Kontrak Baru Valentino Rossi Bikin MotoGP Makin Mengerikan

Kamis, 24 Maret 2016 - 09:41 WIB
Kontrak Baru Valentino...
Kontrak Baru Valentino Rossi Bikin MotoGP Makin Mengerikan
A A A
DOHA - Kontrak baru Valentino Rossi bakal membuat pecinta MotoGP disuguhi atraksi menarik dari sang legenda balap hingga musim 2018. Namun dengan kepastian tersebut, ada hal yang patut dikhawatirkan.

Jelang Grand Prix Qatar bergulir akhir pekan kemarin, Rossi resmi memperpanjang kontraknya selama dua tahun. Artinya, ia bakal balapan hingga usia 39 tahun di atas kuda besi YZR-M1.

Beda halnya dengan Rossi, Jorge Lorenzo justru belum mau menandatanganinya. Ada pertimbangan tersendiri dari sang juara bertahan musim lalu yang salah satunya mempertanyakan keputusan Yamaha lebih mendahulukan kontrak baru The Doctor.

Perbedaan sikap Yamaha akhirnya jadi bumerang. Di Grand Prix Qatar, Rossi dan Lorenzo sempat berselisih di sesi latihan bebas, sampai akhirnya Rossi menyebut rekannya tidak akan berani cabut dari tim Garpu Tala.

Randy Mamola, mantan pembalap di era 70-an menilai kontrak baru Rossi bisa jadi dua sisi mata pisau untuk MotoGP sendiri. Di samping bisa melihat atraksi pembalap dengan bakat alami, perselisihan antar rider bisa jadi kian memanas.

"Akhir pekan lalu tidak hanya menawarkan kami nilai-nilai terbaik dari balap motor yang ada pada DNA-nya. Kami juga melihat hal terburuk, sisa dari sesuatu yang terjadi di akhir musim lalu," katanya di kolom motorsport.

"Kami melihat Valentino mengatakan Jorge tidak akan berani gabung Ducati. Kemudian kami lihat keduanya perang komentar dan akhirnya bentrokan pecah di sesi latihan,"

"Jika kita berada di situasi seperti di Grand Prix pertama, saya tidak ingin membayangkan seberapa tinggi ketegangan akan terjadi sepanjang musim. Jika Jorge akhirnya memperbaharui kontrak dengan Yamaha, tingkat ketegangan yang mustahil akan berkelanjutan selama tiga tahun kedepan," imbuhnya.

Contoh lain yang ditunjukkan Mamola adalah saat selesai balapan. Rossi yang akhirnya gagal naik podium, mendapat lebih banyak tepuk tangan ketimbang Lorenzo atau Marc Marquez yang malah dicemooh penonton.

"Hal itu jelas bahwa Rossi memang punya penggemar lebih banyak, tapi saya tidak berpikir itu akan baik untuk olahraga setelah apa yang terjadi di Qatar, baik di trek atau podium, Marc dan Jorge dicemooh luar biasa. Saya malu dan saya berpikir bahwa harusnya Valentino merasakannya juga," tutupnya.
(aww)
Berita Terkait
Berkat 4 Pembalap Ini...
Berkat 4 Pembalap Ini Popularitas Rossi Melejit di MotoGP, Rossi: Terima Kasih
Ayah Lorenzo Ungkit...
Ayah Lorenzo Ungkit Dosa Marquez di Sepang dan Aragon
Jorge Lorenzo: Pedro...
Jorge Lorenzo: Pedro Acosta Ditakdirkan Jadi Juara Dunia MotoGP
Jorge Lorenzo Bertaruh...
Jorge Lorenzo Bertaruh Marc Marquez Bakal Jadi Momok Pembalap Lain di MotoGP 2024
Jorge Lorenzo Beberkan...
Jorge Lorenzo Beberkan Rivalitasnya dengan Valentino Rossi: Kami seperti Sepasang Suami-Istri
Duo Yamaha Gagal Total...
Duo Yamaha Gagal Total di Valencia, Rossi Salahkan Lorenzo
Berita Terkini
Wasit UEFA Slavko Vincic...
Wasit UEFA Slavko Vincic Pimpin Final Piala Dunia 2026, Dianggap Untungkan Spanyol
8 jam yang lalu
Daftar Top Skor Piala...
Daftar Top Skor Piala Dunia 2026: Messi-Mbappe Berebut Sepatu Emas
11 jam yang lalu
6 Pemain Argentina Bisa...
6 Pemain Argentina Bisa Dicoret dari Final Piala Dunia 2026 Buntut Kasus Spanduk Malvinas
12 jam yang lalu
Jadwal Prancis vs Inggris:...
Jadwal Prancis vs Inggris: Berebut Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026
12 jam yang lalu
Head to Head Spanyol...
Head to Head Spanyol vs Argentina: Benteng Matador Diuji La Albiceleste
14 jam yang lalu
Jersey Bersejarah Pele...
Jersey Bersejarah Pele Laku Rp80 Miliar, Jadi Memorabilia Termahal Sang Legenda
15 jam yang lalu
Infografis
Perbedaan Marc Marquez...
Perbedaan Marc Marquez dan Valentino Rossi ketika Gabung Ducati
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved