Gagal Pertahankan Lorenzo, Bos Yamaha: Dia Seperti Gadis Diskotek

Jum'at, 22 April 2016 - 14:36 WIB
Gagal Pertahankan Lorenzo,...
Gagal Pertahankan Lorenzo, Bos Yamaha: Dia Seperti Gadis Diskotek
A A A
JEREZ - Lin Jarvis menilai Yamaha sudah berusaha maksimal untuk mempertahankan Jorge Lorenzo. Ia menganalogikan keputusan pembalapnya memilih Ducati seperti ketika berada di dalam diskotek

"Ini seperti pergi ke diskotek dan meminta gadis untuk menari, tapi dia malah memilih pria di sebelah anda. Tentu kami lebih suka Jorge bertahan, tidak perlu diragukan lagi," ucap Jarvis dikutip Motorsport, Jumat (22/4/2016).

"Mudah-mudahan kami bisa menyelesaikan musim ini seperti delapan tahun sebelumnya. Kami sudah berpacu dengan baik, jadi ketika mengetahui era itu berakhir jelas sangat menyedihkan," tambahnya.

Jarvis memang jadi salah satu pihak yang terpukul atas kepergian Lorenzo. Beberapa waktu lalu ia menyiratkan rasa frustrasinya setelah mengetahui pembalap andalannya masih belum mau menandatangani kontrak baru di Yamaha.

Sampai akhirnya ketakutan Jarvis terbukti Senin (18/4/2016) lalu. Lorenzo memastikan diri bakal meninggalkan Yamaha dan memilih gabung Ducati di musim 2017 nanti.

Jarvis menilai, ada tiga keputusan yang mungkin mempengaruhi Lorenzo memilih hengkang dari Yamaha. Selain itu, ia menyebut jika tim Garpu Tala sejatinya sudah menyiapkan proposal perpanjangan kontrak dengan baik.

"Tidak ada yang mustahil. Kami membuat proposal terbaik sebagai perusahaan dan Jorge jelas sedang mencari motivasi baru. Mungkin ada tiga faktor yang membantunya membuat keputusan," bantahnya.

"Dia punya proposal yang sangat baik, mungkin lebih besar dari kami. Saya pikir Ducati adalah motor yang sangat kompetitif sehingga itu tidak terlalu menakutkan untuk buat suatu perubahan. Selain itu, mungkin jadi pembalap nomor satu di tim masa depan adalah sesuatu yang menarik," jelasnya.

"Di Yamaha, kami sudah menyatukan Valentino dan Jorge selama bertahun-tahun dan itu tidak mudah, percayalah, ketika harus menyatukan dua sosok terbaik di tim yang sama. Kami selalu memperlakukan mereka sama dan adil dan akan terus melakukannya sampai akhir tahun," pungkasnya.
(mir)
Berita Terkait
Jorge Lorenzo Beberkan...
Jorge Lorenzo Beberkan Rivalitasnya dengan Valentino Rossi: Kami seperti Sepasang Suami-Istri
Duo Yamaha Gagal Total...
Duo Yamaha Gagal Total di Valencia, Rossi Salahkan Lorenzo
Curi Kemenangan Rossi...
Curi Kemenangan Rossi di MotoGP 2015, Lorenzo: Gelar Masih di Rumah Saya
Berkat 4 Pembalap Ini...
Berkat 4 Pembalap Ini Popularitas Rossi Melejit di MotoGP, Rossi: Terima Kasih
3 Pembalap Incar Rekor...
3 Pembalap Incar Rekor Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo di MotoGP 2024
Lorenzo Ramal Valentino...
Lorenzo Ramal Valentino Rossi Tahun Depan Belum Pensiun
Berita Terkini
345 Karateka Ambil Bagian...
345 Karateka Ambil Bagian di Kejuaraan Porkot Jakarta Pusat 2026, Ajang Seleksi Bibit Atlet Porprov
1 jam yang lalu
Rodri Bungkam Mulut...
Rodri Bungkam Mulut Ronaldo dengan Trofi Piala Dunia 2026 dan Golden Ball
1 jam yang lalu
32 Negara Siap Meriahkan...
32 Negara Siap Meriahkan 8th Asian Taekwondo Indonesia Open Championships 2026
2 jam yang lalu
Masalah Klasik Lagi,...
Masalah Klasik Lagi, Justin Hubner Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
2 jam yang lalu
IOC Tolak Investigasi...
IOC Tolak Investigasi Presiden FIFA atas Kontroversi Piala Dunia 2026
5 jam yang lalu
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina diPiala Dunia 2026
8 jam yang lalu
Infografis
Manchester City Gagal...
Manchester City Gagal Juara Piala FA, Pep di Ujung Tanduk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved