Tampil Kemayu, Zinedine Zidane Ceramahi Pemain Real Madrid
Jum'at, 16 September 2016 - 16:59 WIB
Tampil Kemayu, Zinedine Zidane Ceramahi Pemain Real Madrid
A
A
A
MADRID - Zinedine Zidane menggelar pertemuan mendadak dengan seluruh pemain Real Madrid selepas meramaikan Liga Champions. Zizou menegaskan tidak ingin lagi melihat Los Blancos tampil kemayu.
Mood Zidane sedang buruk setelah Madrid mengalahkan Sporting CP 2-1 di Santiago Bernabeu. Arsitek asal Prancis itu kesal karena armadanya baru bisa merebut angka penuh menjelang akhir pertandingan lewat gol Cristiano Ronaldo (89) dan Alvaro Morata (94).
Zidane melihat itu sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima. Dia sangat marah pada Luka Modric dkk karena bermain dengan intensitas sangat rendah. Pelatih berusia 44 tahun itu merasa bukan seperti itu cara Madrid bertanding.
Karena itu, Zidane tidak mau hal serupa terulang saat Madrid menyambangi Espanyol di RCDE Stadium, Minggu (19/9/2016). “Kami tidak bisa memberi kesempatan pada lawan. Kami harus menang karena kami adalah Real Madrid,” ucapnya, dilansir marca.
Zidane lalu memberi pesan yang sangat jelas pada pasukannya. Dia meminta agar para pemain tidak lagi bermain lemah lembut. Sebab, itu tidak akan membantu Madrid mencetak gol.
Pesan Zidane selanjutnya ditujukan pada seluruh pemain tim inti. Dia mengklaim tidak ada tempat aman bagi anggota starting line-up saat ini. Mereka bisa saja terdepak jika tampil buruk atau tidak mempersiapkan diri dengan matang.
Meski demikian, Zidane mengakui kalau sejumlah pemain inti Madrid saat ini belum sepenuhnya tune in. Karim Benzema, Ronaldo dan Marcelo masih perlu beberapa laga lagi agar bisa mencapai kemampuan terbaiknya.
Kondisi itu membuat Zidane kini diliputi masalah pelik. Dia masih belum menentukan apakah akan mengubah susunan pemain inti Madrid selama beberapa laga ke depan, termasuk saat bentrok Espanyol.
Mood Zidane sedang buruk setelah Madrid mengalahkan Sporting CP 2-1 di Santiago Bernabeu. Arsitek asal Prancis itu kesal karena armadanya baru bisa merebut angka penuh menjelang akhir pertandingan lewat gol Cristiano Ronaldo (89) dan Alvaro Morata (94).
Zidane melihat itu sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima. Dia sangat marah pada Luka Modric dkk karena bermain dengan intensitas sangat rendah. Pelatih berusia 44 tahun itu merasa bukan seperti itu cara Madrid bertanding.
Karena itu, Zidane tidak mau hal serupa terulang saat Madrid menyambangi Espanyol di RCDE Stadium, Minggu (19/9/2016). “Kami tidak bisa memberi kesempatan pada lawan. Kami harus menang karena kami adalah Real Madrid,” ucapnya, dilansir marca.
Zidane lalu memberi pesan yang sangat jelas pada pasukannya. Dia meminta agar para pemain tidak lagi bermain lemah lembut. Sebab, itu tidak akan membantu Madrid mencetak gol.
Pesan Zidane selanjutnya ditujukan pada seluruh pemain tim inti. Dia mengklaim tidak ada tempat aman bagi anggota starting line-up saat ini. Mereka bisa saja terdepak jika tampil buruk atau tidak mempersiapkan diri dengan matang.
Meski demikian, Zidane mengakui kalau sejumlah pemain inti Madrid saat ini belum sepenuhnya tune in. Karim Benzema, Ronaldo dan Marcelo masih perlu beberapa laga lagi agar bisa mencapai kemampuan terbaiknya.
Kondisi itu membuat Zidane kini diliputi masalah pelik. Dia masih belum menentukan apakah akan mengubah susunan pemain inti Madrid selama beberapa laga ke depan, termasuk saat bentrok Espanyol.
(mir)