Pecundangi Bandung Utama, Stadium Putus Rekor Kekalahan
Selasa, 15 Maret 2016 - 00:13 WIB
Pecundangi Bandung Utama, Stadium Putus Rekor Kekalahan
A
A
A
SEMARANG - Stadium Happy 8 Jakarta berhasil revans atas JNE Bandung Utama dengan memetik kemenangan 52-42 di laga lanjutan Seri IV Indonesian Basketball League (IBL) 2016. Pada pertandingan yang berlangsung di GOR Sahabat, Semarang, Senin (14/03/2016) malam, Bayu Anggara tampil sebagai top skor Stadium lewat sumbangan 10 poin. Sementara, Luke Martinus menjadi yang terbaik di Bandung Utama dengan torehan 11 poin.
Sama seperti duel sebelumnya yang berakhir dengan overtime (OT), pertandingan kali ini juga berlangsung ketat. Kejar-mengejar angka terjadi sejak kuarter pertama. Meski Bandung Utama sempat memimpin 5-0, Stadium langsung berhasil membalas. Skor sama kuat 11-11 menjadi penanda berakhirnya kuarter pertama.
Mengawali kuarter kedua, Bandung Utama berhasil merebut enam angka beruntun. Pelatih Stadium, Andre Yuwadi, langsung meresponnya dengan memasukkan Ngurah Teguh dan Ruslan. Teguh dan Ruslan pun langsung menggebrak lewat torehan masing-masing dua dan satu kali tembakan tiga angka akurat. Namun, Bandung Utama masih berhasil menjaga margin keunggulan. Buzzer beater three point Papin Nadapdap melebarkan keunggulan tim asal Bandung 27-22. Papin pada seri sebelumnya sempat membela Stadium, sebelum akhirnya ditukar dengan Saleh Afriatna.
Stadium bermain lebih agresif di kuarter ketiga, yang membuat para pemain lawan kerap membuat foul. Hal itu membuat Stadium banyak mendapat kesempatan free throw, yang dimanfaatkan dengan baik oleh mereka. Stadium pun balik memimpin pada pertengahan kuarter ketiga. Namun, karena terlalu terburu-buru, Stadium kembali harus tertinggal setengah bola saat waktu tinggal menyisakan satu menit. Melihat hal itu, Andre Yuwadi mengganti beberapa pemainnya. Dan lagi-lagi keputusan itu tepat, Stadium berhasil mencetak empat point, sekaligus memastikan keunggulan 42-38.
Di kuarter keempat, para pemain Bandung Utama mencoba bermain lebih sabar dengan memanfaatkan shoot clock. Namun, mereka justru kerap terkena 24 second violation di kuarter terakhir ini. Di samping itu, Stadium juga berhasil menjaga area pertahanannya dengan baik. Tambahan 10 poin di kuarter ini, akhirnya menyempurnakan kemenangan Stadium dengan skor akhir 52-42.
Salah satu faktor penyebab kekalahan Bandung Utama adalah turnovers mereka yang mencapai 26 kali. Alhasil, Stadium berhasil memanfaatkannya dengan mencetak 19 poin from turnovers. Selain itu, Stadium juga lebih unggul di point in the paint, dan second chance point. Namun, secara field goal kedua tim memiliki angka yang berimbang.
Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan Stadium pada pertemuan sebelumnya melawan Bandung Utama. Di seri I lalu, Stadium kalah melalui drama overtime, 56-60. Ini juga menjadi kemenangan pertama Stadium usai menelan empat kekalahan secara beruntun.
"Saya bersyukur bisa menang di pertandingan ini setelah sebelumnya kami mengalami kekalahan secara beruntun. Saya juga senang bisa membalas kemenangan dari Bandung Utama. Di kuarter awal kita kewalahan karena terbawa permainan keras dari Bandung Utama. Setelah itu, saya menginstrusikan kepada para pemain untuk bisa menjaga tempo permainan. Semoga moral tim kami mengalami peningkatan setelah kemenangan ini. Intinya, kita harus bisa menjaga konsistensi permainan," ujar Andre Yuwadi selaku pelatih kepala Stadium.
Pada pertandingan berikutnya hari Rabu (16/03/2016) Stadium akan berhadapan dengan dengan Pacific Caesar Surabaya, sementara Bandung Utama berjumpa NSH Jakarta.
Baca juga:
NSH Jakarta Gemetar Main Bareng Pemain Top Pelita Jaya
Atasi Tekanan Pacific, Satria Muda Menang Lagi
Sama seperti duel sebelumnya yang berakhir dengan overtime (OT), pertandingan kali ini juga berlangsung ketat. Kejar-mengejar angka terjadi sejak kuarter pertama. Meski Bandung Utama sempat memimpin 5-0, Stadium langsung berhasil membalas. Skor sama kuat 11-11 menjadi penanda berakhirnya kuarter pertama.
Mengawali kuarter kedua, Bandung Utama berhasil merebut enam angka beruntun. Pelatih Stadium, Andre Yuwadi, langsung meresponnya dengan memasukkan Ngurah Teguh dan Ruslan. Teguh dan Ruslan pun langsung menggebrak lewat torehan masing-masing dua dan satu kali tembakan tiga angka akurat. Namun, Bandung Utama masih berhasil menjaga margin keunggulan. Buzzer beater three point Papin Nadapdap melebarkan keunggulan tim asal Bandung 27-22. Papin pada seri sebelumnya sempat membela Stadium, sebelum akhirnya ditukar dengan Saleh Afriatna.
Stadium bermain lebih agresif di kuarter ketiga, yang membuat para pemain lawan kerap membuat foul. Hal itu membuat Stadium banyak mendapat kesempatan free throw, yang dimanfaatkan dengan baik oleh mereka. Stadium pun balik memimpin pada pertengahan kuarter ketiga. Namun, karena terlalu terburu-buru, Stadium kembali harus tertinggal setengah bola saat waktu tinggal menyisakan satu menit. Melihat hal itu, Andre Yuwadi mengganti beberapa pemainnya. Dan lagi-lagi keputusan itu tepat, Stadium berhasil mencetak empat point, sekaligus memastikan keunggulan 42-38.
Di kuarter keempat, para pemain Bandung Utama mencoba bermain lebih sabar dengan memanfaatkan shoot clock. Namun, mereka justru kerap terkena 24 second violation di kuarter terakhir ini. Di samping itu, Stadium juga berhasil menjaga area pertahanannya dengan baik. Tambahan 10 poin di kuarter ini, akhirnya menyempurnakan kemenangan Stadium dengan skor akhir 52-42.
Salah satu faktor penyebab kekalahan Bandung Utama adalah turnovers mereka yang mencapai 26 kali. Alhasil, Stadium berhasil memanfaatkannya dengan mencetak 19 poin from turnovers. Selain itu, Stadium juga lebih unggul di point in the paint, dan second chance point. Namun, secara field goal kedua tim memiliki angka yang berimbang.
Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan Stadium pada pertemuan sebelumnya melawan Bandung Utama. Di seri I lalu, Stadium kalah melalui drama overtime, 56-60. Ini juga menjadi kemenangan pertama Stadium usai menelan empat kekalahan secara beruntun.
"Saya bersyukur bisa menang di pertandingan ini setelah sebelumnya kami mengalami kekalahan secara beruntun. Saya juga senang bisa membalas kemenangan dari Bandung Utama. Di kuarter awal kita kewalahan karena terbawa permainan keras dari Bandung Utama. Setelah itu, saya menginstrusikan kepada para pemain untuk bisa menjaga tempo permainan. Semoga moral tim kami mengalami peningkatan setelah kemenangan ini. Intinya, kita harus bisa menjaga konsistensi permainan," ujar Andre Yuwadi selaku pelatih kepala Stadium.
Pada pertandingan berikutnya hari Rabu (16/03/2016) Stadium akan berhadapan dengan dengan Pacific Caesar Surabaya, sementara Bandung Utama berjumpa NSH Jakarta.
Baca juga:
NSH Jakarta Gemetar Main Bareng Pemain Top Pelita Jaya
Atasi Tekanan Pacific, Satria Muda Menang Lagi
(aww)