Djokovic Tersingkir, Murray Merasa Persaingan Masih Ketat
Minggu, 03 Juli 2016 - 19:00 WIB
Djokovic Tersingkir, Murray Merasa Persaingan Masih Ketat
A
A
A
LONDON - Andy Murray merasa persaingan di Wimbledon tetap ketat meski Novak Djokovic sudah tersingkir. Murray sendiri di turnamen tertua di dunia menempati unggulan kedua.
Murray selama ini memang menjadikan Djokovic sebagai pesaing utama bersama Roger Federer. Bahkan dengan terbuangnya Djokovic banyak kalangan Murray bakal menuai sukses seperti yang diraihnya pada 2013.
Sejauh ini langkah petenis Inggris Raya itu belum mendapatkan kesulitan. Selanjutnya ia akan berhadapan pemenang Nick Kyrgios atau Feliciano Lopez.
"Djokovic telah kalah akhir pekan dan itu sama sekali tak ada hubungannya dengan saya, kecuali saya masuk final. Saya tidak tahu kecuali mendengarkan keriuhan di lapangan utama," ucap Murray dilansir BBC, Minggu (3/7/2016).
Murray tak mau banyak memikirkan soal kekalahan rivalnya. Ia kini terfokus pada lawan berikutnya. "Persaingan tetap ketat. Ada Nick Kyrgios yang mengalahkan Rafael Nadal di lapangan utama. Ada Lopez yang bermain bagus di lapangan rumput. Jadi persaingan semuanya masih ketat sampai akhir nanti."
Murray selama ini memang menjadikan Djokovic sebagai pesaing utama bersama Roger Federer. Bahkan dengan terbuangnya Djokovic banyak kalangan Murray bakal menuai sukses seperti yang diraihnya pada 2013.
Sejauh ini langkah petenis Inggris Raya itu belum mendapatkan kesulitan. Selanjutnya ia akan berhadapan pemenang Nick Kyrgios atau Feliciano Lopez.
"Djokovic telah kalah akhir pekan dan itu sama sekali tak ada hubungannya dengan saya, kecuali saya masuk final. Saya tidak tahu kecuali mendengarkan keriuhan di lapangan utama," ucap Murray dilansir BBC, Minggu (3/7/2016).
Murray tak mau banyak memikirkan soal kekalahan rivalnya. Ia kini terfokus pada lawan berikutnya. "Persaingan tetap ketat. Ada Nick Kyrgios yang mengalahkan Rafael Nadal di lapangan utama. Ada Lopez yang bermain bagus di lapangan rumput. Jadi persaingan semuanya masih ketat sampai akhir nanti."
(bbk)