Menanti Kembalinya Keganasan Valentino Rossi di Mugello

Selasa, 17 Mei 2016 - 19:00 WIB
Menanti Kembalinya Keganasan...
Menanti Kembalinya Keganasan Valentino Rossi di Mugello
A A A
MUGELLO - Seri balap keenam MotoGP bakal bermuara di Sirkuit Mugello, Italia, Minggu (22/5/2016). Di lintasan sepanjang 5,245 km itu, sudah lama Valentino Rossi tak meraih kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.

Persaingan tiga pembalap bakal sengit akhir pekan nanti mengingat Lorenzo secara gemilang merebut pucuk pimpinan klasemen dari Marc Marquez di seri Prancis. Sementara Rossi juga makin memangkas ketertinggalan atas dua rivalnya dengan bercokol di posisi tiga. (Klik di sini untuk update klasemen pembalap MotoGP)

Selisih poin mereka sangatlah tipis. Lorenzo punya tabungan 90 angka, unggul lima poin atas Marquez dan 12 poin dari Rossi. Sementara jarak Marquez dengan Rossi cuma terpaut tujuh poin. Itu artinya, kemenangan bakal jadi target utama ketiganya di Mugello demi memuluskan langkah masing-masing merebut gelar juara.

Jika menilik catatan, Sirkuit Mugello dalam beberapa tahun terakhir lebih bersahabat untuk pembalap Spanyol. Sejak 2010, Lorenzo memenangi empat kali balapan (2011, 2012, 2013, 2015). Sisanya, Dani Pedrosa memenangkan balapan di musim 2010, dan Marquez pada 2014.

Rossi yang justru pembalap favorit tuan rumah, malah gagal berdiri di podium tertinggi sejak terakhir kali merasakannya di musim 2008. Itu artinya, sudah tujuh tahun lamanya Rossi tak bisa menang di Mugello atau bakal genap delapan tahun jika ia tak menang akhir pekan nanti.

Prestasi itu terbilang ironi mengingat status Rossi sejatinya adalah pemilik jumlah kemenangan terbanyak di Mugello. Total, The Doctor memenangkan balapan Mugello sebanyak sembilan kali (tujuh di kelas MotoGP dan sekali di kelas 250cc serta 125cc.

Cukup menarik menanti kembalinya kebangkitan Rossi di Mugello. Namun hadangan berat jelas bakal datang dari rekan setimnya di Yamaha Lorenzo, duo Honda Marquez dan Pedrosa, atau bahkan Ducati yakni Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso, yang musim lalu bisa merepotkan di Negeri Pizza.

Berikut fakta menarik Grand Prix Italia yang dilansir dari situs resmi balapan.
Balapan nanti akan jadi yang ke-31 yang digelar di Sirkuit Mugello. 26 kali di antaranya berlangsung berturut-turut sejak tahun 1991. Pertama kalinya Mugello menggelar Grand Prix adalah pada tahun 1976. Ketika itu Angel Nieto memenangkan balapan kelas 500cc.
Sejak tahun 1976, dengan panjang trek resmi adalah 5,245 km dan tidak pernah berubah hingga saat ini.
Yamaha jadi produsen paling sukses di Mugello dalam ajang MotoGP dengan sembilan kemenangan. Lima kemenangan beruntun diraih Rossi pada tahun 2004 hingga 2008, sisanya diraih Lorenzo pada tahun 2011, 2012, 2013 dan 2015.
Honda juga punya catatan baik di Mugello. Mereka memenangkan empat kali balapan MotoGP di sana berkat aksi Rossi tahun 2002 dan 2003, Pedrosa tahun 2010, dan Marquez pada tahun 2014.
Hasil terbaik Suzuki di Mugello dalam ajang MotoGP adalah posisi lima. Dua kali mereka mendapatkannya yakni lewat John Hopkins pada tahun 2007 serta Loris Capirossi pada tahun 2009.
Rossi adalah pembalap tersukses di semua kelas di Mugello. Ia punya sembilan kemenangan; masing-masing di kelas 125cc dan 250cc, dan tujuh kemenangan di kelas tertinggi. Namun terakhir kali ia mendapatkannya delapan tahun lalu atau pada musim 2008
Andrea Iannone berhasil mengakhiri paceklik podium Ducati di MotoGP ketika balapan Mugello tahun lalu. Iannone berhasil finis kedua dan jadi podium pertama Ducati di sana sejak terakhir kali dilakukan Casey Stoner pada musim 2009.
Andrea Iannone merebut pole position pertamanya pada musim 2015 di Mugello. Ini jadi pertama kalinya ada pembalap Italia pada sepeda bisa meraih pole di kelas tertinggi sejak era Giacomo Agostini di kelas 500cc dalam Grand Prix 500cc di Imola tahun 1972.
Selain Rossi, Loris Capirossi adalah satu-satunya pembalap Italia yang bisa menang di kelas utama di Mugello. Capirossi memenangkan Grand Prix Italia pada tahun 2000 setelah bertarung melawan Biaggi dan Rossi, yang mana keduanya jatuh jelang berakhirnya balapan.
Pada 2015 di Mugello, Danny Kent merebut pole di kelas Moto3 dan Sam Lowes di Moto2. Hal itu membuat Inggris bisa menempatkan dua pembalapnya di posisi terdepan untuk balapan sejak Grand Prix Swedia di Anderstorp pada tahun 1977.
Grand Prix Italia di Mugello pada musim 2004 jadi yang tersingkat dalam sejarah kelas tertinggi. Perlombaan cuma berlangsung enam lap setelah balapan dihentikan karena hujan.
Italia jadi negara ketiga selain Belanda dan Inggris yang mampu menyelenggarakan balapan motor setiap tahunnya sejak seri kejuaraan dimulai pada tahun 1949.
(bep)
Berita Terkait
Berkat 4 Pembalap Ini...
Berkat 4 Pembalap Ini Popularitas Rossi Melejit di MotoGP, Rossi: Terima Kasih
Ayah Lorenzo Ungkit...
Ayah Lorenzo Ungkit Dosa Marquez di Sepang dan Aragon
Jorge Lorenzo: Pedro...
Jorge Lorenzo: Pedro Acosta Ditakdirkan Jadi Juara Dunia MotoGP
Jorge Lorenzo Bertaruh...
Jorge Lorenzo Bertaruh Marc Marquez Bakal Jadi Momok Pembalap Lain di MotoGP 2024
Jorge Lorenzo Beberkan...
Jorge Lorenzo Beberkan Rivalitasnya dengan Valentino Rossi: Kami seperti Sepasang Suami-Istri
Duo Yamaha Gagal Total...
Duo Yamaha Gagal Total di Valencia, Rossi Salahkan Lorenzo
Berita Terkini
Gol Messi Bawa Argentina...
Gol Messi Bawa Argentina Unggul atas Aljazair di Babak Pertama
26 menit yang lalu
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Tekuk Irak 4-1, Erling Haaland Cetak Brace
2 jam yang lalu
Memuat Kalimat Syahadat,...
Memuat Kalimat Syahadat, Bendera Arab Saudi Tak Menyentuh Tanah di Piala Dunia 2026
3 jam yang lalu
Piala Dunia 2026: Haaland...
Piala Dunia 2026: Haaland Ngamuk, Norwegia Ungguli Irak di Babak Pertama
3 jam yang lalu
Kelompok Suporter Eropa...
Kelompok Suporter Eropa Kritik FIFA: Tribun Piala Dunia 2026 Minim Pemisahan Penonton
3 jam yang lalu
Penalti Mbappe Ditolak,...
Penalti Mbappe Ditolak, Wasit Piala Dunia 2026 Dicap Arogan
4 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved