kiper masih fifty-fifty,”tutur Asisten Manajer Pra PON Jateng Eko Wahyudi, Senin (29/2).
Awan Seto memang menjadi pemain anyar di Pra-PON Jateng, karena baru merapat setelah ada sinyal babak kualifikasi kembali digulirkan lagi.Dua kiper lainnya, Ferry dan Fajar, sudah mengikuti pemusatan latihan sejak lama.
Namanya dibidik karena saat ini tidak terikat denan klub manapun, setelah kontraknya tidak lagi diperpanjang oleh Bali United. Ketiga penjaga gawang itu, saat ini masih mendapatkan porsi yang sama, saat diturunkan dalam pertandingan uji coba.
Saat bertemu dengan Bali United U-21, pada babak pertama untuk kiper Jateng dipercayakan kepada Ferry Bagus. Di babak kedua, giliran Awan Seto, yang dipercaya.
Ketika menghadapi klub lokal Bali, Tresna FC, 2 x 45 menit dipercayakan kepada Fajar Setya. Saat meladeni Persib U-21, Ferry Bagus yang mendapat kepercayaan penuh dan tampil selama 2 x 45 menit. Ketika berlatih tanding dengan tim Pra PON Jawa Barat, Awan Seto mendapat kesempatan bermain selama 70 menit, selepas itu digantikan oleh Fajar Setya.
Awan baru mendapat kepercayaan penuh, saat beruji coba dengan PSIS Semarang, di Stadion Jatidiri, Jumat (26/2) lalu.
Pada uji coba terbaru, Minggu (28/2) kontra PPLP Jateng, untuk penjaga gawang dipercayakan kepada Fajar Setya.
Eko menyampaikan, penjaga gawang yang dimiliki tim saat ini tidak terpengaruh dengan status pemain utama atau cadangan.
Mereka bisa memahami, bahwa pemain yang diturunkan saat pertandingan itu adalah yang paling siap.
”Penjaga gawang tim kami memiliki attitude baik. Mereka bisa bersaing secara baik-baik dan tidak mempermasalakan menjadi kiper nomor satu, dua atau tiga,” terangnya.
Menurut dia, kendati Awan Seto pernah mengalami cedera diskolasis atau pergeseran tulang di jari tangannya, namun saat ini tidak ada masalah.
“Selama mengikuti uji coba, tidak ada keluhan. Tidak ada masalah lagi dengan tangannya. Selama mengikuti program latihan, bisa menjalani dengan baik apa yang sudah diberikan oleh pelatih kiper,” kata dia.
Setelah menjajal PPLP Jateng, Ahmad Agung dkk akan kembali menjajal kekuatannya melawan Persiku Kudus pada Selasa (1/3). Laga berlabel uji coba kontra Macan Muria ini merupakan pertemuan kali kedua, juga masih dalam pertandingan persahabatan.
(aww)