Jelang Race MotoGP Inggris 2016, Rossi: Saya Khawatir dan Ragu-ragu
Minggu, 04 September 2016 - 17:13 WIB
Jelang Race MotoGP Inggris 2016, Rossi: Saya Khawatir dan Ragu-ragu
A
A
A
SILVERSTONE - “Saya khawatir.” Itulah kata-kata yang bisa ditangkap dari hasil wawancara Valentino Rossi jelang balapan MotoGP Inggris 2016 di Sirkuit Silverstone, Minggu (4/9) malam WIB. Lantas apa yang membuat VR46 begitu khawatir, padahal dia telah merebut posisi start nomor 2? Berikut petikan penjelasannya kepada GPone.
Apakah kekhawatiran yang Anda rasakan jelang balapan Silverstone kali ini?
“Ini adalah akhir pekan di mana saya benar-benar paling merasakan sulitnya balapan dalam cuaca kering dan itu telah membuat saya agak khawatir. Karena pada balapan terakhir, rival saya amat dekat di belakang.”
Apakah Anda mengharapkan sesuatu yang berbeda di lintasan ini?
“Saya berpikir kami akan tampil cepat, tapi itu bukanlah akar masalahnya. Bahkan Lorenzo, yang biasanya amat cepat di sini juga kesulitan. Dia lebih cepat dari saya saat flying lap, meski catatan waktu kami serupa.”
Lalu apa yang menyebabkan masalah Anda?
“Saya kesulitan dengan ban depan motor, tepat pada area di mana kami sebenarnya mampu untuk membuat perbedaan di sirkuit lain. Saat Yamaha mempunyai masalah di bagian depan, maka itu akan memicu masalah lainnya. Saya pikir bahwa temperatur yang rendah memberi dampak negatif pada performa kami.”
.jpg)
Adakah keraguan lainnya?
“Ban, terutama ban depan. Saya suka dengan kompon soft, tapi sepertinya itu tidak akan bertahan hingga akhir balapan. Dengan solusi kompon hard, akan lebih sulit dikendarai dan itu juga berlaku kalau memakai ban belakang tipe yang sama.”
Bagaimana di sesi pemanasan, sebuah momen terakhir untuk memperjelas sebuah keraguan?
“Tadinya saya berharap sesi ini akan kering, walau saya tidak tahu apakah punya cukup waktu buat mengubah semuanya, karena hujan juga mengubah kondisi lintasan. Sepertinya bakal ada risiko kami memulai balapan dengan tipe kompon ban yang belum pernah kami gunakan sebelumnya.”
Siapa rival utama Anda di balapan MotoGP Inggris 2016?
“Vinales, Iannone dan Marquez, mereka tampil cepat dan konsisten. Saya tidak berada jauh di belakang mereka, tapi setelah 5 hingga 6 lap, masalah mulai menghinggapi saya. Di tikungan, saya membungkuk terlalu lama dan itu telah menyiksa ban.”
Tapi setidaknya Anda bakal start di depan mereka?
“Posisi start kedua ini amat penting, apakah nantinya balapan dimulai dengan kondisi kering atau cuaca hujan. Saya beruntung bisa menyetel motor untuk cuaca basah pada latihan bebas 4, walau saya tidak menyukai setelan awalnya. Tim saya memutuskan dengan tepat setelah mereka memberi saran agar saya tetap memakai sasis lama. Saya yakin bisa tampil cepat saat balapan basah.”
Pada titik ini, apakah lebih baik untuk berharap balapan nanti bakal basah?
“Saat ini, saya lebih cepat saat balapan basah. Tapi di sisi lain, saya memilih untuk balapan di lintasan kering. Tentunya saya butuh tampil cepat pada dua kondisi itu. Masih ada waktu sebelum start.”
Mampukah Marc Marquez mengambil keuntungan dari situasi kali ini?
“Pada sesi awal dia tidak tampil cepat, tapi kemarin dia mulai oke. Dia bisa memutuskan buat mengambil risiko lebih saat balapan saat melihat saya dan Lorenzo kesulitan.”
Bagaimana dengan Ducati?
“Iannone akan start dari baris ketiga dan dia punya kecepatan lebih baik dari kami dan bisa merangsek ke depan secara cepat. Ducati punya momen pembeda di lintasan lurus dan itulah yang akan menolong mereka kali ini.”
Apakah kekhawatiran yang Anda rasakan jelang balapan Silverstone kali ini?
“Ini adalah akhir pekan di mana saya benar-benar paling merasakan sulitnya balapan dalam cuaca kering dan itu telah membuat saya agak khawatir. Karena pada balapan terakhir, rival saya amat dekat di belakang.”
Apakah Anda mengharapkan sesuatu yang berbeda di lintasan ini?
“Saya berpikir kami akan tampil cepat, tapi itu bukanlah akar masalahnya. Bahkan Lorenzo, yang biasanya amat cepat di sini juga kesulitan. Dia lebih cepat dari saya saat flying lap, meski catatan waktu kami serupa.”
Lalu apa yang menyebabkan masalah Anda?
“Saya kesulitan dengan ban depan motor, tepat pada area di mana kami sebenarnya mampu untuk membuat perbedaan di sirkuit lain. Saat Yamaha mempunyai masalah di bagian depan, maka itu akan memicu masalah lainnya. Saya pikir bahwa temperatur yang rendah memberi dampak negatif pada performa kami.”
.jpg)
Adakah keraguan lainnya?
“Ban, terutama ban depan. Saya suka dengan kompon soft, tapi sepertinya itu tidak akan bertahan hingga akhir balapan. Dengan solusi kompon hard, akan lebih sulit dikendarai dan itu juga berlaku kalau memakai ban belakang tipe yang sama.”
Bagaimana di sesi pemanasan, sebuah momen terakhir untuk memperjelas sebuah keraguan?
“Tadinya saya berharap sesi ini akan kering, walau saya tidak tahu apakah punya cukup waktu buat mengubah semuanya, karena hujan juga mengubah kondisi lintasan. Sepertinya bakal ada risiko kami memulai balapan dengan tipe kompon ban yang belum pernah kami gunakan sebelumnya.”
Siapa rival utama Anda di balapan MotoGP Inggris 2016?
“Vinales, Iannone dan Marquez, mereka tampil cepat dan konsisten. Saya tidak berada jauh di belakang mereka, tapi setelah 5 hingga 6 lap, masalah mulai menghinggapi saya. Di tikungan, saya membungkuk terlalu lama dan itu telah menyiksa ban.”
Tapi setidaknya Anda bakal start di depan mereka?
“Posisi start kedua ini amat penting, apakah nantinya balapan dimulai dengan kondisi kering atau cuaca hujan. Saya beruntung bisa menyetel motor untuk cuaca basah pada latihan bebas 4, walau saya tidak menyukai setelan awalnya. Tim saya memutuskan dengan tepat setelah mereka memberi saran agar saya tetap memakai sasis lama. Saya yakin bisa tampil cepat saat balapan basah.”
Pada titik ini, apakah lebih baik untuk berharap balapan nanti bakal basah?
“Saat ini, saya lebih cepat saat balapan basah. Tapi di sisi lain, saya memilih untuk balapan di lintasan kering. Tentunya saya butuh tampil cepat pada dua kondisi itu. Masih ada waktu sebelum start.”
Mampukah Marc Marquez mengambil keuntungan dari situasi kali ini?
“Pada sesi awal dia tidak tampil cepat, tapi kemarin dia mulai oke. Dia bisa memutuskan buat mengambil risiko lebih saat balapan saat melihat saya dan Lorenzo kesulitan.”
Bagaimana dengan Ducati?
“Iannone akan start dari baris ketiga dan dia punya kecepatan lebih baik dari kami dan bisa merangsek ke depan secara cepat. Ducati punya momen pembeda di lintasan lurus dan itulah yang akan menolong mereka kali ini.”
(sbn)