Video: Baru Menangi Babak I, Ulah Monfils Bikin Papan Jam Lapangan 17 Rusak
Selasa, 30 Agustus 2016 - 17:11 WIB
Video: Baru Menangi Babak I, Ulah Monfils Bikin Papan Jam Lapangan 17 Rusak
A
A
A
NEW YORK - Petenis unggulan ke-10, Gael Monfils, langsung bikin cerita kala turun di pertandingan babak pertama Grand Slam AS Terbuka (US Open) 2016. Walau memenangkan pertarungan ketat melawan Gilles Muller, petenis Prancis itu malah merusak papan penunjuk jam lapangan 17 di USTA Billie Jean King National Tennis Center, New York, pada Selasa (30/8) WIB.
Ya, dalam kemenangan 6-4, 6-2 dan 7-6 (5) atas petenis non unggulan dari Luksemburg tersebut. Monfils untung saja tidak mengalami cedera engkel atau telapak tangan.
Adapun, belakangan ini aksi Monfils sering diabadikan oleh para pewarta foto tenis dalam gerakan-gerakan akrobatik. Contohnya seperti gerakan terbangnya di Grand Slam Australia Terbuka awal tahun ini.
“Sejujurnya, saya bisa mengatakan bahwa gerakan itu sangat alami. Saya hanya seorang pemain yang mengandalkan insting dan saya melakukan apa yang saya rasa harus lakukan pada saat itu,” kata Monfils lebih lanjut.
“Saya pikir, memainkan sejumlah olah raga semasa muda dan masih memainkan itu. Mungkin karena itulah saya memiliki koordinasi gerakan yang berbeda dari yang lainnya,” tandas Monfils yang memenangkan empat turnamen utama yunior pada 2004 dan prestasi terbaiknya di Grand Slam senior ialah mencapai semi-final Roland Garros 2008.
Ya, dalam kemenangan 6-4, 6-2 dan 7-6 (5) atas petenis non unggulan dari Luksemburg tersebut. Monfils untung saja tidak mengalami cedera engkel atau telapak tangan.
#USOpen Gaël Monfils sakar... https://t.co/nLOtgPuToz
— Eurosport TR (@Eurosport_TR) August 30, 2016
Adapun, belakangan ini aksi Monfils sering diabadikan oleh para pewarta foto tenis dalam gerakan-gerakan akrobatik. Contohnya seperti gerakan terbangnya di Grand Slam Australia Terbuka awal tahun ini.
“Sejujurnya, saya bisa mengatakan bahwa gerakan itu sangat alami. Saya hanya seorang pemain yang mengandalkan insting dan saya melakukan apa yang saya rasa harus lakukan pada saat itu,” kata Monfils lebih lanjut.
“Saya pikir, memainkan sejumlah olah raga semasa muda dan masih memainkan itu. Mungkin karena itulah saya memiliki koordinasi gerakan yang berbeda dari yang lainnya,” tandas Monfils yang memenangkan empat turnamen utama yunior pada 2004 dan prestasi terbaiknya di Grand Slam senior ialah mencapai semi-final Roland Garros 2008.
(sbn)